Bertarung Lawan 64 Negara, Pelajar RI Raih Emas di Olimpiade Astronomi Dunia

ADVERTISEMENT

Bertarung Lawan 64 Negara, Pelajar RI Raih Emas di Olimpiade Astronomi Dunia

Cicin Yulianti - detikEdu
Sabtu, 30 Agu 2025 11:00 WIB
Para peraih medali di IOAA 2025
Para peraih medali di IOAA 2025. Foto: Puspresnas
Jakarta -

Kabar membanggakan datang dari para pelajar asal Indonesia. Satu medali emas, satu perak, dan tiga perunggu berhasil dibawa pulang dari International Olympiad on Astronomy and Astrophysics (IOAA) 2025 yang digelar di Mumbai, India.

Medali emas diraih oleh Novin Raushan, siswa SMA Kesatuan Bangsa Yogyakarta. Sementara medali perak diboyong oleh Jasper Rexx Putra Cakra dari SMAS Kharisma Bangsa, Tangerang Selatan.

Kemudian medali perunggu masing-masing diraih oleh Faiz Haydar Akmal (MAN Insan Cendekia Serpong), Joanna Stevia Chandrasaputra (SMAS Global Prestasi, Bekasi), Adinda Ilmi Mubarokkah (MAN Insan Cendekia Pasuruan).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selamat atas prestasi yang diraih adik-adik di IOAA India. Ini menjadi inspirasi bagi siswa di seluruh Indonesia," ujar Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikdasmen, Maria Veronica Irene Herdjiono, dikutip dari laman Puspresnas, Jumat (29/8/2025).

ADVERTISEMENT

Bersaing di Lima Tahap Lomba

Tim Indonesia harus melalui lima tahap kompetisi yang meliputi ronde teori, observasi, analisis data, kompetisi tim, hingga tantangan di planetarium. Pembinaan intensif dilakukan oleh tim ahli dari Institut Teknologi Bandung (ITB), yakni Hakim L Malasan dan Ikbal Arifyanto.

"Performa para siswa sangat baik. Hasil yang sangat membanggakan, Indonesia mencetak satu medali emas, satu medali perak, dan tiga medali perunggu," ucap Ikbal.

Novin: Dulu Perunggu, Kini Emas

Sosok Novin Raushan menjadi sorotan. Setelah tahun lalu meraih medali perunggu, tahun ini ia membuktikan diri sebagai yang terbaik dengan menggondol emas.

"Rasanya bahagia sekali karena usaha saya selama ini akhirnya tercapai, yaitu medali emas IOAA," ujar Novin.

Menurutnya, kunci meraih prestasi adalah menekuni bidang yang memang menjadi passion. Jika konsisten, maka akan ada peluang membawa prestasi yang lebih baik.

"Dari kecil saya sudah memilih bidang astronomi. Dalam meraih prestasi, passion kita terhadap satu bidang itu sangat penting," tambahnya.

Senada dengan Novin, Jasper yang membawa pulang perak juga merasa bangga. Ia senang bisa membawa nama Indonesia di ajang internasional tersebut.

"Bangga banget bisa meraih medali perak karena kita bersaing dengan siswa dari seluruh dunia. Terima kasih kepada Puspresnas yang telah memfasilitasi pembinaan," kata Jasper.

Apa Itu IOAA?

International Olympiad on Astronomy and Astrophysics (IOAA) adalah ajang olimpiade global di bidang astronomi dan astrofisika yang pertama kali digelar pada 2007. Kompetisi ini bertujuan mempromosikan minat astronomi di kalangan generasi muda sekaligus memperkuat kolaborasi internasional dalam pendidikan sains.

Tahun ini IOAA digelar selama 11 hari, dari 11 hingga 21 Agustus 2025. Ajang ini diikuti oleh 300 peserta dari 64 negara. Indonesia tidak hanya ikut serta, tapi juga tampil gemilang di ajang bergengsi ini.




(cyu/nwk)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads