Perairan di planet Bumi sejatinya memiliki beragam warna, dari safir dan biru langit hingga hijau keruh, abu-abu, dan cokelat. Namun, di mana air paling biru di muka bumi ini?
Air murni dalam jumlah kecil akan tampak sangat jernih dan tidak berwarna. Akan tetapi, dalam jumlah yang lebih besar, misalnya danau atau laut, air kerap kali berwarna biru mencolok. Apa sebabnya?
Hal tersebut dikarenakan, molekul air menyerap panjang gelombang cahaya yang lebih panjang seperti merah secara lebih efisien daripada panjang gelombang yang lebih pendek seperti biru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika sinar matahari mengenai perairan yang dalam, cahaya merah mudah diserap. Sebaliknya, cahaya biru lebih cenderung tersebar dan dipantulkan kembali ke mata kita.
Warna air juga dapat dipengaruhi oleh keberadaan pengotor, termasuk mineral, sedimen berpasir, lumpur, dan bahan organik, yang semuanya memengaruhi bagaimana cahaya bergerak melaluinya. Meskipun kemurnian dan kejernihan tidak selalu menjamin warna air jadi biru tua, keduanya berfungsi sebagai indikator yang dapat dipercaya.
Air Tawar Paling Jernih
Air tawar paling jernih yang diketahui adalah Rotomairewhenua atau Danau Biru di Taman Nasional Danau Nelson, Selandia Baru. Sebuah studi pada 2011 oleh National Institute of Water and Atmospheric Research (NIWA) menemukan visibilitas danau tersebut mencapai sekitar 80 meter (262 kaki) di bawah permukaan air, artinya sangat dekat dengan batas teoritis untuk air murni.
Hal ini menurut beberapa pendapat, menjadikannya air tawar paling jernih yang diketahui di dunia dan lebih jernih daripada hampir semua air laut di Bumi.
"Mungkin ada sistem lain di suatu tempat di dunia yang sebanding, tetapi tidak banyak perbedaan antara kejernihan Danau Biru dan air murni," kata ilmuwan utama di NIWA, Dr Rob Davies-Colley kepada Nelson Mail, seperti dilansir NIWA.
"Jika ada hal lain di dunia yang lebih jernih, itu mungkin hanya sedikit lebih jernih," katanya lagi, dikutip dari IFLScience.
Diyakini air Danau Biru sangat jernih karena disaring melalui moraine (puing-puing glasial), sebelum sampai ke danau. Kejernihan airnya sangat tinggi sehingga memiliki warna biru-ungu yang cerah. Tidak heran jika tempat ini dianggap sebagai situs suci oleh penduduk Maori setempat.
Selain itu, air laut mana yang paling biru atau paling jernih di planet ini?
Laut Paling Biru
Salah satu kandidat air laut paling biru adalah Laut Weddell, bagian dari Samudra Selatan yang mengelilingi Antarktika. Pada 1986, para peneliti dari Institut Alfred Wegener menguji air Laut Weddell pada hari yang cerah menggunakan cakram Secchi, alat sederhana yang digunakan untuk mengukur transparansi air.
Cakram tersebut terlihat dari jarak 79 meter (259 kaki) di bawah air, memecahkan rekor sebelumnya untuk transparansi air. Air di sana juga mendekati batas teoritis untuk air murni.
Namun, satelit memberikan pandangan yang berbeda. Sejak akhir 1970-an, NASA telah menggunakan data satelit untuk mengukur warna laut sebagai cara untuk memperkirakan kelimpahan fitoplankton di berbagai bagian laut. Warna hijau dan kuning menunjukkan adanya kadar klorofil yang tinggi dari fitoplankton dan warna biru menunjukkan kadar yang rendah.
Pada 2017, analisis mereka menunjukkan sebagian besar wilayah Pasifik Selatan memiliki perairan yang paling luas dan paling biru di dunia. Hal ini karena wilayah tersebut berada di tengah Pusaran Pasifik Selatan, sebuah sistem arus berputar berukuran raksasa.
Perairan yang dinamis ini dapat menghambat kehidupan dengan mendorong nutrisi, seperti nitrogen dan fosfor, ke perairan yang lebih dalam di mana fotosintesis tidak mungkin terjadi. Karena tidak adanya kehidupan, perairan tersebut memancarkan warna biru murni.
"Warna biru ini adalah ekspresi makroskopis dari kurangnya kehidupan laut. Kami belum melihat satu pun ikan atau kapal lain sejak kami meninggalkan Tahiti-ini bukan jalur pelayaran utama. Pusaran samudra sering disebut gurun laut," jelas sebuah blog NASA pada 2017.
"Di darat, lanskap gurun memiliki kemampuan terbatas dalam mendukung kehidupan karena ketersediaan air. Di sini, kurangnya air bukanlah masalahnya. Namun, air (di sini) setidaknya merupakan pendukung dalam mencegah kehidupan berkembang," lanjut mereka.
Simak Video "Video: Air Laut Disulap Jadi Air Bersih, Solusi Keren untuk Hotel di Bali"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/pal)











































