Tanaman Ini Disebut Bisa Menghitung sampai 60, Kok Bisa?

Tanaman Ini Disebut Bisa Menghitung sampai 60, Kok Bisa?

Callan Rahmadyvi Triyunanto - detikEdu
Kamis, 01 Jan 2026 13:00 WIB
Tanaman Ini Disebut Bisa Menghitung sampai 60, Kok Bisa?
Foto: Getty Images/iStockphoto/Meindert van der Haven/Venus flytrap, tanaman pemakan serangga yang bisa 'menghitung'
Jakarta -

Kemampuan berhitung selama ini dianggap hanya dimiliki manusia dan beberapa hewan. Namun, studi baru menemukan, bahwa ada jenis tanaman yang punya kemampuan matematika alias berhitung.

Berbeda dengan perhitungan matematika yang umum dimiliki manusia, hewan 'menghitung' dengan kemampuan kognitif yang disebut sebagai Approximate Number System/ANS (indra angka). Sementara kemampuan berhitung pada tanaman, yaitu berkaitan dengan kapan dan seberapa banyak gerakan yang harus dilakukan dalam waktu beberapa detik.

Tanaman yang bisa 'menghitung' tersebut yaitu Venus flytrap (Dionaea muscipula). Tanaman karnivora itu dikenal memiliki perangkap daun yang bisa 'menangkap' serangga atau benda lain yang bergerak di atasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagaimana Venus flytrap Bisa 'Menghitung'?

Perhitungan yang dimaksud berkaitan dengan Venus flytrap yang hanya akan menutup daunnya jika serangga atau benda apa pun itu bergerak dua kali dalam waktu sekitar 15-20 detik, demikian dilansir BBC.

ADVERTISEMENT

Venus flytrap bisa mendeteksi gerakan melalui rambut-rambut halus pada daun yang berfungsi sebagai 'pemicu'. Para ilmuwan menerjemahkannya sebagai 'pulsa listrik'.

Sederhananya, jika rambut atau pulsa listrik itu mendeteksi gerakan dua kali, maka daun Venus flytrap akan menutup dengan cepat.

Satu Sinyal Gerakan Tidak Cukup

Uniknya, perhitungan sampai dua kali gerakan ini menjadi batas minimal pemicu. Sebab, satu sinyal gerakan tidak cukup untuk Venus flytrap menutupkan daunnya.

Tak hanya soal jumlah gerakan, Venus flytrap juga memiliki kemampuan 'menghitung' seberapa banyak pemicu bisa memproduksi cairan pencernaan tanaman tersebut.

Sebagai gambaran, ketika daun menutup, sekresi hormon tumbuhan asam jasmonat meningkat. Asam jasmonat digunakan oleh tumbuhan untuk mengirimkan banyak pesan, salah satunya bahwa tumbuhan tersebut menyentuh sesuatu, demikian dilansir Smithsonian Magazine.

Setelah sensor rambut memicu reaksi, tanaman akan membanjiri perangkap dengan enzim pencernaan kaya nitrogen. Jadi, semakin serangga banyak bergerak dalam bergerak maka 'cairan' pelancar pencernaan akan semakin banyak dikeluarkan dan itu membantu proses pencernaan menjadi lebih baik.

Bukti Kecerdasan Tumbuhan

Para peneliti menegaskan bahwa kemampuan menghitung ini tidak dapat disamakan dengan kecerdasan atau keberadaan otak primitif. Mekanisme tersebut merupakan strategi bertahan hidup yang berkembang secara alami, meski prosesnya tampak sangat kompleks.

Penelitian terbaru dari Jerman juga mengungkap kemampuan menghitung Venus flytrap yang lebih mengejutkan. Tanaman ini ternyata mampu 'menghitung' hingga 60 rangsangan.

Jumlah tersebut menggambarkan banyaknya sentuhan pada rambut pemicu yang dihasilkan mangsa seperti serangga atau laba-laba yang terus berjuang di dalam perangkap selama satu jam. Angka itu juga menjadi batas maksimum stimulasi yang diuji para peneliti ketika memicu rambut pemicu secara manual.

Penulis adalah peserta magangHub Kemnaker di detikcom.




(faz/faz)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads