5 Contoh Puisi Tema Hari Kartini yang Singkat, Penuh Makna, dan Inspiratif

ADVERTISEMENT

5 Contoh Puisi Tema Hari Kartini yang Singkat, Penuh Makna, dan Inspiratif

Callan Rahmadyvi Triyunanto - detikEdu
Senin, 20 Apr 2026 07:00 WIB
Ilustrasi puisi
Ilustrasi puisi. Foto: Getty Images/iStockphoto/mizar_21984
Jakarta -

Tak terasa sebentar lagi masyarakat Indonesia akan merayakan Hari Kartini. Biasanya, perayaan hari bersejarah ini turut diwarnai dengan kegiatan membacakan puisi-puisi yang indah. Seperti apa contoh puisi Hari Kartini yang singkat, tetapi tetap penuh makna?

Pada 2026 ini, perayaan Hari Kartini jatuh pada hari Selasa (21/4/2026). Peringatan tahunan ini didedikasikan untuk menghormati Raden Ajeng (RA) Kartini, pahlawan nasional yang memperjuangkan hak-hak perempuan dan pendidikan pada akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20.

Lantas, apa saja pilihan puisi yang pas dibacakan untuk mengenang perjuangan sosok pahlawan tersebut? Berikut beberapa contohnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Puisi Hari Kartini

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), puisi adalah gubahan dalam bahasa yang bentuknya dipilih dan ditata secara cermat, sehingga mempertajam kesadaran orang akan pengalaman hidup dan membangkitkan tanggapan khusus lewat penataan bunyi, irama, dan makna khusus.

ADVERTISEMENT

Berikut ini beberapa puisi yang bisa dibacakan detikers dalam perayaan Hari Kartini untuk mengenang perjuangannya. Simak contoh puisinya di bawah ini, dikutip dari buku Puisi untuk ibu Kartini yang dituliskan oleh Clarisa, dkk dan buku Kartiniku, Kartinimu, Kartini Kita (Kumpulan Puisi) yang dituliskan oleh Vania Kharizma, dkk.

1. R.A. Kartini

Karya: Ahmad Maulana

Engkau adalah puteri yang berjiwa pahlawan

Rela mengorbankan jiwa, serta ragamu

Tak gentar melawan takdirmu

Untuk memajukan negera ini


Engkau adalah sosok srikandi

Yang rela mengorbankan harta, dan bendamu

Tidak pernah merasa letih dalam

Memperjuangkan negara ini


Engkau adalah pahlawan dari kaummu

Cita-citamu amatlah mulia

Demi mewujudkan tunas bangsa

Kebanggaan agama serta negara


2. Kasih Lembut Ibu Pertiwi

Karya: Aliffia Wiraninda


Kartini...

Siapa yang tak mengenalmu, wahai Kartini.

Wanita yang tangguh, wanita yang tak pernah merasa takut untuk melawan kejinya dunia ini.


Lembut kasihmu

Ramah tutur katamu

Membuat dunia ini menangis bersimbah darah atas kepergianmu.


Kau adalah wanita terhebat bagiku

Kau adalah ibu dari milyaran wanita di dunia ini

Kau mampu mempertaruhkan nyawamu demi negeri ini


Demi wanita Indonesia

Juga demi bangsa Indonesia.

Terimakasih Kartini.


3. Dia itu Superhero!

Karya: May Pochan


Kesiur angin mengabarkan

Wanita luar biasa dengan segala perjuangan

Banyak hal yang dikorbankan

Waktu,

Tenaga,

Fikiran,

Hingga perasaan.


Cicitan burung menyampaikan

Wanita Jepara dengan seluruh keuletan

Memperjuangkan kemerdekaan

Kebebasan,

Kemajuan,

Kesetaraan.


Semilir angin membisikan

Wanita cantik pemilik kesabaran

Perjuangannya lekat dalam ingatan.

Meninggalkan beribu kenangan.

4. Karena Raden Ajeng Kartini

Karya: Vania Kharizma


Dahulu kami terkekang ...

Kami terkurung ...

Mimpi pun dipenjara oleh larangan yang menjaga ...

Bercita-cita pun sulit ...

Berangan pun enggan ...

Bermimpi jadi tak bisa ...

Hanya wanita dan bayangnya ...

Gelap tanpa cahaya ...


Raden, kau sungguh satria ...

Ajeng, kau sungguh berani ...

Kartini, kau sungguh penuh mimpi ...

Perjuanganmu buatku berkarya ...

Semangatmu masih menjerit di telinga ...

Jasamu dirasakan seluruh wanita ...


Kami jadi mampu bermimpi ...

Kami sudah berani ...

Kami sudah beri bukti ...

Wanita juga bisa ...

Wanita pun berkarya ...


5. Terima Kasih Pahlawanku

Karya: Vania Kharizma


Raden Ajeng Kartini

Nama dengan seribu keharuman

Nama dengan seribu kebanggaan

Nama dengan seribu keindahan


Sosok wanita tangguh nan pemberani

Melawan ganasnya keadaan

Dengan penuh tekad

Ia berjuang

Demi para wanita bangsa


Bagaikan dewi bagi para wanita

Bagaikan ibu peri yang menunjukkan kekuatannya

Bagaikan pelita di tengah gelapnya malam


Sosokmu yang pantang menyerah

Membawa kami, para wanita

Menjadi lebih dihargai

Menjadi lebih istimewa


Beribu rasa terima kasih rasanya tidak cukup

Untuk kusampaikan padamu


Jasamu yang tak terhitung betapa berharganya

Bagi kita, para wanita

Karenamu, kita dapat berdiri di posisi sekarang Posisi yang lebih tinggi dari sebelumnya


Atas dirimu, kita belajar

Bahwa para wanita bukan kaum yang lemah

Bukan kaum yang bisa diinjak-injak semau mereka

Kita, para wanita

Adalah kamu yang berani


Untaian doa dan terimakasih ku kirim padamu

Pahlawanku...

Senang sekali bisa mengetahuimu

Bangga sekali dengan perjuanganmu


Kita, para Kartini muda

Akan melanjutkan perjuanganmu

Di masa kita

Terima kasih pahlawanku

Itulah contoh-contoh puisi Hari Kartini. Selamat memperingati!

Penulis adalah peserta MagangHub Kemnaker di detikcom.



(nah/nah)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads