Prof Jiang yang Suka Ditonton Dian Sastro Prediksi AS Kalah Lawan Iran

Prof Jiang yang Suka Ditonton Dian Sastro Prediksi AS Kalah Lawan Iran

Novia Aisyah - detikEdu
Rabu, 04 Mar 2026 14:00 WIB
Iran: Bagaimana Nasib Republik Islam Usai Kematian Khamenei?
Iran berduka atas kematian Khamenei. Foto: DW (News)
Jakarta -

Prof Jiang Xueqin yang kontennya suka ditonton Dian Sastro, telah memprediksi Amerika Serikat (AS) akan berperang dengan Iran sejak 2024 lalu. Dalam prediksinya, AS akan kalah. Kekalahan ini juga dikatakan oleh Prof Jiang, akan mengubah tatanan seluruh dunia selamanya.

"Pada kelas sebelumnya, kita melihat ke salah satu alasan kenapa AS menginvasi Iran, yang mana merupakan lobi Israel," kata Prof Jiang.

"Dan pada kelas hari ini kita akan melihat alasan lainnya, yang mana merupakan pertahanan empire (imperial). Amerika adalah suatu imperial dan harus mempertahankan status imperialisnya," terang Prof Jiang melalui salah satu videonya pada (10/5/2024), dikutip dari kanal YouTube miliknya, Predictive History.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prof Jiang menerangkan, untuk memahami bagaimana AS menjadi suatu 'imperial', maka harus melihat kembali sejak saat bagaimana Amerika terbentuk, yakni pada 1776 ketika mereka menyatakan kemerdekaan dari Inggris.

ADVERTISEMENT

Apa yang Akan Terjadi dengan AS dan Iran?

"Jadi, seperti yang Anda ketahui, Perang Dunia III telah dimulai. AS dan Israel telah mulai menyerang Iran dan kita sekarang berada di hari keempat perang ini," ungkap pendidik sekaligus penulis tersebut.

"Dan kita dapat memperkirakan perang ini akan berlangsung selama berminggu-minggu, mungkin juga selama bertahun-tahun. Tapi saya bisa meyakinkan Anda setelah perang ini berakhir, dunia tidak akan pernah sama lagi," kata Prof Jiang dalam video terbarunya pada Selasa (3/3/2026).

Lulusan Yale University ini mengatakan negara-negara kawasan Teluk atau Gulf Cooperation Council (GCC) merupakan unsur vital bagi 'imperial' AS. Fondasi AS terletak pada petrodolar.

Dijelaskan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), petrodolar adalah cadangan moneter yang berlimpah dalam bentuk dolar sebagai hasil penjualan minyak ke luar negeri.

Prof Jiang menyebut jika GCC kolaps, maka perekonomian Amerika akan runtuh. Di sisi lain, menurutnya 80% makanan yang dikonsumsi negara-negara GCC merupakan impor. Oleh sebab itu, jika Selat Hormuz ditutup maka mereka akan kelaparan.

"Jadi Selat Hormuz adalah kunci dan Iran menutupnya untuk mencekik ekonomi global dan oleh sebab itu meruntuhkan imperial AS," kata Prof Jiang.

Prof Jiang: Amerika Tidak Siap Perang Abad 21

Dalam videonya yang terbaru, Prof Jiang mengatakan AS tidak siap dengan perang abad 21. Ia mengatakan, AS menggunakan strategi "shock and awe".

Ia menerangkan "shock and awe" merupakan metode yang dianalogikan sebagai memenggal kepala musuh, kemudian tubuhnya akan jatuh. Akan tetapi Iran, menurut Prof Jiang, melihat hal ini sebagai perang agama. Maka dari itu Iran mengumumkan perang penuh.

Lebih lanjut ia menyebut saat ini komando dan kendali Iran terdesentralisasi. Apabila ada yang berusaha melumpuhkan Iran, yang lain akan tetap melanjutkan.

"Jadi Anda memenggal kepalanya, itu tidak mengubah apa pun," ujarnya.

"Tapi sayangnya Israel dan Amerika menggunakan ini sebagai doktrin militer. Doktrin militer hanya berarti bagaimana Anda merancang militer Anda untuk tujuan apa," lanjut Prof Jiang.

"Jadi meskipun Amerika tampak seperti tentara yang tak terkalahkan, mereka tidak dilengkapi untuk berperang dalam perang abad ke-21 melawan drone, melawan fanatik agama," kata sosok yang juga aktif di berbagai media luar negeri itu.

Ia memaparkan doktrin militer menentukan bagaimana berperang, melakukan birokrasi, dan menentukan bagaimana membelanjakan sumber daya.




(nah/pal)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads