Video peluncuran rudal beredar di media sosial dalam beberapa hari terakhir di tengah situasi konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Salah satu rudal yang disebut milik Iran, diluncurkan sebagai balasan atas serangan Israel dan AS ke Teheran dan kota lain.
Menurut laporan AlJazeera, yang dikutip Rabu (4/3/2026), serangan balasan Iran menargetkan Israel dan pos-pos militer AS, termasuk yang ada di wilayah Timur Tengah. Serangan ini dilakukan imbas gugurnya pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, pada Sabtu (28/2/2026).
Dalam serangan tersebut, salah satu yang digunakan yaitu rudal balistik. Lantas seperti apa rudal balistik Iran?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa Itu Rudal Balistik?
Rudal balistik adalah sistem senjata strategis otomatis yang digerakkan roket, yang mengikuti lintasan balistik dan meluncur ke target yang telah ditentukan. Rudal balistik dapat membawa bahan peledak konvensional serta amunisi kimia, biologi, atau nuklir, demikian dilansir Britannica.
Rudal-rudal tersebut dapat diluncurkan dari pesawat terbang, kapal, dan kapal selam, selain dari silo berbasis darat dan platform bergerak. Diketahui, cadangan rudal balistik milik Iran jadi yang terbesar di Timur Tengah, menurut US Office of the Director of National Intelligence.
Rudal balistik Iran dengan jangkauan terjauh dapat menempuh jarak antara 2.000 km dan 2.500 km. Dengan jangkauan ini, berarti rudal-rudal dapat mencapai Israel, pangkalan-pangkalan yang terkait dengan AS di seluruh Teluk dan sebagian besar wilayah yang lebih luas.
Bagaimana Rudal Balistik Bekerja?
Rudal balistik diluncurkan menggunakan mesin roket yang kuat, kemudian melesat ke atas menuju atmosfer bagian atas atau bahkan luar angkasa, bergerak dengan kecepatan yang sangat tinggi. Setelah mesinnya dimatikan, rudal tersebut mengikuti jalur yang telah ditentukan, memasuki kembali atmosfer dengan penurunan yang curam sebelum mengenai targetnya.
Mengutip AlJazeera, rudal balistik dapat menempuh jarak mulai dari beberapa ratus kilometer hingga lebih dari 10.000 kilometer melintasi benua. Rudal balistik bisa menempuh ribuan kilometer hanya dalam beberapa menit.
Kecepatan perjalanan rudal biasanya diukur dalam Mach, satuan yang setara dengan kecepatan suara. Misalnya, Mach 5 berarti lima kali kecepatan suara.
Beberapa rudal balistik, biasanya yang berjarak lebih pendek, mencapai kecepatan supersonik yaitu lebih cepat dari Mach 1, atau sekitar 1.225 km/jam. Sementara yang lain, biasanya rudal yang berjarak lebih jauh, dapat bergerak dengan kecepatan hipersonik yaitu lebih besar dari Mach 5 (6.125 km/jam).
Rudal balistik bisa sangat berbahaya karena kombinasi jangkauan jauh, kecepatan tinggi, sehingga memberi sistem pertahanan sedikit waktu untuk bereaksi. Saat sudah memasuki kembali atmosfer, rudal tersebut turun lebih cepat, sehingga semakin sulit untuk dicegat.
Beberapa rudal juga menggunakan umpan atau tindakan penanggulangan lainnya untuk mengelabui radar dan sistem pertahanan rudal musuh, sehingga lebih sulit untuk dicegat.
Rudal-rudal yang Dimiliki Iran
1. Rudal balistik jarak pendek (sekitar 150-800 km)
Rudal balistik ini dirancang untuk target militer terdekat dan serangan regional yang cepat. Jangkauan yang lebih pendek dapat menjadi keuntungan dalam situasi krisis. Rudal-rudal ini dapat diluncurkan secara beruntun, memperpendek waktu peringatan dan mempersulit serangan pendahuluan.
2. Rudal balistik jarak menengah (sekitar 1.500-2.000 km)
Rudal jarak menengah ini bisa menjangkau Israel dan sejumlah besar fasilitas yang terkait dengan AS di Qatar, Bahrain, Kuwait, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.
3. Rudal jelajah terbang rendah
Rudal jenis ini dapat mengikuti kontur medan dan sering kali lebih sulit dideteksi dan dilacak, terutama ketika diluncurkan bersamaan dengan drone atau salvo balistik yang dirancang untuk membebani pertahanan udara.
Iran secara luas dinilai memiliki rudal jelajah serang darat dan anti-kapal, seperti Soumar (jangkauan 2.500 km), Ya-Ali, varian Quds, Hoveyzeh, Paveh, dan Ra'ad.
Lihat Video 'Iran: Pemilik Cadangan Rudal Balistik Terbesar di Timur Tengah!':
(faz/nwk)










































