Top! Mahasiswa UB Ciptakan Teknologi Produksi Jamur Tiram dengan Smartphone

Fahri Zulfikar - detikEdu
Kamis, 19 Agu 2021 12:50 WIB
Mahasiswa UB Ciptakan Teknologi untuk Produksi Jamur
Foto: Screenshoot
Jakarta -

Lima mahasiswa Universitas Brawijaya (Unibraw/UB) berhasil ciptakan teknologi untuk mendukung produksi jamur tiram menggunakan smartphone.


Lima mahasiswa UB dari Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik yakni Vanda Inayah Oktavia Mayang, Irmadinza Citrasanty Putri, Wulan Permatasari, Akmal Berlian Rinaldi, dan Azzam Rasyiq El-Faraby berkolaborasi dalam merancang dan menerapkan teknologi otomatisasi penyiraman jamur tiram bernama Penyiraman Jamur Tiram secara Otomatis atau PETAJATIS.


Ide pembuatan PETAJATIS


Ide ini tercipta dari adanya penemuan bahwa produksi jamur tiram di UKM Jamur Suka Suka belum optimal. Hal itu dikarenakan adanya kendala penyiraman yang masih konvensional yaitu membutuhkan 3-4 orang serta waktu yang tidak sedikit.


Cara konvensional ini menyebabkan suhu dan kelembaban ruang tumbuh jamur berfluktuasi serta debit air yang diterima pada setiap baglog berbeda sehingga menyebabkan jamur tumbuh tidak baik.


Padahal, jamur tiram adalah komoditi pertanian yang digemari masyarakat karena mempunyai kandungan nutrisi tinggi, antioksidan, dan zat yang dapat menurunkan kolesterol.


Jamur jenis ini dapat diolah menjadi sayur, sate, sambal bertema jamur dan jamur crispy. Jamur juga bisa dijadikan sebuah usaha seperti UKM Jamur Suka Suka yang bergerak khusus dalam bidang budidaya jamur tiram yang memproduksi jamur tiram segar, nugget jamur tiram dan olahan frozen food jamur tiram.


Cara Kerja PETAJATIS


Dalam PETAJATIS, terdapat teknologi otomatisasi pengendali sprayer berbasis Internet of Things dengan memanfaatkan ESP8266 sebagai komponen IoT yang dihubungkan dengan sensor suhu dan kelembaban, sehingga pompa air dan compact room heater bekerja secara otomatis.


Teknologi ini juga dilengkapi dengan ESP32 CAM untuk dapat memantau perkembangan jamur tiram yang dapat diakses melalui aplikasi PETAJATIS pada Smartphone.


"Kami menggunakan Internet of Things dengan harapan petani mampu mengontrol kondisi proses produksi jamur dari jarak jauh," terang Vanda, selaku wakil tim, seperti dikutip detikEdu dari laman resmi UB (19/8).


Dengan teknologi yang bisa diakses dengan aplikasi, PETAJATIS kini telah diujikan di UKM Jamur Suka Suka Gondanglegi Kabupaten Malang.


"Ketika diujikan hasilnya bagus. UKM Puas dan berharap bisa diproduksi massal dan bisa membantu petani jamur," kata dosen pembimbing Dr. Budi Waluyo, SP., MP.


Sementara itu, ide tim mahasiswa UB telah mendapatkan bantuan dana dari Kemendikbud Ristek dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2021 bidang Penerapan Iptek dan akan mengikuti seleksi Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXXIV.



Simak Video "Tongseng Jamur, Gurih Lezat Kuah Kental Dengan Isian Daging Jamur, Solo"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia