Daftar 8 Ilmuwan Indonesia yang Mendunia, Ini Penemuan dan Jasanya

ADVERTISEMENT

Daftar 8 Ilmuwan Indonesia yang Mendunia, Ini Penemuan dan Jasanya

Fahri Zulfikar - detikEdu
Senin, 03 Agu 2026 09:00 WIB
Adi Utarini
Foto: Times/Ed Wray/Adi Utarini.
Jakarta -

Indonesia memiliki banyak ilmuwan yang penemuannya diakui dunia. Hasil penemuannya bahkan masih terpakai sampai saat ini. Siapa saja mereka?

Mulai dari bidang teknologi, penerbangan, hingga arsitektur, para ilmuwan Indonesia telah membuktikan bahwa riset dan inovasi dari Tanah Air mampu bersaing secara global. Berikut ini daftar ilmuwan Indonesia yang penemuannya mendunia, dikutip dari arsip detikcom.

Daftar 8 Ilmuwan Indonesia yang Mendunia Beserta Penemuannya


1. RM Sedyatmo - Penemu Fondasi Cakar Ayam

Sedyatmo merupakan ilmuwan lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 1934. Penemuannya di bidang arsitektur adalah 'pondasi cakar ayam', yang diakui di sekitar 40 negara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fondasi ini merupakan teknik konstruksi bangunan asli Indonesia dengan pelat beton bertulang tipis yang disokong oleh pipa-pipa beton vertikal di bawahnya. Tujuan fondasi ini adalah agar bangunan tetap kokoh di atas tanah lunak.

2. Khoirul Anwar - Penemu Konsep FTT

Jika kamu sudah mengenal jaringan 4G LTE, maka cikal bakalnya berasal dari konsep yang diriset oleh Khoirul Anwar. Dia adalah lulusan Nara Institute of Science and Technology, Jepang.

ADVERTISEMENT

Konsepnya, dua Fast Fourier Transform (FFT) menjadi standar International Telecommunication Union (ITU) yang dipatenkan pada 2005. Ia juga punya hak paten lain, yakni sistem deteksi ilegal transmitter yang berpotensi dipakai dalam teknologi 5G.

3. Prof Dr Mezak Arnold Ratag - Penemu Lebih dari 100 Nebula

Prof Mezak merupakan ilmuwan kelahiran Malang, 4 September 1962. Karya ilmiah nasional dan internasionalnya telah lebih dari 100, beberapa di antaranya diakui secara global.

Namanya juga diabadikan di 120 Planetary Nebula Cluster seperti Ratag-Zijlstra-Pottasch-Menzies dan Ratag-Pottasch cluster.

4. BJ Habibie - Penemu Crack Propagation Theory

Presiden ketiga Indonesia, BJ Habibie memiliki lebih dari 40 hak paten di bidang teknik penerbangan yang diakui secara internasional. Salah satunya karya terkenalnya adalah Teori Crack Propagation, sebuah solusi untuk mendeteksi rambatan kerusakan konstruksi pada badan pesawat.

BJ Habibie juga berhasil menciptakan pesawat pertama asli Indonesia yang bernama N-250 Gatotkaca.

5. Dr Joe Hin Tjio - Penemu Fakta Jumlah Kromosom Manusia

Dr Joe Hin Tjio merupakan ilmuwan kelahiran Pekalongan yang berhasil menemukan fakta bahwa jumlah kromosom adalah 46 buah atau 23 pasang. Penelitiannya dilakukan di laboratorium Institute of Genetics of Sweden, University of Lund, dan dipublikasikan di Hereditas serta telah diakui dunia.

6. Adi Utarini - Penemu Teknologi untuk Memberantas Demam Berdarah

Prof dr Adi Utarini, MSc, MPH, PhD merupakan ilmuwan dari Universitas Gadjah Mada yang masuk dalam daftar Nature's 10: Ten People Who Helped Shape Science in 2020 dari jurnal ilmu pengetahuan Nature.

Risetnya berkaitan dengan teknologi yang dapat membantu memberantas demam berdarah. Hasil penelitiannya dan tim berhasil mengurangi kasus demam berdarah hingga 77 persen di beberapa kota besar di Indonesia.

7. Tri Mumpuni - Mengembangkan Kemandirian Masyarakat di Desa-desa Terpencil

Tri Mumpuni merupakan lulusan IPB University yang pernah masuk dalam 22 Most Influential Muslim Scientists. Daftar The 500 Most Influential Muslims ini diterbitkan Royal Islamic Strategic Studies Centre.

Ia berkontribusi mengembangkan kemandirian masyarakat di kawasan-kawasan terpencil melalui pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH). Setidaknya, 65 PLTMH telah dibangun di desa-desa terpencil di berbagai pelosok Nusantara.

8. Tjokorda Raka Sukawati - Penemu Konstruksi Sosrobahu

Tjokorda Raka Sukawati merupakan ilmuwan lulusan teknik sipil ITB yang menemukan konstruksi Sosrobahu atau sistem Landasan Putar Bebas Hambatan (LPBH). Sistem ini memudahkan pembangunan jalan layang tanpa mengganggu lalu lintas.

Penemuannya berhasil diakui dunia dan salah satunya digunakan untuk membangun jembatan di Seattle, Amerika Serikat.

Simak juga Video 'Ayu Savitri, Ilmuwan di Balik Penemuan 23 Spesies Keong Baru Nusantara':

(faz/twu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads