Pecahkan Rekor Asia Pasifik, Mobil Ciptaan Mahasiswa UNY Juara KMHE 2021

Fahri Zulfikar - detikEdu
Senin, 22 Nov 2021 10:30 WIB
Juara Kontes Mobil Hemat Energi dan Pecahkan Rekor Kecepatan
Foto: instagram @garudauny
Jakarta - Tim Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali mendapatkan penghargaan di ajang Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2021. Penghargaan tersebut diserahkan pada Jumat lalu di Surabaya.


KMHE 2021 merupakan sebuah lomba mobil irit tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemdikbud Ristek bekerja sama dengan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) sebagai tuan rumah.


Dengan mengusung tema 'Satu Nyali Hemat Energi' kompetisi ini bertujuan menyatukan jiwa untuk kembali melestarikan alam.


Harapan diselenggarakan kontes ini yaitu bisa menyatukan jiwa warga masyarakat demi kelestarian lingkungan melalui konsep kendaraan hemat energi.


Juara 1 dan Memecahkan Rekor


Pada kontes tersebut, Garuda UNY Eco Team berhasil meraih Juara 1 Kategori Urban Gasoline Engine Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2021.


Tak hanya itu, mobil ciptaan tim UNY juga memecahkan rekor Asia Pasifik Shell Eco Marathon 392 km/liter dan rekor nasional KMHE 2017 oleh tim Sapuangin 404 km/liter dengan rekor baru sejauh 498,75 km/liter.


Tim Garuda UNY sendiri berlaga dalam kelas Mesin Pembakaran Dalam Gasoline bersaing dengan tim dari Universitas Lambung Mangkurat dan Universitas Diponegoro.


Spesifikasi mobil Garuda UNY sendiri memiliki panjang kendaraan 2,8 meter, lebar kendaraan 1,2 meter, tinggi kendaraan 96 centimeter, berbody carbon fiber dengan rangka aluminium.


Karya ini merupakan salah satu upaya UNY dalam agenda pembangunan berkelanjutan pada bidang pendidikan bermutu, konsumsi energi serta energi bersih dan terjangkau.


Perjalanan Berliku di Tengah Pandemi


Perjalanan tim Garuda UNY menempuh KMHE ini cukup berliku di tengah pandemi. Menurut Ketua Tim Kesit Bayu Purnomo dengan keterbatasan yang ada akibat pandemi COVID-19, tim diharuskan menyelesaikan laporan desain kendaraan dalam waktu 1 bulan.


"Berdasarkan hasil evaluasi dari lomba desain Shell Eco Marathon 2021, tim mampu membuat laporan desain kendaraan yang mampu merepresentasikan riset dan pengembangan kendaraan yang dilakukan oleh masing-masing divisi Garuda UNY Team dan mampu menyelesaikan laporan dalam batas waktu yang diberikan oleh panitia" katanya dikutip dari laman UNY, Minggu (21/11/2021).


Mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Otomotif tersebut memaparkan, bulan Agustus tim Garuda UNY dinyatakan lolos tahap laporan desain untuk selanjutnya mengikuti seleksi video virtual technical inspection.


"Tim diminta untuk menyelesaikan dan mengumpulkan video virtual technical inspection ke panitia pada bulan September. Hasil seleksi virtual inspection sekaligus pengumuman tim yang lolos sebagai finalis lomba KMHE 2021 bersama dengan 24 team dari seluruh Indonesia," tuturnya.


Sementara itu, salah satu anggota tim, Aisyatunissai Tawakkal mengatakan setelah mendapatkan undangan lomba, tim kembali menggencarkan latihan driver dan pematangan strategi perlombaan.


"Dalam waktu yang tersisa, tim juga melakukan riset pada sistem kemudi, rem, autobody, engine dan powertrain untuk meraih target capaian konsumsi 500km/liter" ungkapnya.


Mahasiswa prodi pendidikan fisika tersebut mengungkapkan selama latihan terdapat beberapa kendala yang dihadapi tim, salah satunya terkendalanya latihan akibat hujan sehingga waktu latihan tim berkurang.


Untuk mengatasinya, tim advisor dan anggota Garuda UNY Team mempersempit range riset untuk menemukan setingan maksimal yang dapat digunakan dalam perlombaan.


Kunci Meraih Juara


Driver mobil Garuda UNY, I Kadek Bagus Suryanata menjelaskan faktor driving strategi menjadi salah satu kunci utama untuk dapat meraih target capaian tim.


"Sehingga dalam persiapan dan latihan sebelum perlombaan on track dimulai, tim telah menyusun strategi mengemudi yang dapat mengefisienkan bahan bakar, dimana salah satunya dengan memperhatikan racing line sehingga hambatan-hambatan kendaraan akibat pemilihan racing line yang kurang tepat dapat dikurangi" kata mahasiswa D4 teknik otomotif tersebut.


Dosen pembimbing Tim UNY, Sutiman merasa bersyukur atas capaian tim Garuda UNY tahun ini.


"Semua atas dukungan civitas akademika UNY dan semangat para mahasiswa dalam berkompetisi" ungkapnya.


Sutiman berharap kedepannya Tim UNY dapat lebih berprestasi di tingkat nasional maupun internasional pada waktu yang akan datang, termasuk laga di tahun 2022 yang sudah dipersiapkan sejak sekarang.

Simak Video "Pihak Terduga Pemerkosa Mahasiswi UMY Berdalih Suka Sama Suka"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia