Banyak yang tidak menyadari, nama sebuah negara tidak selalu seragam di semua bahasa. Sama seperti Indonesia yang menyesuaikan penulisan dan pelafalan nama negara lain, misalnya Thailand menjadi Tailan, negara lain juga memiliki hak dan kebiasaan linguistik untuk memanggil Indonesia dengan variasi nama yang menyesuaikan sistem bahasa mereka.
Fenomena ini dikenal dalam kajian kebahasaan sebagai eksonim, yaitu bentuk nama geografis yang digunakan oleh suatu bahasa untuk menyebut tempat di luar wilayah bahasanya sendiri.
Menurut United Nations Group of Experts on Geographical Names (UNGEGN), eksonim adalah bagian dari sistem penamaan geografis global yang mencerminkan keanekaragaman budaya dan bahasa dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
UNGEGN bertugas mengoordinasikan dan membakukan nama-nama geografis antarnegara. Salah satu mandat lembaga ini adalah meminta setiap negara anggota PBB untuk melaporkan daftar nama geografis dan eksonim resmi yang digunakan di negara mereka.
Laporan ini kemudian dihimpun dan dipublikasikan secara internasional melalui basis data resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) seperti United Nations Multilingual Terminology Database (UNTERM) dan World Geographical Names Database (WGNDB).
Negara Lain Punya Hak Memanggil Indonesia Sesuai Bahasanya
Dalam praktiknya, perbedaan penyebutan nama Indonesia di berbagai negara bukan bentuk kekeliruan, tetapi penyesuaian linguistik yang diakui secara resmi dalam sistem penamaan global. Setiap bahasa memiliki sistem bunyi, morfologi, dan ortografi tersendiri yang membentuk variasi eksonim.
Menurut United Nations Group of Experts on Geographical Names (UNGEGN), penggunaan eksonim merupakan hal yang wajar dalam perkembangan bahasa. Praktik ini juga menujukkan bagaimana hubungan sejarah, budaya, dan komunikasi antarbangsa turut membentuk cara suatu negara menyebut tempat atau wilayah di luar negaranya sendiri.
Berdasarkan laman resmi sejumlah pemerintah negara lain, cara penyebutan nama Indonesia bervariasi menyesuaikan kaidah bahasa dan pelafalan di masing-masing negara. Berikut beberapa contoh perbedaan penamaannya di berbagai bahasa.
- Prancis: IndonΓ©sie
- Rusia: ΠΠ½Π΄ΠΎΠ½Π΅Π·ΠΈΡ
- Tiongkok: ε°εΊ¦ε°Όθ₯ΏδΊ
- Arab: Ψ₯ΩΩΩΨ―ΩΩΩΩΨ³ΩΩΩ
- Maori: InitonΔ«hia
- Turki: Endonezya
Penyebutan yang beragam ini menunjukkan bahwa meski bentuknya berbeda, semua tetap merujuk pada satu entitas yang sama, yaitu Republik Indonesia. Variasi tersebut diakui dalam tatanan diplomatik internasional sebagai bagian dari sistem eksonim yang sah.
(nah/nah)











































