Wow! Dosen-Mahasiswa Jepang Belajar Seni Hadrah bareng PCINU

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Senin, 22 Nov 2021 17:30 WIB
Mahasiswa dan dosen Universitas Chukyo Jepang belajar hadrah bersama PCINU Jepang
Mahasiswa dan Dosen di Universitas Chukyo, Jepang belajar hadrah bersama tim hadrah Al-Musthofa MWCINU Aichi. (Foto: Dok. PCINU Jepang)
Jakarta - Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Jepang mengenalkan seni dakwah Islam melalui kegiatan Indonesia Day di Jepang, Minggu (21/11/2021). Sejumlah mahasiswa dan dosen dari Universitas Chukyo bahkan tertarik untuk mempelajari seni hadrah bersama tim hadrah NU Jepang.

Menurut penuturan ketua Majelis Wakil Cabang Istimewa NU (MWCINU) Aichi Reggi Bayu Rizkita, para civitas akademika Universitas Chukyo tersebut menghadiri kegiatan latihan hadrah Al-Musthofa, tim hadrah dari MWCINU Aichi. Saat itulah mereka tertarik dengan seni hadrah dan mempelajarinya.

"Ketika latihan hadrah, mahasiswa dan dosen Jepang sangat tertarik untuk mencoba bermain hadrah dan sampai kemarin masih meminta tim untuk latihan hadrah bersama", kata Regi, seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima detikEdu, Senin (22/11/2021).

Melalui gelaran seni Indonesia Day ini, tim hadrah Al-Musthofa menyumbangkan penampilan berupa bacaan sholawat assalamu-alaik, nabiyul huda, dan turi putih dengan sebagian liriknya berbahasa Jepang.

Diakui Regi, memadukan bahasa Jepang dalam lirik hadrah yang dibawakan timnya merupakan wujud inspirasi dari penampilan hadrah nusantara dan Lesbumi PCINU Jepang pada acara Festival Seni Internasional, Design Festa di Tokyo pekan lalu.

Regi kemudian mengungkapkan, penampilan hadrah di Indonesia Day tersebut sebenarnya penampilan eksternal tim untuk pertama kalinya. Setelah sebelumnya harus hiatus selama kurang lebih satu tahun.

Melalui kegiatan Indonesia Day yang dihadirinya, Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi pun mengapresiasi perkembangan seni NU di Jepang. Sebagai contoh, salah satunya adalah pagarnusa yang berkembang dengan cepat.

Kemudian, Heri juga berharap agar masyarakat Indonesia di Jepang dapat senantiasa aktif dalam mengenalkan budaya Indonesia. Sekaligus tidak lupa untuk bisa berintegrasi dan saling menolong satu sama lain.

Ketua Hadrah Al-Musthofa Ahmad Wafa Mustaqim dalam kesempatannya turut menyampaikan harapan pada timnya. Ia berharap agar mereka dapat terus berkarya dan berdakwah mengenalkan Islam kepada masyarakat, khususnya warga Jepang melalui seni hadrah.

Selain menampilkan seni hadrah, acara Indonesia Day juga menampilkan berbagai kebudayaan Indonesia lain seperti, pentas hadrah, tari-tarian, dan demo tenun. Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh ketua PCINU Jepang Achmad Gazali sebagai salah satu tokoh diaspora Indonesia.

Simak Video "Alasan Gus Yahya Libatkan Politikus di Kepengurusan PBNU"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/erd)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia