Begini Cara Cerdas Gurita Temukan Mangsanya Pakai Cermin, Tidak Terkecoh!

ADVERTISEMENT

Begini Cara Cerdas Gurita Temukan Mangsanya Pakai Cermin, Tidak Terkecoh!

Kalila Untsa - detikEdu
Kamis, 08 Okt 2026 20:00 WIB
Sebuah studi membuktikan betapa cerdasnya gurita California dua bintik dalam mencari mangsanya meski diuji dengan pantulan cermin.
Foto: Santa Barbara Museum of Natural History/Sebuah studi membuktikan betapa cerdasnya gurita California dua bintik dalam mencari mangsanya meski diuji dengan pantulan cermin.
Jakarta -

Gurita dikenal sebagai hewan cerdas yang mampu belajar dari pengalaman. Dalam studi baru, gurita bisa menemukan mangsa yang telah diatur tersembunyi melalui pantulan cermin.

Studi yang terbit di Current Biology pada 22 Juni 2026 menguji gurita California dua bintik dalam tes cermin. Tes cermin ini biasanya melibatkan penandaan titik di antara mata hewan, kemudian memeriksa apakah hewan tersebut menyentuh tanda itu ketika melihatnya di cermin.

Peneliti terlebih dulu melakukan sejumlah adaptasi agar gurita tidak berpikir bahwa pantulan cermin itu adalah ancaman. Ketika gurita makan di depan cermin tersebut, dapat disimpulkan bahwa mereka sudah beradaptasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gurita Bisa Temukan Kepiting

Sebelum tes aktual, gurita diberikan latihan berupa pencarian kepiting dalam toples kaca yang letaknya di balik sudut dan hanya bisa dilihat dari pantulan cermin. Awalnya, gurita langsung menuju cermin. Namun, setelah 10 hingga 12 percobaan, mereka mulai mengamati cermin dan menggunakannya sebagai alat untuk menuju toples berisi kepiting tersebut.

Barulah setelahnya, gurita diberikan tes aktual, yang kali ini menggunakan kepiting virtual. Tujuannya supaya gurita tidak bisa mencium atau merasakan kepiting asli.

ADVERTISEMENT

Gurita kemudian ditempatkan di dalam kotak kecil yang menghadap cermin besar dan bagian atasnya terbuka. Di luar kotak tersebut, terdapat layar virtual yang menampilkan kepiting dan hanya dapat dilihat oleh gurita melalui cermin besar.

Gurita harus keluar dari kotak, berbalik, lalu menuju sisi yang tadi telah ditunjukkan oleh cermin. Hasilnya, gurita memilih sisi yang benar dengan persentase 70 persen.

Para peneliti yang menguji secara statistik menyebut bahwa hasil tersebut kecil kemungkinan hanya kebetulan. Sebagian gurita juga mengambil jalan pintas dengan memanjat langsung ke bagian atas kotak yang terbuka. Fenomena ini terjadi pada 59 persen percobaan yang berhasil.

"Salah satu hal yang sangat keren adalah seekor gurita berhasil melakukannya pada percobaan pertamanya," kata Dr Mary Kieseler, penulis utama studi ini, dikutip dari Popular Science, Rabu (7/10/2026).

Kecerdasan Hewan Punya Caranya Masing-masing

Menurut Kieseler, fenomena gurita yang memanjat dinding, menunjukkan sesuatu yang lebih besar tentang arti kecerdasan bagi hewan seperti gurita. Alih-alih mengambil jalur yang diharapkan, seekor gurita langsung memanjat dan melewati dinding untuk mencapai mangsa yang sudah disembunyikan.

"Pemahaman mereka tentang lingkungan tampaknya lebih tiga dimensi daripada kita (manusia). Kita tidak bisa begitu saja berjalan memanjat dinding, gurita bisa," ujarnya.

Adapun kecerdasan pada gurita ini tidak selalu bisa disamakan dengan konsep kecerdasan manusia.

"Orang sering mengukur kecerdasan berdasarkan konsep manusia. Manusia cenderung berpikir, semakin jauh sesuatu terlihat (berbeda) dari kita, semakin bodoh (pula) orang tersebut," katanya.

"Hewan-hewan ini sangat cerdas dengan caranya masing-masing," tutur Kieseler.

Penulis adalah peserta magangHub Kemnaker di detikcom.



(faz/faz)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads