Unik! Mahasiswa UI Buat Pasta Gigi Berbentuk Seperti Permen

Anatasia Anjani - detikEdu
Kamis, 26 Agu 2021 18:30 WIB
Mahasiswa UI
Foto: ui
Jakarta -

Bagaimana jadinya jika ada pasta gigi yang dibuat menyerupai permen? Ternyata memang ada loh. Hal tersebut dicetuskan oleh mahasiswa UI tepatnya tim mahasiswa Fakultas Teknik.

Pasta gigi tersebut diberi nama Toothbites. ToothBites dibuat menggunakan teknik enkapsulasi dengan lapisan luar yang berbahan sodium alginate yang mudah pecah di dalam mulut dan aman untuk dikonsumsi.

ToothBites sendiri menggunakan bahan-bahan alami dari ekstrak serai (Cymbopogon nardus) sebagai perasa dan antibakteri serta charcoal berbasis tempurung kelapa (Cocos nucifera) sebagai agen pemutih.

Selain itu, ToothBites juga memakai tempat botol plastik dari polyethylene terephthalate (PET) yang dapat didaur ulang. Inovasi pasta gigi menyerupai permen ini dibuat oleh Tim Program Kreativitas Mahasiswa Mahasiswa Bidang Kewirausahaan (PKM-K) yang terdiri dari lima orang mahasiswa Teknik Kimia angkatan 2019, yaitu Christina Angel Mutiara, Ahmad Gumilang, Felicia Fransius, Ryan Rafi Rustamadji, dan satu orang mahasiswa Teknik Bioproses 2019, Theresia Evelyn Octaviany.

Keenam mahasiswa UI tersebut membuat Toothbites sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap kurangnya kesadaran masyarakat serta keterbatasan waktu dalam merawat kesehatan mulut dan gigi.

Pernyataan tersebut merujuk pada data hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan RI Tahun 2018 menyatakan bahwa proporsi terbesar masalah gigi di Indonesia adalah gigi berlubang dengan persentase 88,8%.

Tingginya angka penduduk yang memiliki masalah gigi berlubang ini disebabkan oleh intensitas sikat gigi yang rendah pada tiap individu. Hanya 2,8% penduduk Indonesia yang menggosok gigi dua kali sehari.

"Kesadaran masyarakat yang rendah terhadap pentingnya sikat gigi sebanyak dua kali sehari terjadi bukan tanpa alasan. Beberapa di antaranya adalah rasa malas yang sudah mengakar dalam masyarakat serta beberapa orang lebih memprioritaskan kegiatan atau kesibukan lain dibandingkan menyikat gigi," ujar Christina yang merupakan Ketua Tim dilansir dari laman resmi UI.

Menurut Gumilang, salah satu anggota tim mengatakan inovasi pada pasta gigi maupun sikat gigi telah dilakukan beberapa perusahaan dalam meningkatkan kepedulian masyarakat dalam menggosok gigi.

Ia berpendapat inovasi-inovasi tersebut belum sepenuhnya berhasil. Hal tersebut ditunjukkan dengan masyarakat yang tidak menyikat gigi dua kali sehari dalam dua tahun belakangan.

"ToothBites juga ingin mengajak masyarakat untuk memiliki kebiasaan menyikat gigi sebanyak minimal dua kali dalam sehari. Sehingga, slogan yang kami angkat adalah "two bites, two times a day"," ujar Gumilang.

Gumilang menjelaskan TwoBites adalah penggunaan ToothBites yang hanya perlu digigit sebanyak dua kali untuk mengeluarkan pasta gigi di dalamnya. Sementara itu, "TwoTimes A Day" menggambarkan penggunaan dua tablet ToothBites untuk menyikat gigi dua kali sehari.

TootBites sendiri memiliki keunggulan yaitu harganya yang relatif murah dan memiliki target pasar yang luas serta penggunaan bahan yang terjangkau. Produk ini juga dapat meningkatkan kesadaran menggosok gigi masyarakat di Indonesia.

Harapannya, dengan menggunakan produk yang penggunaannya efisien, proses menggosok gigi semakin singkat sehingga meminimalisir sikap malas dalam menggosok gigi.

"Kami berharap ToothBites dapat bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia dengan menyadarkan masyarakat untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut melalui menyikat gigi. Selain itu, kami juga berharap ToothBites dapat menjadi wadah bagi kami sebagai mahasiswa UI Teknik Kimia dan Teknik Bioproses, untuk berkontribusi dalam menerapkan dan mengembangkan ilmu yang telah kami dapatkan," ujar Christina.



Simak Video "Mahasiswa-Dosen UI Unjuk Rasa di Kampus, Tuntut Statuta Dibatalkan!"
[Gambas:Video 20detik]
(atj/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia