Langka! Lobster Biru Neon Ini Ditemukan di Lepas Pantai Massachusetts AS

ADVERTISEMENT

Langka! Lobster Biru Neon Ini Ditemukan di Lepas Pantai Massachusetts AS

Nograhany Widhi Koesmawardhani - detikEdu
Jumat, 29 Agu 2025 10:00 WIB
Lobster biru neon yang ditemukan di lepas pantai Massachusetts AS
Foto: (Matthew Modoono/Northeastern University)
Jakarta -

Lobster biasanya berwarna cokelat hingga oranye. Namun, lobster yang satu ini agak lain, warnanya biru neon! Kok bisa?

Brad Myslinski, seorang nelayan lobster yang menjadi kapten kapal Sophia & Emma di Salem, Massachusetts mendapati lobster Amerika (Homarus americanus) langka ini pada Juli 2025 lalu. Berhubung biasanya Myslinski mendapati lobster bercangkang cokelat kusam berbintik-bintik, yang membantu mereka menyatu dengan lingkungan sekitar.

Sadar bahwa lobster yang ditemuinya ini punya warna tak biasa, biru neon, Myslinski menghubungi Dave Winchester, seorang guru sains di SMA terdekat. Winchester membantunya menyumbangkan lobster tersebut ke universitas, demikian dilansir dari Smithsonian Magazine, Rabu (27/8/2025), dikutip Jumat (29/8/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika krustasea itu tiba beberapa minggu yang lalu, Pusat Sains Kelautan sedang menjamu sekelompok siswa SMA untuk program musim panas. Para siswa tersebut memilih untuk menamai lobster itu Neptunus, untuk menghormati dewa laut Romawi.

ADVERTISEMENT

Anomali Genetik Imbas Mutasi

Warna biru neon lobster Neptunus merupakan hasil anomali genetik yang memengaruhi pigmentasi. Hal ini bisa terjadi karena mutasi. Mutasi serupa juga dapat menyebabkan lobster berubah menjadi kuning, calico, albino, atau bahkan bisa berwarna campuran biru muda dan merah muda seperti gulali kapas.

"Dengan mutasi yang menyebabkan mereka menjadi biru atau warna yang berbeda, lobster memiliki semua warna tersebut yang tercampur secara alami, dan mutasi tersebut sebenarnya merupakan sesuatu yang menghilangkan ekspresi warna-warna lainnya. Jadi, bisa dibilang, mutasi ini hanya menunjukkan warna yang memang sudah ada," kata Jay Krithivas, asisten instruktur penjangkauan Pusat Ilmu Kelautan Northeastern.

Ditambahkan koordinator program penjangkauan di Pusat Ilmu Kelautan Northeastern di Nahant, Massachusetts, Sierra Munoz, lobster Neptunus ini memang langka.

"Saya terkesima melihat lobster biru cerah ini. Saya pernah melihat beberapa lobster yang sedikit berwarna biru, tapi saya belum pernah melihat yang sebiru neon ini," kata Sierra Munoz, koordinator program penjangkauan di Pusat Ilmu Kelautan Northeastern di Nahant, Massachusetts seperti dilansir dari laman Northeastern University.

Munoz menambahkan lobster Neptunus ini sebenarnya lobster Amerika biasa dalam segala hal selain cangkangnya.

"Di dalamnya, dia sama saja. Bagian tubuhnya sama. Tapi dia memiliki anomali genetik yang sangat langka di mana dia memproduksi protein kompleks yang disebut crustacyanin secara berlebihan yang menyebabkan cangkangnya didominasi warna biru," jelas Munoz.

Munoz menambahkan penelitian menunjukkan bahwa hanya satu dari 2 juta lobster Amerika yang berwarna biru, dan peluang untuk menangkapnya adalah satu dari 200 juta.

Jika lobster biru dimasak - yang tidak akan menjadi nasib Neptunus - warnanya akan berubah menjadi merah rebus yang khas, kata Munoz.

Meskipun lobster Amerika biasanya berwarna cokelat kehijauan untuk menyamarkan diri dengan lebih baik di perairan subtidal berbatu, mereka sebenarnya dapat hadir dalam beragam warna.




(nwk/pal)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads