Link Pendaftaran OSN 2026 SD-SMA Dibuka, Dicari Siswa Terbaik!

ADVERTISEMENT

Link Pendaftaran OSN 2026 SD-SMA Dibuka, Dicari Siswa Terbaik!

Siti Nur Salsabilah - detikEdu
Rabu, 04 Feb 2026 07:00 WIB
Link Pendaftaran OSN 2026 SD-SMA Dibuka, Dicari Siswa Terbaik!
Foto: Dok. Puspresnas
Jakarta -

Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membuka pendaftaran Olimpiade Sains Nasional atau OSN SD, SMP dan SMA 2026. Pendaftaran dibuka dari tanggal 1-28 Februari 2026 yang dilakukan secara daring (online).

Pendaftaran dilakukan oleh sekolah melalui operator dengan melengkapi data peserta OSN secara akurat dan benar lewat link pendaftaran OSN 2026 SD-SMA di https://daftar-bpti.kemendikdasmen.go.id.

OSN merupakan ajang talenta tingkat nasional di bidang sains yang ditujukan bagi siswa/i di jenjang SD/MI, SMP/MTS, dan SMA/MA/SMK/MAK/Sederajat. Pada tingkat sekolah dasar dan menengah pertama terdiri dari 3 cabang talenta di bidang Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara pada tingkat SMA, terdiri dari 9 cabang ajang yaitu Matematika, Fisika, Kimia, Informatika/Komputer, Biologi, Astronomi, Ekonomi, Kebumian, dan Geografi.

Ajang ini terdiri dari empat tahapan seleksi, mulai dari tingkat sekolah (OSN-S), tingkat kabupaten/kota (OSN-K), tingkat provinsi (OSN-P), dan tingkat nasional (semifinal dan final).

ADVERTISEMENT

OSN bertujuan untuk mengembangkan potensi dan kompetensi peserta didik sejak dini di bidang sains melalui kemampuan berpikir kritis, logis, dan kreatif dengan pendekatan Science, Technology, Engineering, Mathematics (STEM).

Jadwal OSN SD hingga SMA 2026


1. Jadwal OSN SD-SMP

  • Sosialisasi OSN (hybrid): 29 Januari 2026
  • Seleksi tingkat sekolah (OSN-S): 2 Januari - 28 Februari 2026
  • Pendaftaran portal registrasi: 1-28 Februari 2026
  • Uji Coba tingkat Kab./Kota (OSN- K) dan Penjelasan Teknis: 5-8 Mei 2026
  • Seleksi tingkat Kab./ Kota (OSN-K): 8 Juni 2026
  • Pengumuman OSN-K: 26 Juni 2026
  • Uji Coba tingkat Provinsi (OSN-P): 30 Juni - 1 Juli 2026
  • Seleksi tingkat Provinsi (OSN-P): 6 Juli 2026
  • Pengumuman OSN-P: 20 Juli 2026
  • Pelaksanaan Uji Coba Semifinal OSN Jenjang Dikdas: 6-7 Agustus 2026
  • Semifinal OSN jenjang Dikdas: 13 Agustus 2026
  • Pengumuman Finalis Nasional: 16 Agustus 2026
  • Seleksi Tingkat Nasional (OSN) jenjang Dikdas: 25-31 Agustus 2026

2. Jadwal OSN SMA

  • Sosialisasi OSN: 30 Januari 2026
  • Pendaftaran Peserta: 1-28 Februari 2026
  • Pendaftaran Proktor, Penanggung Jawab, Tim Teknis dan pengawas: 1-28 Februari 2026
  • Pemetaan Pengawas: 10-24 Maret 2026
  • Pengisian pakta integritas penanggung jawab, teknisi, proktor dan pengawas: 24 Maret - 10 April 2026
  • Uji Coba Seleksi tingkat Kab/Kota (OSN-K): 6-7 Mei 2026
  • Seleksi tingkat kab/ kota (OSN-K): 18-19 Juni 2026
  • Pengumuman OSN-K: 3 Juli 2026
  • Uji Coba Seleksi tingkat Provinsi (OSN-P):14-15 Juli 2026
  • Seleksi tingkat Provinsi (OSN-P): 27-29 Juli 2026
  • Pengumuman OSN-P: 5 Agustus 2026
  • OSN Tahap Semifinal: 12 Agustus 2026
  • Pengumuman hasil Semifinal: 18 Agustus 2026
  • Seleksi OSN tahap Final: 14-20 September 2026

Persyaratan Peserta OSN 2026 SD-SMA

1. Jenjang SD/Sederajat

OSN-Kota

  • Surat keterangan yang ditandatangani oleh kepala sekolah
  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Peserta Didik Kelas IV dan V SD/MI/Sederajat
  • Tiap sekolah maksimal 5 peserta didik per bidang

OSN-Provinsi

  • Lolos Seleksi OSN-K
  • 5 orang mewakili tiap kabupaten/kota per bidang
  • Satu sekolah maksimal 2 orang per bidang

SEMIFINAL OSN

  • Lolos seleksi OSN-P
  • 115 Peserta (76 peringkat nasional, 38 perwakilan Provinsi dan 1 perwakilan SILN)

FINAL OSN

  • Lolos Semifinal OSN
  • Rangking 1-50 Semifinal OSN

2. Jenjang SMP/Sederajat

  • WNI kelas VII atau VIII SMP/MTs/Sederajat Tahun Ajaran 2025/2026
  • Memiliki Nomor Induk Siswa Nasional
  • Memiliki Surat Keterangan dari Kepala Sekolah
  • Peserta peraih medali emas dapat mengikuti kembali OSN di tahun berikutnya dengan cabang ajang yang berbeda

OSN-Kota

  • Peserta OSN-K adalah peserta didik kelas VII atau VIII SMP/MTs atau yang sederajat di tahun ajaran 2025/2026 yang sudah lolos seleksi OSN-S, dan memenuhi syarat yang telah ditentukan oleh masing-masing cabang ajang.
  • Sekolah berhak mengirimkan peserta didik terbaik hasil OSN-S dengan jumlah maksimal 5 peserta per cabang ajang.

OSN-Provinsi

Peserta OSN-P terdiri dari peserta didik hasil seleksi OSN-K, dengan jumlah peserta tiap kabupaten/kota maksimum 5 peserta per cabang ajang dan maksimal 2 orang per sekolah per cabang ajang.

SEMIFINAL OSN

Peserta OSN tahap Semifinal per bidang berjumlah 115 peserta didik hasil seleksi OSN-P yang terdiri dari:
a) Pemeringkatan peserta nasional sebanyak 76 peserta;
b) Peserta perwakilan provinsi masing-masing 1 peserta (1 x 38= 38 peserta) dan 1 peserta perwakilan SILN.
c) Setiap Provinsi diwakili oleh minimal 1 peserta dan maksimal 5 peserta per cabang ajang.

FINAL OSN

Peserta OSN tahap Final per bidang adalah 50 peserta terbaik hasil seleksi OSN tahap Semifinal.

3. Jenjang SMA dan Sederajat

  • Peserta OSN adalah peserta didik SMP/MTs/Sederajat kelas IX dan SMA/MA/SMK/MAK/sederajat kelas X dan XI.
  • Peserta SMP/MTs kelas VIII peraih medali emas OSN SMP cabang Matematika dapat mengikuti OSN SMA cabang matematika.
  • Peserta hanya dapat mendaftar satu cabang ajang.
  • Peserta mampu mengikuti seluruh rangkaian tes OSN secara mandiri.
  • Tidak buta warna untuk cabang astronomi, kimia, geografi dan kebumian.
  • Mampu melakukan kegiatan praktik lapangan untuk cabang geografi, kebumian dan astronomi.
  • Peraih medali emas di tahun sebelumnya dapat mengikuti kembali OSN 2026 di cabang yang berbeda.
  • Untuk peserta yang mengalami pindah sekolah ke kabupaten/kota dan/atau provinsi lain, status kabupaten/kota dan/atau provinsi peserta tetap mengacu kepada surat keputusan pemenang OSN-K yang dikeluarkan Dinas Pendidikan Provinsi sebelumnya.

OSN-Kota

  • Satuan pendidikan berhak mengirimkan peserta didik hasil OSN-S dengan jumlah maksimal 5 peserta per cabang
  • Pelaksanaan OSN-K wajib dilaksanakan di Satuan Pendidikan masing-masing.

OSN-Provinsi

  • Peserta OSN-P adalah peserta didik hasil seleksi OSN-K. Jumlah maksimum peserta OSN-P setiap cabang ajang talenta dari setiap satuan pendidikan sebanyak 3 peserta didik.
  • Tiap provinsi memiliki jumlah maksimum peserta yang berbeda. Penentuan kuota peserta tiap provinsi pada dihitung dengan mempertimbangkan:
    1) Jumlah pendaftar tahun 2025 dengan bobot 25%
    2) Jumlah satuan pendidikan pada tahun 2025 dengan bobot 25%
    3) Jumlah finalis OSN 3 tahun sebelumnya (2023 s.d 2025) dengan bobot 50%
  • Jumlah maksimum setiap kabupaten/kota ditetapkan berdasarkan kuota provinsi, 27 dengan ketentuan bahwa apabila kuota provinsi melebihi sepuluh kali jumlah kabupaten/kota, maka kuota kabupaten/kota ditetapkan secara proporsional berdasarkan pembagian kuota provinsi terhadap jumlah kabupaten/kota, sedangkan apabila tidak melebihi ketentuan tersebut, setiap kabupaten/kota diberikan kuota tetap sebanyak 10
  • Peserta didik terbaik di setiap kabupaten/kota akan menjadi peserta OSN-P. Alokasi peserta OSN-P lainnya di setiap provinsi ditetapkan berdasarkan pemenuhan nilai ambang batas (passing grade).
  • Jumlah di setiap provinsi tidak boleh melebihi dan tidak harus sebanyak jumlah maksimum provinsi maupun jumlah maksimum kabupaten/kota jika tidak melewati passing grade.

SEMIFINAL OSN

Peserta OSN tahap Semifinal per cabang ajang talenta berjumlah 100 peserta didik yang merupakan hasil seleksi OSN-P dengan ketentuan:
1) Setiap provinsi minimal 1 peserta didik peringkat ke 1 provinsi
2) Setiap provinsi maksimal 15 peserta didik
3) Setiap satuan pendidikan maksimal 2 peserta didik

FINAL OSN

Peserta OSN 2026 jenjang SMA tahap final per cabang ajang talenta berjumlah 60 peserta dengan nilai terbaik hasil seleksi OSN tahap Semifinal.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Jakarta Juara Umum OSN Dikmen 2025, Pramono: Sangat Membanggakan"
[Gambas:Video 20detik]
(sls/pal)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads