Ilmuwan Kini Bisa Lihat Tanaman Bernapas Secara Langsung

Ilmuwan Kini Bisa Lihat Tanaman Bernapas Secara Langsung

Abdur Rahman Ramadhan - detikEdu
Jumat, 16 Jan 2026 19:00 WIB
Ilmuwan Kini Bisa Lihat Tanaman Bernapas Secara Langsung
Foto: Gambar mikroskop konfokal 16-bit dari stomata tumbuhan jagung (Zea mays) yang terbuka. (Plant Physiology, Volume 199, Issue 4, Desember 2025, kiaf600)
Jakarta -

Bayangkan kalau ilmuwan benar-benar bisa menonton bagaimana tanaman bernapas, menghirup karbon dioksida, dan mengeluarkan uap air secara langsung dan dalam resolusi tinggi. Kini, hal itu bukan lagi fiksi ilmiah.

Melansir Science Daily, peneliti dari University of Illinois Urbana-Champaign (UIUC) berhasil menciptakan sistem baru bernama "Stomata In-Sight". Sistem ini memungkinkan ilmuwan melihat proses pernapasan tanaman secara real time.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cara Melihat Daun Bernapas

Stomata berasal dari bahasa Yunani yang berarti 'mulut. Stomata merupakan pori mikroskopis di permukaan daun.

Ketika terbuka, pori ini menyerap karbon dioksida untuk fotosintesis. Di saat yang sama, stomata juga kehilangan air.

ADVERTISEMENT

Untuk pertama kalinya, ilmuwan bisa memantau keseimbangan itu secara langsung. Terobosan Stomata In-Sight menunjukkan bagaimana daun bertukar gas dengan udara. Temuan ini dinilai berpotensi membuka jalan agar tanaman dapat tumbuh lebih efisien dan tahan kekeringan.

Ada kombinasi tiga teknologi utama dalam sistem Stomata In-Sight. Pertama, Live Confocal Microscopy, yaitu teknologi berbasis laser yang menghasilkan gambar 3D tajam dari sel tanaman hidup tanpa harus memotongnya.

Teknologi kedua yaitu Leaf Gas Exchange Measurement, alat sensitif yang menghitung jumlah karbon dioksida yang diserap dan uap air yang dilepaskan daun. Terakhir, teknologi Environmental Control Chamber, merupakan ruang khusus yang memungkinkan peneliti mengatur cahaya, suhu, dan kelembapan agar menyerupai kondisi pertanian nyata.

"Biasanya, kita harus memilih antara melihat stomata atau mengukur fungsinya. Sekarang kita bisa melakukan keduanya sekaligus," jelas tim peneliti yang terdiri dari Joseph D Crawford, Dustin Mayfield-Jones, Glenn A Fried, Nicolas Hernandez, dan Andrew DB Leakey.

Langkah Menuju Tanaman 'Cerdas' yang Hemat Air

Stomata berperan besar dalam menentukan efisiensi penggunaan air tanaman, salah satu faktor terpenting dalam pertanian modern. Semakin cerdas tanaman mengatur buka-tutup stomatanya, semakin hemat pula penggunaan air tanpa mengorbankan pertumbuhan.

Peneliti berharap sistem ini bisa membantu mengidentifikasi sinyal genetik dan kimia yang mengatur perilaku stomata. Dengan begitu, ilmuwan dapat mengembangkan varietas tanaman yang lebih efisien dan tahan terhadap kekeringan.

Penelitian ini diterbitkan di jurnal Plant Physiology dengan judul "Stomata in-sight: Integrating live confocal microscopy with leaf gas exchange and environmental control", 17 November 2025.




(rhr/twu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads