Greenland, Kekayaan Alam dan Lokasi Strategisnya yang Bikin Trump Tergiur

ADVERTISEMENT

Greenland, Kekayaan Alam dan Lokasi Strategisnya yang Bikin Trump Tergiur

Novia Aisyah - detikEdu
Rabu, 07 Jan 2026 11:30 WIB
Greenland, Kekayaan Alam dan Lokasi Strategisnya yang Bikin Trump Tergiur
Greenland. Foto: CNN
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara terang-terangan menyebut ingin menguasai Greenland. Pernyataan Trump kemudian tidak hanya mendapatkan penolakan dari Denmark, tetapi juga sejumlah negara Eropa lainnya.

Terbaru, Denmark bersama Prancis, Jerman, Italia, Spanyol, dan Polandia mengeluarkan pernyataan bersama, menanggapi pernyataan Trump.

"Greenland adalah milik masyarakatnya, dan hanya Denmark serta Greenland yang dapat membuat keputusan terkait relasi mereka," tegas negar-negara tersebut, dikutip dari BBC.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengapa Trump Tergiur Greenland?


Lokasi Strategis Greenland

Perlu diketahui, Greenland memiliki posisi geopolitik yang strategis. Wilayah ini berada di antara AS dan Eropa, melintasi celah GIUK. Celah GIUK adalah jalur maritim antara Greenland, Islandia, dan United Kingdom dan menghubungkan Samudra Arktik serta Atlantik.

Greenland berada di antara AS, Eropa, dan Rusia. Wilayah ini sejak lama dianggap sebagai kunci bagi keamanan AS, seperti dikutip dari CNN World.

ADVERTISEMENT

Seiring perubahan iklim menyebabkan es di Arktik mencair, hal ini justru membuat jalur pelayaran di utara lebih mudah diakses sepanjang tahun. Kemungkinan ini membuat Greenland menjadi semakin penting.

Kekayaan Alam Greenland

Greenland, meski banyak diketahui sebagai hamparan es, sebenarnya memiliki kekayaan alam berlimpah. Wilayah ini memiliki luas 2,16 juta kilometer persegi.

Greenland sebelumnya merupakan bagian dari koloni Denmark dan kini menjadi wilayah otonom di bawah Kerajaan Denmark. Perekonomian Greenland sejak lama berputar di sektor perikanan.

Kekayaan sumber daya alam Greenland termasuk minyak, gas, dan mineral langka: logam tanah jarang (rare earth). Ini menjadikannya dinilai penting. Terlebih, China menggunakan dominasinya pada sektor logam tanah jarang untuk memberi tekanan kepada AS.

Logam tanah jarang yang ada di Greenland sangat penting untuk ekonomi global karena dibutuhkan untuk memproduksi segala sesuatu mulai mobil listrik, turbin angin, hingga peralatan militer.

Kekayaan alam Greenland juga diperkirakan akan lebih mudah diakses lantaran melelehnya es Arktik akibat perubahan iklim. Pelayaran di jalur utara akan lebih mudah dinavigasi dan berpotensi mengubah rute perdagangan.

Trump pada bulan lalu kepada awak media memang sempat menyebut pihaknya membutuhkan Greenland untuk keamanan nasional, bukan mineral. Namun, mantan penasihat keamanan nasional Trump, Mike Waltz pada Januari 2024 mengisyaratkan fokus Trump merupakan sumber daya alam Greenland.

Waltz mengatakan kepada Fox News, fokus pemerintahan AS pada Greenland adalah pada mineral penting dan sumber daya alamnya.




(nah/nwk)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads