Jadi Predator Puncak di Laut, Ternyata Begini Taktik Orca Saat Memangsa Hiu Putih

Jadi Predator Puncak di Laut, Ternyata Begini Taktik Orca Saat Memangsa Hiu Putih

Siti Nur Salsabilah Silambona - detikEdu
Rabu, 12 Nov 2025 06:30 WIB
Jadi Predator Puncak di Laut, Ternyata Begini Taktik Orca Saat Memangsa Hiu Putih
Foto: BBC/Orca memangsa hiu putih raksasa
Jakarta -

Hiu putih dikenal sebagai predator yang ditakuti di lautan dan sangat ganas saat memangsa. Namun, hiu putih ternyata masih memiliki musuh alami di laut yang lebih cerdik dan bisa memangsanya. Siapa dia?

Predator asli dari para hiu termasuk hiu putih adalah orca atau dikenal sebagai paus pembunuh. Meski disebut sebagai paus, tapi orca merupakan anggota keluarga lumba-lumba yang terbesar di dunia.

Belum lama ini, taktik orca dalam membunuh hiu putih terungkap oleh sejumlah ilmuwan. Perilaku ini dianalisis dalam penelitian dan terbit di jurnal Frontiers in Marine Science Volume 12 3 November 2025.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Teknik Membalik Mangsa Jadi Strategi Mematikan Orca

Perilaku orca dalam berburu mangsa, pertama kali terekam oleh ahli biologi kelautan dari organisasi penelitian nirlaba Conexiones Terramar, JesΓΊs Erick Higuera Rivas. Dalam dua kesempatan berbeda pada 2020, ia merekam lima orca betina yang bekerja sama menyerang dua hiu putih muda secara berurutan di dekat La Paz, Meksiko.

Rekaman selanjutnya terjadi pada 2022, termasuk orca di Teluk Meksiko. Menurut penelitian, orca menggunakan metode yang disebut imobilitas tonik.

ADVERTISEMENT

Teknik ini dilakukan dengan membalikkan tubuh hiu raksasa secara paksa, hingga sistem sarafnya "tertidur" sejenak dan membuat hiu tidak berdaya untuk beberapa menit.

"Kondisi sementara ini membuat hiu lumpuh total, sehingga orca bisa dengan mudah mengambil hati hiu yang kaya nutrisi," kata Higuera Rivas, dikutip dari Live Science.

Fenomena ini menunjukkan kecerdikan orca dalam memanfaatkan kelemahan fisiologis mangsanya. Teknik semacam ini, sebelumnya lebih sering terlihat pada interaksi antara hiu dan penyelam.

Kerja Sama, Pembelajaran, dan Pembagian Hasil

Melalui rekaman udara, peneliti berhasil mencatat orca yang memperlihatkan perilaku yang sangat terorganisir. Setelah hiu lumpuh, salah satu orca akan mengambil bagian hati mangsanya dan membagikannya kepada anggota kelompok lain, termasuk anak-anaknya yang masih belajar berburu.

"Ini murni naluri dan bagian dari proses pembelajaran sosial," jelas Francesca Pancaldi, ahli biologi kelautan di Institut Politeknik Nasional Meksiko dikutip dari Smithson Magazine.

Hal ini memperkuat bukti bahwa paus pembunuh bukan hanya predator kuat, tapi juga makhluk sosial yang belajar dan mengajarkan keterampilan antargenerasi.

Mengapa Orca Memilih Hiu Remaja?

Biasanya, paus pembunuh di Afrika Selatan memangsa hiu putih dewasa karena ukuran hatinya yang lebih besar dan mengandung lebih banyak energi. Namun di Teluk California, orca justru menargetkan hiu putih remaja yang berukuran sekitar 2,5 meter.

Para peneliti menduga hal ini terjadi karena perubahan iklim dan pemanasan laut, yang membuat area pembibitan hiu putih bergeser ke perairan Meksiko. Dengan kata lain, ketersediaan mangsa hiu putih muda lebih melimpah, sehingga orca menyesuaikan strategi berburu mereka.

Kecerdasan Orca yang Tak Diragukan

Perilaku ini menambah daftar panjang bukti kecerdasan orca. Mereka tak hanya mampu beradaptasi terhadap perubahan lingkungan, tapi juga mewariskan strategi berburu dari induk ke anak.

"Ini contoh luar biasa dari pembelajaran sosial pada mamalia laut," ucap Andrew Trites, ahli biologi dari University of British Columbia.

Orca di Teluk California kemungkinan adalah kawanan khusus yang berspesialisasi memangsa kelompok ikan bertulang rawan (elasmobranchii) seperti hiu dan pari. Peneliti menyebut kelompok ini sebagai kawanan Moctezuma, yang kini menjadi fokus baru dalam studi perilaku predator laut.

Efek Domino di Laut: Ketika Predator Diburu Predator

Studi juga menemukan bahwa kemunculan paus pembunuh menyebabkan hiu putih dewasa menghindari wilayah tersebut selama berbulan-bulan. Ini memperlihatkan bagaimana orca menjadi predator puncak di lautan.

"Begitu orca muncul, hiu dewasa langsung pergi dan tidak kembali dalam waktu lama," ungkap Salvador Jorgensen, ahli ekologi kelautan di California State University, Monterey Bay.

Fenomena ini mengubah keseimbangan ekosistem laut. Ketika hiu putih menjauh, populasi mangsa mereka (seperti anjing laut dan ikan besar) bisa meningkat, yang pada akhirnya memengaruhi rantai makanan laut secara keseluruhan.

Kini, berkat penelitian perilaku orca, ilmuwan memiliki pandangan baru tentang bagaimana predator puncak berevolusi menghadapi perubahan lingkungan. Paus pembunuh di Teluk California menunjukkan bahwa inovasi tidak hanya milik manusia, tetapi juga bagian dari strategi bertahan hidup di alam liar.




(faz/faz)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads