Orang yang disiplin identik dengan meja kerja rapi. Namun, meja berantakan bukan berarti tanda milik orang pemalas karena studi menemukan kecenderungan orang jenius. Benarkah meja berantakan tanda orang jenius?
Dalam studi yang terbit di Psychological Science pada 6 Agustus 2013, peneliti mengungkapkan bahwa mereka dengan meja kerja berantakan cenderung lebih kreatif dan inovatif. Temuan ini memberi pandangan bahwa kondisi meja kerja baik rapi atau berantakan, sama-sama memiliki kelebihan masing-masing.
Seorang ilmuwan psikolog di Universitas Minnesota, Amerika Serikat, Kathleen Vohs menjelaskan penelitian sebelumnya, yang menunjukkan bahwa lingkungan rapi dan bersih akan mendorong perilaku positif orang di sekitarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat seseorang berada di lingkungan yang bersih dan rapi ia akan lebih disiplin, menjaga kebersihan, bermurah hati, dan berpotensi kecil melakukan tindakan kejahatan. Namun demikian, berada di lingkungan yang berantakan juga memberi manfaat bagi sebagian orang.
Meja Kerja Berantakan Memicu Tindakan Kreatif
Untuk menguji ini, Vohs dan timnya melakukan serangkaian eksperimen yang berlangsung di lingkungan kantor. Mereka membaginya menjadi dua area, satu sisi tertata rapi dan kondusif sementara sisi lainnya tampak berantakan dan tidak teratur.
Di area yang rapi, para peserta terlihat menaati aturan dan membawa camilan sehat. Sementara peserta di area yang berantakan justru, menunjukkan ide segar dan kreatif saat peserta dari kedua area tersebut diminta untuk mencari kegunaan lain dari bola ping-pong.
Para peneliti menemukan ketika peserta diberi pilihan antara produk baru atau yang sudah mapan, peserta di ruangan rapi memilih produk yang sudah mapan atau pasti. Sementara peserta di ruangan berantakan lebih memilih produk baru yang belum mereka ketahui sebelumnya.
Berdasarkan eksperimen tersebut para peneliti menyimpulkan bahwa, berada di lingkungan rapi membuat seseorang akan terpicu mematuhi aturan dan bermain aman. Sementara ruang yang lebih berantakan dapat memicu orang untuk melepaskan diri dari tradisi, dan memunculkan wawasan baru, demikian kesimpulan peneliti, yang dikutip dari IFL Science.
Korelasi Kebiasaan dan IQ
Selama bertahun-tahun, banyak penelitian yang membahas tentang hubungan sifat atau kebiasaan seseorang dengan tingkat kecerdasan atau IQ. Mulai dari selera humor gelap, rasa terganggu dengan suara mengunyah, sampai lebih suka kucing atau anjing, seluruhnya pernah dikaitkan dengan kecerdasan atau kreativitas seseorang.
Untuk meja kerja yang agak berantakan, setidaknya ada bukti bahwa itu dimiliki orang jenius. Sebab, Albert Einstein, Steve Jobs, dan Mark Twain semuanya dikenal memiliki meja kerja yang berantakan.
Jadi, meja kerja yang kurang rapi sekali lagi tak berarti orang tersebut malas tapi juga tidak selalu itu bisa menjadi alasan sebagai tanda kejeniusan. Namun, setidaknya Einstein benar-benar punya meja yang berantakan!
Penulis adalah peserta magangHub Kemnaker di detikcom.
(faz/faz)











































