Mengapa Listrik Korslet Bisa Memicu Kebakaran?

Mengapa Listrik Korslet Bisa Memicu Kebakaran?

Nikita Rosa - detikEdu
Sabtu, 10 Jan 2026 07:00 WIB
Mengapa Listrik Korslet Bisa Memicu Kebakaran?
Mengapa Listrik Bisa Korslet? (Foto: Getty Images/Ana-O)
Jakarta -

Listrik korslet seringkali menjadi penyebab kebakaran rumah. Lantas, bagaimana caranya?

Dosen dan Peneliti Kelompok Keahlian Teknik Ketenagalistrikan, Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) ITB, Dr Kevin Marojahan Banjarnahor menjelaskan jika korsleting listrik terjadi ketika dua konduktor yang seharusnya tidak saling bersentuhan justru terhubung akibat kerusakan isolasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Secara teknis, korsleting listrik adalah kondisi ketika konduktor bertegangan bersentuhan dengan konduktor yang tidak bertegangan, misalnya karena isolasi kabel rusak akibat gigitan tikus," ujarnya dalam laman ITB, dikutip Sabtu (10/1/2026).

Ketika kontak itu terjadi, arus listrik dapat melonjak melebihi kapasitas kabel. Kenaikan arus akan menyebabkan temperatur meningkat. Adapun percikan yang muncul dapat memiliki suhu ekstrem.

ADVERTISEMENT

"Percikan listrik bisa mencapai lebih dari 3.000 derajat Celsius. Jika mengenai material yang mudah terbakar, api dapat langsung menyambar, terlebih bila MCB tidak bekerja optimal," katanya.

Kondisi tersebut semakin berbahaya karena korsleting tidak menunjukkan tanda-tanda awal. Banyak instalasi listrik tersembunyi di balik dinding atau plafon sehingga gangguan seperti rembesan air atau gigitan hewan tidak terdeteksi.

5 Penyebab Korsleting

Menurut Dr Kevin, ada lima kondisi yang paling sering memicu korsleting di rumah, yaitu:

1. Isolasi kabel rusak akibat usia, panas berlebih, atau gigitan hewan.

2. Sambungan kabel yang tidak sesuai standar

3. Stopkontak dan ekstensi berkualitas rendah atau menggunakan kabel berdiameter kecil

4. Peralatan dalam ruangan yang dipakai di area luar ruangan sehingga mudah terkena air

5. Penggunaan MCB atau sekring dengan rating terlalu besar sehingga tidak sensitif terhadap gangguan.

Tanda-tanda Korsleting

Kebakaran akibat korsleting dapat dicegah dengan pendeteksian dini. Beberapa tanda yang perlu diperhatikan termasuk:

1. Stopkontak, kabel, atau steker terasa panas

2. Bau gosong atau aroma kabel terbakar

3. Lampu berkedip atau peralatan listrik mati-hidup tanpa sebab

4. Miniature Circuit Breaker (MCB) sering turun

5. Isolasi kabel terlihat meleleh, retak, atau menghitam

6. Colokan terasa longgar atau terdengar bunyi berdengung dari stopkontak.

Langkah Penanganan saat Korsleting

Jika korsleting sudah terjadi, Dr Kevin mengatakan penangan cepat dapat mengurasi risiko kebakaran. Langkah penanganan yang dapat diambil adalah:

1. Pastikan perangkat proteksi bekerja, atau matikan MCB utama secara manual;

2. Gunakan APAR jenis CO? atau dry powder bila muncul api, dan jangan menyiram dengan air

3. Evakuasi penghuni rumah

4. Hubungi pemadam kebakaran bila api tidak terkendali dalam 30 detik

5. Pastikan aliran listrik sudah terputus sebelum menolong korban tersengat

6. Gunakan alat berisolasi seperti kayu saat memberikan pertolongan

7. Lakukan pengecekan instalasi oleh teknisi bersertifikat sebelum menyalakan listrik kembali




(nir/nwk)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads