Apa Hubungan KIP Kuliah dengan Merdeka Belajar? Ini Jawaban Lengkapnya

Anatasia Anjani - detikEdu
Senin, 24 Mei 2021 09:00 WIB
Swadisiplin, Merdeka Belajar, dan Pandemi
Foto: detik
Jakarta -

Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek), Ainun Naim di YouTube Kemdikbud RI memaparkan manfaat Program KIP Kuliah atau Kartu Indonesia Pintar. KIP Kuliah dinilai dapat menjamin mahasiswa kurang mampu dapat berkuliah sesuai dengan minatnya.

"Konsep merdeka belajar atau kampus merdeka itu memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi siswa maupun mahasiswa untuk belajar sesuai dengan minat dan potensinya tidak terbatas pada kurikulum," papar Ainun.

Menurut Ainun, KIP Kuliah sangat berhubungan dengan merdeka belajar. KIP Kuliah bertujuan untuk menghapuskan batas-batas mahasiswa dalam mengambil program studi (prodi) yang diminati.

"Kita observasi mahasiswa itu masuk di prodi yang mungkin bukan pilihannya atau minatnya karena keterbatasan uang kuliah. Orang belajar akan mendapatkan manfaat belajar jika belajar di universitas yang tepat dan bagus kualitasnya," jelas Ainun.

Lebih lanjut, Ainun berpendapat dengan KIP Kuliah yang baru akan memberikan biaya hidup yang berbeda tergantung pada tingkat ekonomi masing-masing daerah. Jika daerah universitasnya memiliki indeks harga yang lebih tinggi dia mendapatkan beasiswa yang lebih besar.

Demikian pula jika mahasiswa tersebut belajar di program studi atau universitas yang memerlukan biaya kuliah yang lebih besar. Mahasiswa tersebut juga bisa mendapatkan biaya kuliah yang lebih besar.

"Variannya antara Rp 2,4 juta-12 juta. Yang bisa menerima KIP Kuliah ini adalah mahasiswa yang tidak mampu atau dari keluarga yang tidak mampu. Kriterianya antara lain kalau mereka masa sekolahnya itu mendapatkan KIP sekolah, otomatis saat kuliah mendapatkan juga," ujar Ainun.

Jadi mahasiswa yang kurang mampu mendapatkan peluang yang sama dengan mahasiswa mampu dalam mengakses pendidikan tinggi.

"Perbedaan KIP Kuliah kalau dulu setara sekarang diubah tergantung tingkat kemahalan dia belajar. Kemudian uang kuliahnya juga bervariasi tergantung biaya kuliah yang diterapkan universitas masing-masing," terang Ainun.

Ainun sangat berharap dengan adanya KIP Kuliah mahasiswa tidak segan lagi mendaftar kuliah sesuai dengan minatnya.

"Harapannya dengan KIP Kuliah agar mahasiswa memanfaatkan sebaik-baiknya dan manfaatkan sebesar-besarnya. Jadi kalau ada kesempatan untuk mendaftar di prodi yang paling menantang daftar saja jangan sia-siakan dan pilih universitas dan prodi yang berkualitas," jelas Ainun.



Simak Video "Jokowi: Perguruan Tinggi Perlu Relaksasi Kurikulum Jadi Fleksibel"
[Gambas:Video 20detik]
(nwy/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia