Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengapresiasi dua sosok guru Indonesia yang menjadi wasit di Olimpiade Tokyo 2020. Keduanya adalah Wahyana dan Qomarul Lailiah, wasit cabang bulu tangkis di Olimpiade Tokyo 2020.
Qomarul Lailiah yang akrab disapa Lia adalah seorang guru bahasa Inggris SDN Sawunggaling I/382, Wonokromo, Surabaya. Sementara itu, Wahyana adalah guru PJOK di SMPN 4 Patuk, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta.
Nadiem menilai kedua sosok guru ini menjadi inspirasi mengharumkan nama Indonesia.
"Setelah pelajar, kini giliran sosok guru yang berprestasi di ajang olahraga dunia. Terima kasih atas pengabdian Bapak Wahyana dan Ibu Lia yang berhasil menembus Olimpiade Tokyo 2020 sebagai wasit cabang bulu tangkis," tulis Nadiem di akun Instagram @nadiemmakarim, Sabtu (7/8/2021).
Kiprah Wahyana dan Lia, harap Nadiem, menjadi inspirasi guru-guru Indonesia dapat berkontribusi hingga ke mancanegara.
"Ibu dan Bapak adalah inspirasi kami untuk terus berkontribusi mengharumkan nama Indonesia. Maju terus untuk guru-guru Indonesia!" tulis Nadiem.
Klik halaman selanjutnya
Simak Video "Video: Kisah Reza Pahlevi, Pebulutangkis Non-pelatnas Peraih Emas SEA GAMES 2025"
(twu/nwy)