Mengapa Planet Neptunus Berwarna Biru? Ternyata Bukan karena Ada Laut

ADVERTISEMENT

Mengapa Planet Neptunus Berwarna Biru? Ternyata Bukan karena Ada Laut

Nikita Rosa - detikEdu
Rabu, 30 Sep 2026 07:01 WIB
circa 1970:  Neptune, fourth largest of the planets in our solar system. The atmosphere consists mostly of hydrogen and helium, but the presence of three per cent methane lends the planet its striking blue hue.  (Photo by Hulton Archive/Getty Images)
Planet Neptunus. (Foto: Hulton Archive/Getty Images)
Jakarta -

Neptunus adalah planet yang gelap, dingin, dan sangat berangin. Berwarna biru seperti Bumi, alasan Neptunus berwarna biru bukan karena lautan.

Seperti diketahui, Neptunus adalah planet terakhir dalam tata surya kita. Neptunus rata-rata berjarak sekitar 4,5 miliar kilometer dari Matahari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Planet ini disebut-sebut mirip dengan Jupiter karena sama-sama memiliki badan raksasa, tetapi keduanya berada dalam kategori yang berbeda. Jupiter adalah gas giant, sedangkan Neptunus merupakan ice giant, sama seperti Uranus

Neptunus juga memiliki warna yang jauh lebih biru daripada Jupiter.

ADVERTISEMENT

Alasan Neptunus Berwarna Biru

Neptunus terdiri dari lapisan tebal yang mengandung air, amonia, dan metana yang menyelimuti inti padat seukuran Bumi. Atmosfernya terdiri dari hidrogen, helium, dan metana.

Menurut laman NASA, kandungan metana inilah yang memberikan warna biru pada Neptunus, sama seperti pada Uranus.

Metana di atmosfer Neptunus menyerap cahaya merah sehingga warna biru-hijau lebih dominan. Namun, warna Neptunus tidak hanya ditentukan oleh metana. Ketebalan kabut di atmosfer juga berpengaruh.

Penelitian menunjukkan Uranus dan Neptunus sebenarnya memiliki warna yang lebih mirip daripada yang terlihat dalam sejumlah foto lama, dengan Neptunus sedikit lebih biru karena lapisan kabutnya lebih tipis.

Neptunus juga memiliki enam cincin, namun cincin-cincin tersebut sangat sulit untuk dilihat.

Satu Hari yang Singkat di Neptunus

Satu hari di Neptunus hanya berlangsung selama 16 jam, lebih singkat dari Bumi. Tapi perjalanan Neptunus mengelilingi Matahari sangatlah panjang.

Dibutuhkan waktu 165 tahun Bumi untuk menyelesaikan satu kali putaran. Jauh lebih panjang dari Bumi!

Keberadaan Neptunus diprediksi secara matematis secara independen oleh John Couch Adams dan Urbain Le Verrier. Planet tersebut kemudian pertama kali diamati oleh Johann Gottfried Galle dan Heinrich Louis d'Arrest di Observatorium Berlin pada 1846. Namun hanya wahana antariksa Voyager 2 yang pernah mengunjungi Neptunus.

Pengamatan teleskop dan wahana antariksa kemudian mengidentifikasi 16 satelit alami yang diketahui mengorbit Neptunus. Itu berarti Uranus adalah satu-satunya planet tetangga bagi Neptunus.



(nir/pal)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads