Kromosom: Pengertian, Struktur, dan Jumlahnya

Kromosom: Pengertian, Struktur, dan Jumlahnya

fahri zulfikar - detikEdu
Senin, 05 Des 2022 09:40 WIB
X and Y chromosomes in cells. Isolated on white background. 3d render
Foto: Getty Images/iStockphoto/frentusha
Jakarta -

Kromosom adalah bagian penting dari inti sel yang berfungsi sebagai pembawa sifat keturunan.

Dalam kromosom terdapat nukleoprotein yang membawa informasi genetik.

Dalam buku "Pembelajaran Kimia dan Biologi Pendidikan Dasar" oleh Dr Yanti Fitria, M.Pd, dijelaskan bahwa pada organisme terdapat dua macam kromosom, yakni kromosom seks (gonosom) yang menentukan jenis kelamin dan kromosom tubuh (autosom) yang tidak menentukan jenis kelamin.

Kromosom dibuat dari protein dan satu molekul DNA yang berisi instruksi genetik suatu organisme yang diturunkan dari orang tua. Pada manusia, hewan, dan tumbuhan, sebagian besar kromosom diatur berpasangan di dalam inti sel.

Kromosom sendiri memiliki fungsi penting yakni berperan dalam proses sel membelah diri. Tujuannya untuk mengganti sel lama yang rusak dengan yang baru.

Selain itu, kromosom juga berperan dalam proses transkripsi DNA untuk melakukan sintesis protein.

Struktur Kromosom

Untuk memahami kromosom, perhatikan gambar di bawah ini.

KromosomKromosom Foto: Kromosom


Keterangan:

(1) Kromatid: salah satu dari dua bagian identik kromosom yang terbentuk setelah fase S pada pembelahan sel.

(2) Sentromer: tempat persambungan kedua kromatid, dan tempat melekatnya mikrotubulus.

(3) Lengan pendek.

(4) Lengan panjang.


Struktur kromosom terdiri dari kromatid, kromomer, sentromer, satelit, dan telomer. Berikut penjelasannya.


1. Kromatid

Kromatid adalah lengan dari perbanyakan kromosom yang melekat satu sama lain yang melekat pada bagian sentromer.


2. Kromomer

Kromomer terlihat pada kromosom politen yakni kromosom dengan DNA yang telah direplikasi berulang kali tanpa adanya pemisahan dan terletak berdampingan sehingga bentuk kromosom seperti kawat.


3. Sentromer

Sentromer adalah daerah konstriksi (lekukan) di sekitar pertengahan kromosom. Pada sentromer terdapat kinetokor.


4. Satelit

Satelit adalah bagian kromosom yang berbentuk bulatan dan terletak di ujung lengan kromatid.


5. Telomer

Telomer adalah istilah yang menunjukkan daerah terujung pada kromosom. Benang gelendong melekat pada bagian sentromer, yakni kinetokor.


Berdasarkan letak sentromer, kromosom dapat dibedakan menjadi beberapa bentuk. Ada kromosom yang memiliki satu lengan dan ada pula yang memiliki dua lengan. Ada yang memiliki lengan sama panjang dan ada pula yang tidak.


Bentuk-bentuk kromosom tersebut adalah:

- Submetasentrik: kromosom yang letak sentromernya mendekati bagian tengah kromosom.

- Metasentrik: kromosom yang letak sentromernya berada di tengah-tengah sehingga bentuk kromosom tampak seperti huruf v.

- Telosentrik: kromosom yang letak sentromernya berada di ujung kromosom.

- Akrosentrik: kromosom yang letak sentromernya mendekati salah satu ujung kromosom


Jumlah Kromosom pada Manusia

Mengutip situs Pustaka Universitas Terbuka (UT), kromosom dalam satu sel tubuh (sel somatik) berjumlah dua set atau dikenal sebagai diploid (2n).

Sedangkan pada sel kelamin (sel gamet) jumlah kromosomnya satu set atau haploid (n). Satu set kromosom yang dimiliki oleh sel somatik diturunkan dari tetua maternal dan set lainnya yang bersifat homolog diturunkan dari tetua paternalnya.

Dijelaskan dalam situs Sumber Belajar Kemdikbud RI, jumlah kromosom pada manusia terdapat 46 atau 23 pasang kromosom. Kromosom manusia terdiri dari 22 pasang kromosom tubuh (autosom) dan 1 pasang kromosom seks (gonosom).

Kromosom tubuh akan menentukan sifat-sifat manusia, karakteristik fisik, bahkan penyakit (jika ada) pada keturunannya, misalnya hemofilia dan albino. Sedangkan kromosom seks akan menentukan jenis kelamin manusia.



Simak Video "Serangan Zombie!"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/nwk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia