Tak terasa sebentar lagi masyarakat Indonesia akan merayakan Hari Kartini. Biasanya, perayaan hari bersejarah ini turut diwarnai dengan kegiatan membacakan puisi-puisi yang indah. Seperti apa contoh puisi Hari Kartini yang singkat, tetapi tetap penuh makna?
Pada 2026 ini, perayaan Hari Kartini jatuh pada hari Selasa (21/4/2026). Peringatan tahunan ini didedikasikan untuk menghormati Raden Ajeng (RA) Kartini, pahlawan nasional yang memperjuangkan hak-hak perempuan dan pendidikan pada akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20.
Lantas, apa saja pilihan puisi yang pas dibacakan untuk mengenang perjuangan sosok pahlawan tersebut? Berikut beberapa contohnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Puisi Hari Kartini
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), puisi adalah gubahan dalam bahasa yang bentuknya dipilih dan ditata secara cermat, sehingga mempertajam kesadaran orang akan pengalaman hidup dan membangkitkan tanggapan khusus lewat penataan bunyi, irama, dan makna khusus.
Berikut ini beberapa puisi yang bisa dibacakan detikers dalam perayaan Hari Kartini untuk mengenang perjuangannya. Simak contoh puisinya di bawah ini, dikutip dari buku Puisi untuk ibu Kartini yang dituliskan oleh Clarisa, dkk dan buku Kartiniku, Kartinimu, Kartini Kita (Kumpulan Puisi) yang dituliskan oleh Vania Kharizma, dkk.
1. R.A. Kartini
Karya: Ahmad Maulana
Engkau adalah puteri yang berjiwa pahlawan
Rela mengorbankan jiwa, serta ragamu
Tak gentar melawan takdirmu
Untuk memajukan negera ini
Engkau adalah sosok srikandi
Yang rela mengorbankan harta, dan bendamu
Tidak pernah merasa letih dalam
Memperjuangkan negara ini
Engkau adalah pahlawan dari kaummu
Cita-citamu amatlah mulia
Demi mewujudkan tunas bangsa
Kebanggaan agama serta negara
2. Kasih Lembut Ibu Pertiwi
Karya: Aliffia Wiraninda
Kartini...
Siapa yang tak mengenalmu, wahai Kartini.
Wanita yang tangguh, wanita yang tak pernah merasa takut untuk melawan kejinya dunia ini.
Lembut kasihmu
Ramah tutur katamu
Membuat dunia ini menangis bersimbah darah atas kepergianmu.
Kau adalah wanita terhebat bagiku
Kau adalah ibu dari milyaran wanita di dunia ini
Kau mampu mempertaruhkan nyawamu demi negeri ini
Demi wanita Indonesia
Juga demi bangsa Indonesia.
Terimakasih Kartini.
3. Dia itu Superhero!
Karya: May Pochan
Kesiur angin mengabarkan
Wanita luar biasa dengan segala perjuangan
Banyak hal yang dikorbankan
Waktu,
Tenaga,
Fikiran,
Hingga perasaan.
Cicitan burung menyampaikan
Wanita Jepara dengan seluruh keuletan
Memperjuangkan kemerdekaan
Kebebasan,
Kemajuan,
Kesetaraan.
Semilir angin membisikan
Wanita cantik pemilik kesabaran
Perjuangannya lekat dalam ingatan.
Meninggalkan beribu kenangan.
4. Karena Raden Ajeng Kartini
Karya: Vania Kharizma
Dahulu kami terkekang ...
Kami terkurung ...
Mimpi pun dipenjara oleh larangan yang menjaga ...
Bercita-cita pun sulit ...
Berangan pun enggan ...
Bermimpi jadi tak bisa ...
Hanya wanita dan bayangnya ...
Gelap tanpa cahaya ...
Raden, kau sungguh satria ...
Ajeng, kau sungguh berani ...
Kartini, kau sungguh penuh mimpi ...
Perjuanganmu buatku berkarya ...
Semangatmu masih menjerit di telinga ...
Jasamu dirasakan seluruh wanita ...
Kami jadi mampu bermimpi ...
Kami sudah berani ...
Kami sudah beri bukti ...
Wanita juga bisa ...
Wanita pun berkarya ...
5. Terima Kasih Pahlawanku
Karya: Vania Kharizma
Raden Ajeng Kartini
Nama dengan seribu keharuman
Nama dengan seribu kebanggaan
Nama dengan seribu keindahan
Sosok wanita tangguh nan pemberani
Melawan ganasnya keadaan
Dengan penuh tekad
Ia berjuang
Demi para wanita bangsa
Bagaikan dewi bagi para wanita
Bagaikan ibu peri yang menunjukkan kekuatannya
Bagaikan pelita di tengah gelapnya malam
Sosokmu yang pantang menyerah
Membawa kami, para wanita
Menjadi lebih dihargai
Menjadi lebih istimewa
Beribu rasa terima kasih rasanya tidak cukup
Untuk kusampaikan padamu
Jasamu yang tak terhitung betapa berharganya
Bagi kita, para wanita
Karenamu, kita dapat berdiri di posisi sekarang Posisi yang lebih tinggi dari sebelumnya
Atas dirimu, kita belajar
Bahwa para wanita bukan kaum yang lemah
Bukan kaum yang bisa diinjak-injak semau mereka
Kita, para wanita
Adalah kamu yang berani
Untaian doa dan terimakasih ku kirim padamu
Pahlawanku...
Senang sekali bisa mengetahuimu
Bangga sekali dengan perjuanganmu
Kita, para Kartini muda
Akan melanjutkan perjuanganmu
Di masa kita
Terima kasih pahlawanku
Itulah contoh-contoh puisi Hari Kartini. Selamat memperingati!
Penulis adalah peserta MagangHub Kemnaker di detikcom.










































