Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI akan melakukan rekrutmen CPNS guru mulai 2027 hingga 2029. Kebijakan ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan 464.856 guru PNS. Lalu bagaimana dengan CPNS kementerian/lembaga lainnya?
Sejak 2024, pemerintah belum lagi membuka lowongan CPNS. Sehingga seleksi CPNS ditunggu-tunggu oleh masyarakat.
Terkait hal ini, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Rini Widyantini, masih belum dapat memberikan kepastian terkait rencana seleksi CPNS dalam waktu dekat. Ia meminta masyarakat untuk bersabar dan menunggu pengumuman resmi lebih lanjut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika ditanya apakah jadwal seleksi CPNS akan diadakan pada awal 2027, MenPAN-RB tidak menjawab.
"CPNS tentunya nanti saya, eh, nanti kita tunggu ya informasinya selanjutnya ya," kata Rini secara singkat usai acara Peruri Digital Summit 2026 di Jakarta Selatan, Rabu (21/10/2026), dikutip dari detikFinance.
Seleksi CPNS Guru Kemendikdasmen
Seleksi CPNS guru di lingkungan Kemendikdasmen dibuka untuk guru berstatus PPPK maupun non-ASN, asalkan memenuhi syarat administrasi. Tahun depan, Kemendikdasmen juga akan menaikkan status guru PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu.
Guru non-ASN yang tidak lulus CPNS maupun PPPK nantinya akan tetap berstatus non-ASN. Pada saat dimulainya tata kelola guru pada 1 Januari 2027, guru non-ASN bisa tetap bekerja setelah 31 Desember 2026. Hal tersebut dilakukan supaya dapat menjaga keberlanjutan layanan pendidikan.
"Guru non-ASN itu nanti diberi kesempatan untuk menjadi PNS atau menjadi PPPK dengan tes. Tapi kalau guru non-ASN yang dia tidak lulus tes PPPK atau tidak lulus PNS, maka statusnya tetap menjadi guru non-ASN yang digaji melalui dana BOS. Nah, digaji dengan dana BOS dan dana BOS juga sumbernya dari pemerintah pusat," kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti dalam keterangan pers usai rapat terbatas (ratas) penerapan pendidikan negeri gratis (23/9/2026).
