×
Ad

Sering Digunakan Saat Darurat, Apa Arti SOS?

Kalila Untsa - detikEdu
Selasa, 22 Sep 2026 08:31 WIB
Tentara terdampar di Pulau Pasifik selamat berkat tanda SOS. Foto: CNN
Jakarta -

Pernahkah kamu melihat seseorang menggunakan tanda SOS saat darurat? Biasanya, di sejumlah film, tanda ini digunakan saat pemerannya terdampar atau dalam kondisi yang bahaya.

Lalu, apa arti sebenarnya dari SOS?

Berdasarkan Britannica, SOS merupakan kode yang sering digunakan oleh kapal atau pesawat untuk meminta bantuan saat dalam bahaya. Kode ini bukan akronim sehingga tidak ada penjelasan per hurufnya.

Umumnya, SOS dikenal sebagai tanda untuk memberi sinyal darurat dan penggunaannya sangat universal, artinya dapat dengan mudah dipahami oleh siapapun yang melihatnya.

SOS Berasal dari Kode Morse

Kode Morse merupakan salah satu sistem komunikasi dalam kondisi yang terbatas. Sistem ini menggunakan titik, garis, dan spasi untuk menggantikan huruf dan angka.

Sistem ini dinamakan Kode Morse karena diciptakan oleh F B Morse pada 1830-an dan disempurnakan pada 1851.

Pada peralihan abad ke-20, mesin radio telegraf pertama kali digunakan di kapal. Para pelaut yang ada di dalam kapal ini, mencari cara untuk menarik perhatian, memberi sinyal bahaya, dan meminta bantuan.

Kebutuhannya jelas, mereka ingin sinyal yang unik dan bisa terpancar dengan jelas serta tidak membingungkan komunikasi lainnya. Untuk itu, setiap negara memiliki sinyal bahaya masing-masing.

Saat itu, angkatan laut AS menggunakan kode 'NC' yang artinya sinyal bendera maritim untuk bahaya dari 'Kode Sinyal Internasional'.

Di sisi lain, perusahaan Marconi yang menyewakan peralatan dan operator telegrafnya ke berbagai kapal, menggunakan kode 'CQD' sebagai sinyal bahaya.

Perbedaan kode sinyal bahaya ini berlangsung setidaknya hingga 1905. Saat itu Jerman menyamaratakan kode bahaya yang harus digunakan oleh semua operatornya. Kodenya adalah '...-...' yang merupakan Kode Morse untuk SOS.

Pada 1906, Konferensi Radio Telegraf Internasional meminta penggunaan Kode Morse SOS untuk menjadi standar komunikasi tanda bahaya. Akhirnya, pada 1909, SOS juga turut digunakan di AS dari kapal Arapahoe.

Seiring berjalannya waktu, SOS bukan hanya Kode Morse semata. Melainkan sebagai bentuk komunikasi praktis yang digunakan saat bahaya.

SOS Juga Ada di Smartphone!

Selain di udara dan laut yang relatif sulit untuk melakukan komunikasi verbal, SOS juga menjadi salah satu fitur pada ponsel. Contohnya ada pada iPhone yang memiliki fitur 'SOS Darurat Apple'.

Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengontak nomor darurat untuk mengirimkan lokasi secara real-time, bahkan meminta bantuan. Menariknya, fitur ini dapat bekerja bahkan tanpa sinyal seluler atau WiFi.

Fitur SOS Darurat dapat lebih lanjut diatur pada lama pengaturan atau dengan cara menahan tombol daya dan volume di samping ponsel yang dilanjutkan dengan menggeser notifikasi SOS.



Simak Video "Video: Guru PPPK Berubah Status Jadi PNS, Bagaimana Mekanismenya?"

(twu/twu)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork