Profil PM Inggris Baru Andy Burnham, Lulusan Cambridge yang Fokuskan Pendidikan Teknis

ADVERTISEMENT

Profil PM Inggris Baru Andy Burnham, Lulusan Cambridge yang Fokuskan Pendidikan Teknis

fahri zulfikar - detikEdu
Rabu, 22 Jul 2026 20:15 WIB
Britains newly appointed Prime Minister Andy Burnham looks on as he delivers a speech outside 10 Downing Street after taking office, in London, Britain, July 20, 2026. REUTERS/Isabel Infantes
Foto: REUTERS/Isabel Infantes/PM Inggris Baru, Andy Burnham.
Jakarta -

Andy Burnham resmi diangkat sebagai Perdana Menteri (PM) Inggris yang baru menggantikan Keir Starmer per 20 Juli 2026. Usai dilantik, ia memunculkan gagasan untuk mengubah sistem pendidikan di Inggris yang akan fokus pada pendidikan kejuruan untuk mendukung anak muda terserap di dunia kerja.

Langkah ini selaras dengan rencana Burnham terkait reindustrialisasi Inggris.

"Kami akan membantu lebih banyak anak muda untuk bekerja dengan mengubah sistem pendidikan dan memberi mereka lebih banyak dukungan, lebih banyak dukungan kesehatan mental," katanya dalam pidato pertama di Downing Street, Senin (20/7) lalu, dikutip dari laman resmi Pemerintah UK.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Andy Burnham bukan nama baru, mengingat kariernya yang pernah menjadi Walikota Greater Manchester. Ia juga beberapa kali menduduki jabatan menteri, mulai dari menteri kesehatan hingga menteri kebudayaan dan olahraga.

Menurut laporan BBC, yang dikutip Rabu (22/7/2026), namanya mentereng saat menjadi walikota. Di bawah kepemimpinannya, Greater Manchester menjadi wilayah pertama di Inggris di luar London yang mengembalikan layanan bus ke bawah kendali publik, sekaligus mengintegrasikannya dengan moda transportasi lain.

ADVERTISEMENT

Lantas seperti apa profil pendidikannya? Berikut dikutip BBC dan tes Magazine.

Profil dan Pendidikan Andy Burnham

Nama lengkap: Andrew Murray Burnham

Lahir: 7 Januari 1970 di Liverpool, Inggris

Asal partai: Labour Party (Partai Buruh)

Karier politik:

- Anggota parlemen pada 2001

- Kepala Sekretaris Perbendaharaan, Menteri Kebudayaan, Media, dan Olahraga (era PM Gordon Brown)

- Menteri Kesehatan (era PM Gordon Brown)

- Wali Kota Greater Manchester (2017-2021, 2021-2024)

- Pemimpin Partai Buruh (per 16 Juli 2026)

Pendidikan:

- Sekolah Menengah Katolik St Aelred di Newton-le-Willows, Merseyside

- Sastra Inggris di Universitas Cambridge

Ubah Sistem Pendidikan Inggris: Fokus ke Teknik-Tetap Seimbang dengan Akademik


Usai dilantik, Burnham dalam pidatonya mengatakan akan fokus mengubah sistem pendidikan. Salah satunya adalah dengan menguatkan hubungan antara pendidikan dan pekerjaan, terutama dengan fokus pada pendidikan kejuruan.

Namun, kebijakan tersebut dianggap berpotensi menghadapi penolakan jika mengandung unsur pengurangan ketelitian akademis.

Asisten kepala sekolah bidang tanggung jawab kewarganegaraan di Dixons Academies, yang memiliki tiga sekolah di Manchester, memperingatkan bahwa ia tidak ingin pendidikan kejuruan diprioritaskan dengan mengorbankan pendidikan akademik yang ketat, yang mana mereka telah benar-benar maju dalam 10 hingga 15 tahun terakhir.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Asosiasi Pemimpin Sekolah dan Perguruan Tinggi, Pepe Dilasio, menilai PM Burnham perlu bekerja sama dengan para pemimpin sekolah dan kampus untuk mewujudkan kebijakannya.

"Dibutuhkan banyak detail kebijakan tentang bagaimana mewujudkan aspirasi tersebut. Para pemimpin sekolah dan perguruan tinggi benar-benar siap dan bersedia untuk menjadi bagian dari proses tersebut, dan kami berharap dapat bekerja sama dengan pemerintahan baru untuk membentuk masa depan yang lebih adil," ujar Dilasio.

Adapun sebagian besar reformasi pendidikan yang direncanakan pemerintah, yaitu mengenai kurikulum, Ofsted, dan kebutuhan pendidikan khusus serta disabilitas.

Tunjuk Lucy Powell sebagai Menteri Pendidikan

Untuk mendukung kebijakannya, PM Burnham menunjuk Lucy Powell sebagai menteri pendidikan. Sebelumnya, Powell menjabat sebagai sekretaris pendidikan bayangan antara tahun 2015 dan 2016 dan merupakan anggota komite pendidikan di Dewan Perwakilan Rakyat dari tahun 2017 hingga 2020.

Powell pun menyambut baik jabatan barunya di bidang yang sudah tidak asing baginya.

"Bagi saya, tidak ada tugas yang lebih penting bagi pemerintah mana pun selain memastikan kaum muda mendapatkan pendidikan terbaik, peluang terbaik, dan masa depan terbaik yang mereka bisa. Banyak yang harus dilakukan dan saya berharap dapat segera memulainya," ucapnya, dikutip FE WEEK.

Powell sendiri memiliki latar belakang pendidikan, yakni pernah di Oxford hingga tahun 1993. Lalu pindah ke Universitas King's College London dan lulus dengan gelar sarjana bidang kimia.

Kini, tanggung jawabnya sebagai menteri pendidikan akan mencakup persoalan perguruan tinggi, pendidikan usia 16 hingga 19 tahun, kualifikasi teknis, reformasi besar-besaran pada sistem pendidikan. Nantinya, Powell akan bekerja bersama Pat McFadden, yang telah diangkat kembali sebagai Menteri Pekerjaan dan Pensiun, untuk mewujudkan reformasi pendidikan dan keterampilan pasca-16 tahun pemerintah.



(faz/twu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads