Langit memiliki banyak keindahan yang bisa disaksikan kala siang ataupun malam hari. Pada Januari 2026 mendatang, langit akan dihiasi oleh beberapa peristiwa yang menarik untuk disaksikan.
National Space Centre atau Pusat Antariksa Nasional Inggris memetakan beberapa kejadian di langit yang akan terjadi awal tahun depan. Fenomena-fenomena ini dapat disaksikan langsung oleh mata telanjang.
Memangnya ada apa saja? Mengutip laman resminya, berikut daftar fenomena langit tersebut:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Daftar Fenomena Langit yang Terjadi di Januari 2026
1. Bintang Segitiga Musim
Bintang Segitiga Musim adalah fenomena di mana tiga bintang akan terlihat seperti segitiga di langit. Pola tersebut biasanya disebut asterisme.
Bintang ini bisa dilihat selama Januari 2026 setiap hari pada pukul 20.00 waktu setempat. Sirius, bintang paling terang akan nampak di arah tenggara langit.
Lebih jauh ke atas ada bintang merah jingga yang disebut Betelgeuse. Dan sudut ketiga segitiga adalah bintang Procyon di Canis Major.
Bintang-bintang ini bisa dilihat dengan mata telanjang bahkan di langit yang banyak cahayanya. Itu karena trio bintang ini adalah rangkaian di antara 10 bintang paling terang.
2. Bulan Purnama
Bulan purnama pertama pada tahun 2026 akan terjadi pada 3 Januari 2026. Selain itu, penampakan Jupiter di bawah Bulan juga akan terlihat pada hari tersebut.
Waktu yang tepat untuk melihatnya yakni pukul 18.00 waktu setempat. Pengamatan akan lebih jelas jika menggunakan teropong atau teleskop.
Bulan purnama Januari diberi nama Bulan Serigala atau Wolf Moon. Penamaan tersebut secara tradisional mencerminkan perubahan musim dan siklus pertanian di sebagian besar wilayah Amerika dan Eropa.
3. Hujan Meteor Quadrantids
Pada tanggal 3 sampai 4 Januari 2026, hujan meteor Quarantids diprediksi akan lewat di langit. Sebanyak 80 meteor satu per satu akan memasuki bumi dalam waktu beberapa jam saja.
Oleh karena itu, sangat disayangkan jika melewati kesempatan untuk menyaksikannya. Adapun puncaknya akan terjadi pada 3 Januari 2026 pukul 23.00 waktu setempat.
Mengapa dinamai Quadrantids? Nama meteor ini berasal dari rasi bintang tempat meteor tersebut berasal yakni Quadrans Muralis.
Meteor ini akan melesat melintasi langit dari sebuah titik yang dibatasi oleh tiga rasi bintang lain yakni The Plough, Draco, dan Hercules.
4. Bulan Sabit di Atas Saturnus
Pada minggu ketiga yakni 23 Januari 2026, Bulan dan Saturnus akan terlihat berdekatan. Bulan sabit seperti nampak di atas Saturnus.
Penampakan ini bisa dilihat sekitar pukul 18.00 waktu setempat di arah barat daya atau pukul 21.00 waktu setempat.
Pengamatan harus dibantu dengan teleskop atau teropong agar lebih jelas. Jangan lupakan untuk mengamati Saturnus-nya!
Saturnus bisa diamati dengan teleskop. Meski cincinnya tidak terlihat jelas, tetapi beberapa tahun ke depan ciri khas planet tersebut bisa diamati lebih jelas.
Itulah fenomena-fenomena langit di bulan Januari 2026. Detikers menantikan peristiwa apa?
(cyu/nwk)











































