Simak! 3 Tips Belajar ala Siti Komariah, Pemenang Kompetisi Sains Nasional

Fahri Zulfikar - detikEdu
Selasa, 25 Jan 2022 20:15 WIB
Siti Komariah adalah siswa pertama dari Kota Cimahi yang meraih medali emas di Kompetisi Sains Nasional (KSN)
Foto: disdik.jabarprov.go.id
Jakarta -

Siswi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Cimahi, Siti Komariah adalah siswa pertama dari Kota Cimahi yang meraih medali emas di Kompetisi Sains Nasional (KSN) Tingkat Nasional Tahun 2021.


Atas raihan tersebut, Siti berkontribusi mengantarkan Jawa Barat (Jabar) menyabet peringkat II nasional di ajang yang dulu bernama Olimpiade Sains Nasional (OSN).


"Perasaannya senang pasti. Apalagi untuk Cimahi, ini baru pertama kali dan bisa jadi pembeda. Jadi, aku seneng bisa bawa nama harum Cimahi," ungkapnya dikutip dari laman resmi Dinas Pendidikan Jawa Barat (Disdik Jabar).


Siti juga mengungkapkan bahwa raihan tersebut, tak lepas dari peran dan dukungan sekolah. Ia pun berterima kasih kepada guru pembimbingnya, Eri Riabudiarty.


"Beliau support banget dan menjadi fasilitator terbaik antara aku dan sekolah. Apa yang dibutuhkan, aku konsultasikan sama beliau dan beliau konsultasikan kepada kepala sekolah," tuturnya.


Dukungan Sekolah 100%


Selain guru pembimbing, Siti juga menjelaskan bahwa sekolah mendukung 100% kepada para siswanya untuk menggapai prestasi.


Di antaranya memberikan fasilitas penunjang dan mengoptimalkan pembinaan, serta mendukung seluruh kebutuhan siswa saat berkompetisi, mulai dari pemberian laptop hingga pemenuhan kuota internet.


Kepala SMAN 1 Cimahi, Maman Jajat mengatakan, dukungan 100% tersebut merupakan komitmen sekolah mengantarkan siswanya menuju kesuksesan.


"Sekolah berperan penting mendesain potensi siswa agar berkembang secara optimal," ucapnya.


Prestasi yang diraih siswanya dalam KSN pun tak lepas dari langkah persiapan yang telah dilakukan. Seperti persiapan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi.


"Dengan kerja sama semua guru, kita lakukan pengorganisasian untuk pembentukan jadwal dan pembinaan tambahan. Setelah pelaksanaan hasilnya bagus, kita langsung evaluasi untuk strategi tahun depan harus seperti apa," jelasnya.

Adapun dalam proses mencapai prestasi meraih medali emas KSN, diperlukan persiapan belajar yang tidak instan. Berikut beberapa tips yang dilakukan oleh Siti.


Tips Belajar dari Si Pemenang Medali Emas KSN:


1. Tidak Berpuas Diri dan Cari Pelajaran Baru


Siti bercerita, sebelumnya ia pernah meraih medali perunggu di KSN Tingkat Nasional Tahun 2020. Meski sudah meraih medali, namun dirinya bertekad untuk tak berpuas diri.


"Karena, menurutku, kita jangan berpuas diri sama satu hal. Harus tetap cari lagi pelajaran yang baru karena di atas langit masih ada langit. Jadi, harus tetap jalan, jangan berpuas diri," ujarnya.


Saat sekolah diliburkan, alih-alih bersantai, siswa kelas XII IPS 3 tersebut justru memanfaatkan pandemi untuk belajar lebih giat.


"Selama pandemi, aku manfaatin belajar untuk mengejar ketertinggalan. Awalnya yang belajar hanya 3-4 jam, lalu meningkat dan konsisten. Itu kuncinya," imbuhnya.


2. Menerapkan Ilmu dalam Kehidupan Sehari-hari


Menurut Siti, semua hal akan lebih mudah dihadapi dengan kekuatan cinta. Hal itu juga bisa digambarkan dengan kesukaan Siti pada pelajaran ekonomi.


"Aku suka banget karena ekonomi ada di kehidupan kita sehar-hari. Jadi, aku tertarik mempelajari itu. Buat aku, ekonomi bisa dipelajari untuk kehidupanku. Pokoknya, asyik dan enjoy aja gitu," tuturnya.


Siti juga mengakui bahwa ilmu yang didapat dari pelajaran ekonomi tersebut diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari persoalan keuangan hingga cara mengaturnya.


"Gimana cara ngatur uang, terus uang gak boleh ditaruh cash, aku investasikan di reksadana," ungkap siswa yang bercita-cita melanjutkan pendidikan ke Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia tersebut.


3. Mengenal Potensi Diri


Terakhir, Siti pun mengajak seluruh siswa di Jabar agar mengenal potensi diri dan menjadi pembelajar seumur hidup.


"Harus belajar di mana saja dan di mana jadi. Harus menjadi manusia long life learner, sepanjang hayat jadi pembelajar dan tak ada batasan waktu untuk belajar," pungkasnya.



Simak Video "Merajut Asa Kembali ke Sekolah"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia