Gajah hingga Jerapah di Afrika Bepergian Jauh Demi Mendapatkan Asupan Ini

ADVERTISEMENT

Gajah hingga Jerapah di Afrika Bepergian Jauh Demi Mendapatkan Asupan Ini

Siti Nur Salsabilah Silambona - detikEdu
Rabu, 31 Des 2025 08:30 WIB
Gajah hingga Jerapah di Afrika Bepergian Jauh Demi Mendapatkan Asupan Ini
Foto: CNN/Gajah liar Afrika
Jakarta -

Tahukah detikers hewan besar pemakan tumbuhan seperti gajah membutuhkan natrium untuk keperluan metabolisme tubuh mereka. Namun, di habitat seperti wilayah Afrika, kandungan natrium cukup langka. Lalu bagaimana hewan besar bertahan hidup?

Menurut sebuah studi dari tim Universitas Zurich, Swiss, herbivora besar di kawasan Afrika sub-Sahara seperti gajah, jerapah, dan badak ternyata bepergian jauh demi mendapatkan natrium atau kandungan garam alami. Seberapa jauh mereka bermigrasi dianalisis oleh peneliti dari jejak feses dan peta natrium di habitat mereka.

Migrasi ini yang menyebabkan beberapa spesies menetap di wilayah yang berbeda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Semakin Besar Ukuran Tubuh Semakin Rentan Kurang Garam

Salah satu direktur di Rumah Sakit Hewan Universitas di UZH dan salah satu penulis studi, Marcus Clauss, mengatakan bahwa Ketersediaan natrium pada tumbuhan bervariasi hingga 1.000 kali lipat di seluruh Afrika sub-Sahara. Namun, di beberapa daerah sangat sulit didapatkan.

ADVERTISEMENT

"Di beberapa daerah, hewan herbivora liar sama sekali tidak mampu mendapatkan cukup garam melalui makanan mereka," ujarnya, dikutip dari laman Universitas ZΓΌrich.

Dalam ini ini, studi menemukan bahwa risiko kekurangan natrium meningkat seiring dengan ukuran tubuh.

Keberadaan Natrium Pengaruhi Pemilihan Habitat

Menurut peneliti dari Northern Arizona University, Andrew Abraham, keberadaan natrium memengaruhi perilaku migrasi hewan tertentu. Misal di Kenya, gajah memasuki gua untuk mencapai batuan yang kaya natrium, sementara di Kongo mereka menggali garam di dasar sungai.

"Dan perilaku ini tidak terbatas pada gajah. Gorila berkelahi memperebutkan makanan yang sangat asin, dan badak, wildebeest, dan zebra sering berkumpul di tambak garam di Gurun Kalahari," ungkapnya.

Dengan keadaan ini, peneliti menduga bahwa penyebab di wilayah Afrika Barat langka dengan hewan besar pemakan tumbuhan, karena minimnya natrium. Padahal wilayah tersebut kaya akan vegetasi. Di sisi lain, ada kombinasi faktor perburuan liar dan kesuburan tanah yang buruk.

Studi baru ini, membawa pandangan lain bahwa migrasi gajah, jerapah, dan badak untuk mencari natrium alami, bisa jadi sampai ke wilayah manusia. Karena habitat mereka minim natrium dan di wilayah manusia banyak kandungan natrium, potensi konflik disebut bisa terjadi.

"Namun, karena banyak kawasan lindung terletak di wilayah yang rendah natrium, hewan yang melakukan perjalanan jauh untuk mencari garam dapat lebih sering berkonflik dengan manusia di masa depan," jelas Clauss.

Penulis adalah peserta magangHub Kemnaker di detikcom.




(faz/faz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads