Ahli Matematika Dunia: AI Tak Bisa Melakukan Penalaran Matematika

ADVERTISEMENT

Ahli Matematika Dunia: AI Tak Bisa Melakukan Penalaran Matematika

Devita Savitri - detikEdu
Kamis, 08 Jan 2026 20:30 WIB
Ahli Matematika Dunia: AI Tak Bisa Melakukan Penalaran Matematika
Ilustrasi matematika. Ahli matematika dunia kritik AI, begini katanya. Foto: freepik/Freepik
Jakarta -

Matematikawan dunia sekaligus profesor logika di Universitas Notre Dame Amerika Serikat, Joel David Hamkins beri kritik tajam terhadap sistem artificial intelligence (AI) saat ini. Menurutnya AI tidak berguna dalam mendukung pekerjaan matematika.

"Jawaban sampah yang tidak benar secara matematis," kata Hamkins soal AI dikutip dari laman Gadgets Now by The Times of India, Kamis (8/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kecewa dengan Respons AI

Kekecewaan Hamkins pada AI disampaikan dalam podcast ilmuwan komputer dan peneliti dari Massachusetts Institute of Technology (MIT), Lex Fridman. Hamkins menyebut meski sudah menggunakan AI versi berbayar, jawaban yang diberikan kecerdasan buatan tersebut tetap mengecewakannya.

"Saya sudah mencoba berbagai hal dan bereksperimen, tetapi saya sama sekali tidak merasa terbantu," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Hamkins menyatakan satu hal yang paling mengganggunya dalam menggunakan AI bukan berkaitan dengan kesalahan perhitungan matematika. Alih-alih hal tersebut, ia terganggu dengan cara AI bereaksi ketika dikoreksi.

Saat berinteraksi, Hamkins sempat menjelaskan kekurangan konkret dalam proses penalaran AI. Bukan memperbaikinya, AI malah menjawab dengan keyakinan tegas seperti, "Oh, itu tidak apa-apa."

Respons percaya diri atas kesalahan dan disertai penolakan jika dikoreksi, menurut Hamkins telah mengikis kepercayaan kolaboratif. Padahal, kepercayaan kolaboratif adalah hal penting yang mendasari dialog matematika.

Saking kecewanya dengan jawaban AI, Hamkins mengaku tidak ingin berbicara dengan manusia yang memiliki sifat serupa. Ia dengan tegas menyebut akan menghindarinya.

"Jika saya mengalami hal seperti itu dengan seseorang, saya akan menolak untuk berbicara lagi dengan orang itu," tegasnya.

AI Tak Bisa Lakukan Penalaran Matematika

Diketahui, kritik Hamkins hadir di tengah banyaknya pujian akan kemampuan AI yang datang dari komunitas matematika. Beberapa peneliti mengaku menciptakan terobosan baru dengan bantuan AI.

Misalnya, matematikawan Terence Tao yang menyatakan bila AI dapat memberikan hasil yang tampak sempurna. Sebaliknya, Hamkins menegaskan bila AI tak mampu melakukan penalaran matematika.

"Sejauh menyangkut penalaran matematika, tampaknya tidak dapat diandalkan," ujar Hamkins lagi.

Hamkins tidak bisa memungkiri bila sistem AI di masa depan bisa meningkat, namun ia tetap skeptis dengan kemampuannya saat ini. Pengalaman Hamkis jadi bukti dan alarm bagi perusahaan AI.

Di mana AI masih belum memiliki kemampuan penalaran yang baik. Selain itu, AI juga belum bisa menjadi mitra penelitian sejati bagi para matematikawan, seperti Joel David Hamkins.




(det/det)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads