Daftar Fenomena Langit September 2026, Catat Tanggalnya!

ADVERTISEMENT

Daftar Fenomena Langit September 2026, Catat Tanggalnya!

Trisna Wulandari - detikEdu
Senin, 31 Agu 2026 09:30 WIB
Divers stand on a RHIB (a rigid inflatable boat) as the full moon, known as the Harvest Moon, and also the first supermoon of the year, rises after sunset off Mellieha, Malta, October 6, 2025. REUTERS/Darrin Zammit Lupi
Harvest moon. Foto: REUTERS/Darrin Zammit Lupi
Jakarta -

Ada fenomena astronomi apa yang akan hadir di langit pada September 2026? Agar tak ketinggalan menyaksikan, catat tanggalnya dari sekarang.

Time and Date mencatatkan empat hal yang dapat diamati, mulai dari Harvest Moon sampai konstelasi Cassiopeia. Sejumlah posisi Bulan yang tampak berdekatan dengan planet juga bisa ditunggu.

Daftar Fenomena Langit September 2026

1. Konjungsi Bulan-Mars

Pada 6 September 2026, Bulan sabit menurut tampak seolah dekat dengan Mars di konstelasi Gemini. Fenomena ini disebut juga konjungsi Bulan-Mars.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

2. Okultasi Bulan-Jupiter

Bulan melintas di depan Jupiter dalam peristiwa okultasi pada 8 September 2026, dan dapat dilihat di sejumlah wilayah di Bumi, seperti di wilayah Rusia timur. Di bagian Bumi lainnya, Bulan dan Jupiter akan tampak berdekatan di langit pada saat sebelum Matahari terbit.

ADVERTISEMENT

3. Okultasi Bulan-Venus

Fenonema okultasi akan terjadi saat Bulan melintas di depan Venus pada 14 September 2026. Hal ini antara lain akan dapat diamati di wilayah Malaysia. Sedangkan di wilayah lainnya, Bulan dan Venus akan tampat berdekatan di langit.

4. Ekuinoks September

Ekuinoks pada 23 September 2026 menandakan permulaan musim gugur di Belahan Bumi Utara dan musim semi di Belahan Bumi Selatan. Pada hari terjadinya ekuinoks, Matahari akan menerangi BBU dan BBS secara merata, dan panjang siang dan malam akan kurang lebih sama, dikutip dari Royal Museum Greenwich.

5. Harvest Moon

Bulan purnama yang paling dekat dengan ekuinoks musim gugur, yang biasanya jatuh pada September, secara populer disebut Bulan Panen alias Harvest Moon. Tahun ini, Harvest Moon diperkirakan jatuh pada 26 September 2026.

Kendati saat ini dikenal sebagai nama game legendaris, nama Harvest Moon diperkirakan berasal dari orang Eropa di masa lalu karena cahaya Bulan membantu para petani bekerja hingga larut malam untuk memanen tanaman.

6. Konjungsi Bulan-Saturnus

Pada 27 September 2026, Bulan dan Saturnus diperkirakan akan tampak berdekatan di langit malam karena adanya konjungsi keduanya.

7. Konstelasi Cassiopeia

Di samping sebagai nama fandom K-Pop, Cassiopeia juga dikenal sebagai nama konstelasi bintang. Sepanjang September, rasi bintang ini akan tampak relatif jelas di langit.

8. Aurora

Sepanjang September, sebagian negara juga bisa menjadi lokasi pengamatan Aurora. Fenomena ini dipengaruhi oleh adanya ekuinoks sehingga aurora berpotensi lebih sering terlihat.



(twu/nah)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads