Dirgahayu ke-76 TNI, Rekrutmen 2 Posisi di TNI Ini Masih Dibuka

Kristina - detikEdu
Rabu, 06 Okt 2021 17:00 WIB
Bangga! 2 Anak Petani Jadi Lulusan Tamtama Terbaik di Sumut
Foto: Instagram tni_ad
Jakarta -

Tentara Nasional Indonesia (TNI) baru saja memperingati hari kelahirannya yang ke-76, Selasa (5/10/2021). Ucapan Dirgahayu ke-76 TNI hingga rekrutmen TNI ramai dibicarakan masyarakat Indonesia.

Pada perayaan ulang tahun kali ini, ada kabar baik untuk putra-putri terbaik bangsa. TNI masih membuka penerimaan calon prajurit untuk Prajurit Perwira Karier (Pa PK Reguler) dan Tamtama AD (CATA PK Gelombang II).

Melansir laman rekrutmen-tni.mil.id, Pa PK Reguler terbuka untuk lulusan D4-S1 dari perguruan tinggi negeri maupun swasta dengan IPK minimal 2,80 bagi jurusan/ program studi akreditasi A dan minimal 3,00 bagi jurusan/ program studi akreditasi B. Terdapat 77 formasi yang dibutuhkan.

Sementara itu, Tamtama AD terbuka bagi lulusan minimal SMP/ sederajat baik negeri maupun swasta yang terakreditasi. Melansir laman TNI AD, para peserta diharapkan bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun terhitung saat dilantik sebagai prajurit TNI AD.

Pendaftaran sudah dibuka sejak September lalu dan masih berlangsung hingga bulan Oktober ini. Jadwal detail pada masing-masing penerimaan dapat dilihat pada laman rekrutmen TNI AD atau rekrutmen TNI.

Nantinya, calon prajurit harus mengikuti serangkaian alur penerimaan yang diadakan oleh TNI. Terdapat enam materi yang akan diujikan dalam rekrutmen TNI, antara lain administrasi, mental ideologi, akademik, kesehatan, psikologi dan tes bakat terbang, serta kesamaptaan jasmani.

Persyaratan Pa PK TNI TA 2021

1. Warga Negara Indonesia Pria/Wanita, bukan prajurit TNI/POLRI/PNS.

2. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

3. Setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

4. Sehat jasmani, rohani, dan bebas narkoba.

5. Tinggi badan minimal pria 163 cm dan waniŁa 157 cm, dengan berat badan seimbang.

6. Telah lulus dan berijazah S1 Profesi/S-I/D4 dari Perguruan tinggi Negeri atau Swasta sesuai Jurusan / Program Studi yang ditentukan

7. Berumur setinggi-tingginya:

a. 30 tahun bagi yang berijazah S1/ D4.
b. 32 tahun bagi yang berijazah S1 Profesi.

8. Untuk jurusan/program studi Akreditasi "A" IPK minimal 2,80 bagi yang berijazah D4, S1 dan S1 profesi.

9. Untuk jurusan/program studi Akreditasi "B" IPK minimal 3,00 bagi yang berijazah D4, S1, dan S1

10. Bagi jurusan Kedokteran Umum/Gigi telah berijazah S1 Profœi dan telah lulus Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter/Dokter Gigi dan melampirkan hasil uji Kompetensinya (Minimal Akreditasi "B")

11. Berstatus belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama mengîkuti Dikma, kecuali bagi pendaftar berprofesi Dokter Umum diperbolehkan sudah menikah namun bagi wanita yang berprofesi Dokter belum mempunyai anak dan sanggup tidak mempunyai anak atau hamil selama menjalani Dikma.

12. Membawa fotocopy sertifikat akreditasî program studi yang dikeluarkan oleh Ban PT.

13. Bersedia ditugaskan di seluruh wilayah NKRI.

14. Bagi karyawan harus mendapat persetujuan dari instansinya dan sanggup membuat pernyataan diberhentikan dengąn hormat dari pimpinan instansi yang bersangkutan bila lulus seleksi dan masuk Dikma.

15. Menyertakan Surat Keterangan bersih Diri (SKBD).

16. Membawa Surat keterangan bebas Narkoba dan surat kesehatan dari Rumah Sakit Pemerintah.

17. Wajib membawa surat keterangan Bebas Covid-19 dan melampirkan/menunjukkan Sertifikat Vaksin pada saat daftar ulang di tempat pendaftaran melalui Aplikasi PeduliLindungi.

Persyaratan Tamtama TNI AD TA 2021 Gel II

1. Pria, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI;

2. Khusus sumber umum serendah-rendahnya berijazah/lulusan SMP/sederajat atau yang setara baik negeri atau swasta yang terakreditasi;

3. Memiliki tinggi badan sekurang-kurangnya 163 cm, serta memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku;

4. Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama dalam mengikuti pendidikan pertama sampai dengan 2 (dua) tahun setelah selesai pendidikan pertama;

5. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 (sepuluh) tahun dihitung mulai saat dilantik menjadi prajurit TNI AD;

6. Bersedia ditempatkan dan ditugaskan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia; dan

7. Harus mengikuti pemeriksaan/pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan yang meliputi:
a) Administrasi;
b) Kesehatan;
c) Jasmani;
d) Mental ideologi; dan
e) Psikologi.

8. Memiliki kartu BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) aktif.

Cara Pendaftaran Calon Prajurit TNI >>>

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia