Andalan Timnas AFF Egy Maulana Lulusan SKO Ragunan, Belajar Apa?

Trisna Wulandari - detikEdu
Rabu, 29 Des 2021 19:00 WIB
Egy Maulana Vikri of Indonesia, left, celebrates with Irfan Samaling Kumi of Indonesia after scoring the fourth goal during the AFF Suzuki Cup 2020 semi-final second leg match between Indonesia and Singapore in Singapore, Saturday, Dec. 25, 2021. (AP Photo/Suhaimi Abdullah)
Mau jadi atlet kayak andalan Timnas Indonesia Egy Maulana Vikri? Yuk, simak dulu seperti apa sekolah atlet di SKO Ragunan, tempat Egy belajar. Foto: AP/Suhaimi Abdullah
Jakarta -

Andalan Timnas Indonesia Egy Maulana Vikri berlaga di final Piala AFF 2020, Singapura, Rabu (29/12/2021). Apakah detikers tahu, pemain yang dijuluki Lionel Messi dari Asia Tenggara ini merupakan alumnus Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan, Jakarta Selatan?

SKO Ragunan merupakan sekolah yang telah melahirkan atlet kelas dunia seperti Susi Susanti, Icuk Sugiarto, dan Yayuk Basuki. Seperti apa belajar di SKO Ragunan?

Sekolah Khusus Olahragawan di Ragunan

Ada Jenjang SMP dan SMA

Sekolah yang resmi berdiri pada 15 Januari 1977 digagas mantan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Sarif Tayeb, dan dan Ketua Umum KONI Pusat D. Suprayogi. Sejak berdiri, SKO Ragunan dibuka di jenjang SMP dan SMA.

Saat itu, SKO Ragunan didirikan mengatasi masalah pembinaan siswa atlet. Salah satunya yakni sulitnya siswa atlet mendapat toleransi atau izin dari pimpinan sekolah ketika mengikuti latihan intensif maupun kejuaraan olahraga.

Di samping itu, SKO juga dibangun untuk menerapkan undang-Undang terkait Sistem Keolaharagaan Nasional yang menyatakan bahwa keolahragaan dan pendidikan dapat dibuat dalam penyelenggaraan yang saling terintegrasi dan mendukung.

Fokus Pendidikan dan Prestasi Calon Atlet

Sekolah Khusus Olahragawan Ragunan adalah sekolah yang bertujuan mewadahi para atlet nasional muda agar optimal mengembangkan potensinya dalam berprestasi di bidang olahraga pencapaian prestasi olahraga, misal Piala AFF 2020, sambil mengenyam pendidikan akademik.

Karena itu, sistem pendidikan di SKO berbeda dengan sistem persekolahan pada umumnya. Tiap siswa menjalani dua program, yaitu program pendidikan dan program pembinaan olahraga. Program pendidikan SKO Ragunan berlangsung di bawah naungan Kemendikbudristek, sedangkan program pembinaan olahraga di bawah naungan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Disorda) DKI Jakarta.

Belajar dan Latihan dari Pagi sampai Malam

Jadwal kegiatan dan latihan siswa SKO disusun teratur sejak bangun tidur sampai malam. Setelah subuh, para siswa latihan olahraga dan ikut kelas Penjasorkes di lapangan sampai sekitar pukul 7 pagi. Siswa lalu bisa istirahat, sarapan pagi, dan siap-siap masuk kelas yang dimulai sekitar pukul 8.30 pagi sampai waktu salat dan makan siang.

Latihan sore dimulai sekitar pukul 13.30 siang sampai petang, lalu dilanjutkan istirahat dan makan malam hingga jam 19.30. Siswa lalu belajar lagi di kelas pukul 19.30 sampai 21.00, lalu kembali ke asrama untuk tidur.

Program pembinaan olahraga di SKO Ragunan mengatur waktu latihan, target capaian latihan untuk teknik dan fisik, serta target prestasi yang harus dicapai. Jika tidak mencapai target, siswa bisa terkena drop out.

Pembinaan olahraga di SKO Ragunan juga mencakup try out berbentuk uji coba tanding di dalam dan luar negeri. Sekolah ini juga menyediakan training center di sekolah dan di daerah asal atlet, baik nasional maupun internasional.

Target Medali Emas Para Siswa

Dengan seleksi masuk yang ketat, atlet siswa SMP-SMA Ragunan ini diharapkan mencapai tahapan prestasi selama enam tahun sekolah. Contohnya:

  • - Tahun pertama: peningkatan kemampuan pada aspek fisik
  • - Tahun kedua: peningkatan kemampuan teknik
  • - Tahun ketiga: peningkatan kemampuan taktik
  • - Tahun keempat: pencapaian prestasi emas tingkat daerah
  • - Tahun kelima: pencapaian prestasi emas tingkat nasional
  • - Tahun keenam: pencapaian prestasi emas untuk event regional dan internasional.

Nah, dengan program belajar dan latihan intensif di sekolah khusus olahragawan SKO Ragunan, enggak heran ya andalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 Egy Maulana Vikri makin bersinar setelah lulus sekolah. Gimana detikers, mau jadi atlet sepak bola juga kayak atlet Timnas Indonesia?



Simak Video "Timnas Indonesia Karantina Cuma 5 Hari, Ini Alasan Ketum PSSI"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia