Jika saat berada di kasur tiba-tiba kulitmu terasa tergigit oleh sesuatu, bisa jadi itu perbuatan kutu kasur. Hewan ini berukuran sangat kecil dan sanggup bersembunyi sangat baik sehingga sulit terdeteksi. Lantas bagaimana cara mengusirnya?
Mengutip Naked Science, kutu kasur termasuk serangga yang sulit dikendalikan. Alasannya karena mereka bisa bersembunyi sangat baik sehingga pengendalian dengan suhu tinggi, pembekuan, insektisida, dan tradisional, menjadi kurang ampuh.
Namun, baru-baru ini ilmuwan dari Amerika Serikat (AS) menemukan temuan baru yang bisa mengubah strategi pemberantasan kutu kasur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cara Mengusir Kutu Kasur
Studi yang dipublikasikan di Journal of Ethology pada 17 Desember 2025, menemukan bahwa semua kutu kasur, baik jantan, betina, maupun nimfa, menghindari permukaan basah. Mereka bergerak cepat menjauh dari air karena saluran pernapasan tubuhnya bisa tersumbat saat terkena cairan.
Para ilmuwan mengamati bahwa ketika mendekati permukaan basah, semua kutu kasur, baik jantan, betina, maupun nimfa, langsung berbalik dan bergerak menjauh dengan cepat. Kecepatan mereka bahkan 38 persen lebih tinggi dibandingkan saat mendekati air.
Selain itu, nimfa menjaga jarak aman dari air 60 persen lebih panjang dibandingkan kutu dewasa.
Profesor entomologi Dong-Hwan Choe menjelaskan bahwa perilaku ini disebabkan oleh struktur tubuh kutu kasur. Pada sisi dan bagian bawah perut terdapat saluran pernapasan atau stigma. Tanpa paru-paru, jika saluran ini tersumbat oleh air, kutu kasur tidak dapat bernapas.
"Air menempel dengan baik pada permukaan serangga, sehingga sangat berbahaya dari sudut pandang mereka. Jadi tidak mengherankan jika mereka mengembangkan rasa jijik yang kuat terhadap air," ucapnya.
Temuan ini memiliki implikasi penting dalam pengendalian kutu kasur. Saat mengembangkan insektisida, perilaku menghindari permukaan basah harus diperhitungkan.
Jika zat berbasis air tidak membunuh kutu secara langsung, serangga ini dapat berpindah ke area kering tanpa benar-benar hilang dari rumah.
Kutu Kasur Telah Menjadi Hama
Pengendalian kutu kasur telah menjadi perhatian serius. Badan-badan Amerika Serikat (AS) seperti Environmental Protection Agency (EPA), Centers for Disease Control and Prevention (CDC), dan United States Department of Agriculture (USDA) menyebut kutu kasur sebagai hama kesehatan masyarakat. Meski demikian, berbeda dengan sebagian besar hama, kutu kasur tidak diketahui menularkan penyakit, seperti dilansir dari EPA.gov.
Menurut Harvard Health, kutu kasur sulit ditemukan dan dikenali karena ukurannya yang kecil dan kebiasaan bersembunyi. Mereka paling aktif pada malam hari saat orang tidur dan bersembunyi di siang hari di tempat gelap seperti jahitan kasur, rangka tempat tidur, celah furnitur, papan lantai, atau bahkan lubang listrik.
Penulis adalah peserta magangHub Kemnaker di detikcom.
(faz/faz)











































