Kemampuan motorik kasar pada anak membantu perkembangan mental dengan baik. Dalam hal ini gerak manipulatif termasuk ke dalam gerakan motorik kasar yang memanfaatkan gerakan tubuh.
Menurut buku Pengembangan Fisik Motorik Anak Usia Dini karya Nahdia Fitri Rahmaniah dkk gerakan motorik kasar terdiri dari 3 jenis yaitu, gerakan lokomotor, nonlokomotor dan gerakan manipulatif.
Pengertian Gerak Lokomotor dan Nonlokomotor
Gerakan lokomotor adalah gerak yang mengharuskan untuk berpindah tempat seperti berlari, berjalan, melangkah, memanjat, melompat, dan merangkak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara gerakan nonlokomotor merupakan gerakan yang tidak membutuhkan perpindahan tempat seperti gerakan mengayun, memutar, mengulur dan berguling.
Pada umumnya gerakan motorik kasar melibatkan kekuatan, ketahanan, kelincahan, keseimbangan, koordinasi, dan kecepatan. Lantas apa yang dimaksud dari gerak manipulatif?
Apa Itu Gerak Manipulatif?
Dalam buku Paradigma Baru Belajar Motorik karya Indra Adi Budiman, gerakan manipulatif adalah kemampuan bergerak seseorang yang melibatkan objek atau alat. Gerakan ini merupakan salah satu keterampilan gerak kompleks yang dilakukan anak dalam masa perkembangan.
Gerak manipulatif melibatkan benda di luar diri manusia yang harus dikendalikan dengan cara sedemikian rupa yang kemudian membentuk suatu keterampilan. Gerakan ini mengambil peran dalam kegiatan olahraga seperti sepak bola, voli, basket, kasti dan masih banyak lagi.
Gerakan manipulatif bermanfaat untuk melatih keseimbangan, meningkatkan konsentrasi dan fokus anak, serta mendukung aktivitas sehari-hari mereka seperti menulis. Gerakan ini berperan dalam peningkatan mental dan fisik pada anak usia dini.
Jenis-jenis Gerak Manipulatif
- Memukul, gerakan menjatuhkan benda dari tubuh ini dapat dilakukan dengan satu atau kedua tangan dan dapat dilakukan dengan menggunakan alat bantu.
- Melempar, gerakan dasar menggunakan satu atau dua tangan untuk melontarkan objek menjauh.
- Menangkap, gerakan dasar menghentikan suatu objek yang bergerak menggunakan satu atau dua tangan.
- Menendang, gerakan dasar yang membutuhkan kerja sama kaki dan mata kaki supaya mudah memindahkan objek dari satu titik ke titik tujuan lainnya.
- Menggiring, gerakan dasar yang memerlukan kemampuan kontrol lebih baik dalam hal memindahkan objek dibanding gerakan memindahkan objek sebelumnya.
Dari jenis-jenis gerakan manipulatif di atas kemudian diklasifikasikan menjadi 3 kelompok, yaitu menjauhkan objek seperti melempar, memukul, dan menendang. Kemudian menaikkan kemampuan seperti menangkap, mengumpulkan dan mengambil. Terakhir bergerak bersama seperti, bawa dan memantul-mantulkan (dribbling).
Cara Melatih Gerakan Manipulatif
Dalam buku Edukasi Pembelajaran PJOK Anak Sekolah Dasar karya Samsul Azhar, terdapat beberapa cara untuk melatih gerakan manipulatif pada anak-anak. Cara terbaiknya adalah dengan mengajak anak untuk melakukan permainan sederhana di luar rumah seperti:
1. Latihan Melempar
Detikers bisa membuat permainan sederhana dengan membuat garis tengah pada satu bidang dan arahkan anak agar berdiri dibelakang garis kemudian melempar bola ke depan.
2. Latihan Menendang
Berlatih menendang dapat dilakukan dengan cara sederhana seperti beberapa meter dari tembok kemudian menendang bola dari titik yang sama dengan arah yang berbeda (kanan /kiri). Atau bisa juga dengan memasang tali pada ketinggian tertentu kemudian menendang bola melewati kolong atau atas tali.
3. Bowling Sederhana
Bermain bowling sederhana dapat dilakukan di rumah untuk melatih gerak manipulatif. Detikers bisa menggunakan botol bekas yang disusun layaknya pin bowling, kemudian menggelindingkan bola ke arah botol. Jika ingin menambah level kesulitan dapat menambahkan air pada setiap botol dengan ukuran yang sama.
Demikian pengertian, jenis dan cara melatih gerak manipulatif yang bermanfaat bagi mental dan fisik pada anak-anak usia dini. Semoga bermanfaat ya detikers!
Penulis adalah peserta program Magang Hub Kemnaker di detikcom.
(nah/nah)











































