Mudik Ternyata Tak Cuma Ada di Indonesia, Begini Contoh di India hingga China

ADVERTISEMENT

Mudik Ternyata Tak Cuma Ada di Indonesia, Begini Contoh di India hingga China

Novia Aisyah - detikEdu
Kamis, 19 Mar 2026 14:00 WIB
NEW DELHI, INDIA - OCTOBER 23: Heavy traffic jam as huge gathering of passengers to travel their hometown on the eve of Diwali Festival, outside Anand vihar Kaushambi Bus Depot, on October 23, 2022 in New Delhi, India. (Photo by Salman Ali/Hindustan
Warga India pulang kampung untuk rayakan Diwali. Foto: (Salman Ali/Getty Images)
Jakarta -

Mudik sangat melekat dengan warga Indonesia jelang Idul Fitri. Apakah detikers tahu, tradisi serupa sebenarnya tidak hanya ditemukan di Indonesia?

Istilah mudik sendiri berasal dari kata udik. Istilah tersebut diambil dari bahasa Melayu, yakni udik, yang berarti hulu atau ujung.

Lantas, bagaimana praktik mudik di negara-negara lain?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mudik di India, China, dan Amerika Serikat

Menurut Ary Budiyanto, dosen antropologi Universitas Brawijaya, mudik pada hari raya tidak hanya dilakukan di Indonesia. Di luar negeri juga demikian, dan tidak hanya dilakukan oleh muslim. Ia menjelaskan, di luar negeri, kegiatan mudik cenderung dilakukan dengan konteks religius.

ADVERTISEMENT

"Kalau di India ada yang begitu, tapi kebanyakan lebih ke bukan leluhur, tapi ke tempat-tempat yang suci. Keluarganya pernah ke sana," jelas Ary kepada detikEdu, ditulis Rabu (18/3/2026).

"Jadi kalau dia memujanya ke Ganesha misalnya, pernah di daerah utara misalnya. Mudiknya (ke sana) sambil ke keluarganya juga ada yang begitu," imbuhnya.

Di China pun demikian. Ary mengatakan, karena China memiliki wilayah yang luas seperti Indonesia, maka ada budaya seperti mudik.

"Mereka dari utara ke selatan, selatan ke utara, barat ke timur itu kan mudik," ujar Ary yang pernah tinggal setahun di India ini.

Lulusan Universitas Gadjah Mada ini juga menuturkan, di Amerika Serikat, budaya mudik bahkan sudah dipersiapkan sejak Oktober. Hal ini dilakukan umat Kristen dalam rangka merayakan Natal.

Menurut Ary, mudik merupakan bagian dari kebudayaan dan insting untuk kembali ke asal, mencari akar, menghilangkan kepenatan, dan mencari memori untuk 'mengisi ulang' diri. Selain itu, mudik juga bisa didorong karena adanya kegelisahan-kegelisahan yang perlu diselesaikan.

"Itu semua yang menjadikan manusia ingin kembali gitu loh. Tapi itu juga dikarenakan karena budaya itu kan diwariskan. Dari orang tua ke anak, cucu, anak, cucu, anak, cucu, anak, cucu, itu kan karena diulang-ulang terus, mereka juga punya insting untuk begitu," terang Ary.



(nah/twu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads