Telur Lalat: Fase Awal dan Penyakit yang Ditularkan

Telur Lalat: Fase Awal dan Penyakit yang Ditularkan

Awalia Ramadhani - detikEdu
Jumat, 02 Des 2022 11:40 WIB
Cara ampuh usir lalat
Foto: Getty Images/Telur Lalat: Fase Awal dan Penyakit yang Ditularkan
Jakarta -

Telur lalat menjadi fase awal dari kehidupan lalat. Mengutip buku Mekanisme Penularan Penyakit oleh Lalat yang ditulis Arien Magdalena, lalat merupakan hewan insekta yang mengalami metamorfosis sempurna. Ia juga diartikan sebagai serangga yang memiliki sepasang sayap yang bisa terbang.

Lalat sendiri termasuk dalam bagian Ordo Diptera yang merupakan salah satu anggota kelas insekta dengan jumlah spesies terbesar yakni 60-70% dari spesies arthropoda.

Fase Kehidupan Lalat

Masih mengutip referensi yang sama di atas, siklus hidup lalat memiliki 4 tahapan yaitu mulai dari fase telur lalat, larva pupa, dan dewasa. Berikut ini penjelasannya:

a. Fase Telur

Pada fase pertama, yaitu bentuk telur lalat yang berupa oval panjang berwarna putih, ukurannya kurang lebih 1 mm. Lalat menetaskan 120-130 telur dalam waktu 8-16 jam. Telur ini tidak akan menetas di bawah suhu 12-13.

b. Fase Larva

Fase kedua dari kehidupan lalat adalah fase larva. Telur lalat yang baru saja menetas, disebut dengan instar I. Ukurannya sepanjang 2 mm, berwarna putih, tidak bermata dan berkaki, kemudian sangat aktif dan ganas terhadap makanan. Kemudian setelah 1-4 hari melepas kulitnya, ia akan menjadi instar II yang ukurannya lebih besar dari instar I.

Selama beberapa hari kemudian kulitnya akan mengelupas dan menjadi instar III. Pada tingkat ini ukuran larva menjadi 12 mm atau lebih dan memerlukan waktu 3-9 hari. Larva ini akan mencari tempat yang disenangi seperti pada gundukan sampah organik, dan berpindah-pindah tempat.

c. Fase Pupa (kepompong)
Setelah menjadi larva, jaringan tubuhnya kemudian berubah menjadi jaringan tubuh dewasa. Pada tahap ini biasanya berlangsung selama 3-9 hari. Dan setelah selesai, lalat akan melalui celah lingkaran pada bagian anterior pupa dan keluar lalat muda.

d. Lalat Dewasa
Selanjutnya setelah ia keluar dari pupa, proses untuk menjadi lalat dewasa membutuhkan waktu kurang lebih dari 15 jam dan setelah itu, lalat siap untuk berkembang biak atau kawin kembali. Umumnya, umur lalat dewasa dapat mencapai 2-4 minggu. Adapun lalat betina, dalam kondisi normal biasanya bisa bertelur sampai 5 kali.

Penyakit yang Ditularkan oleh Lalat
Setelah mengetahui bagaimana siklus kehidupan lalat, perlu juga diketahui tentang penularan penyakit oleh lalat pada manusia melalui makanan. Mengutip Buku Ajar Entomologi dan Pengendalian Vektor oleh Dra. Denai Wahyuni, M.Si dkk., lalat (khususnya lalat rumah atau musca domestica) berperan dalam penularan penyakit secara mekanis yang bisa menyebabkan penyakit pada manusia atau hewan.

Hal ini karena pola perkembangbiakan lalat dan perilaku makan lalat yang sangat luas sebarannya. Lalat rumah misalnya, ia berkembang biak pada media berupa feses, sampah, kotoran hewan, dan limbah buangan yang mengandung agen penyakit. Oleh sebab itu, lalat juga dengan mudah tercemari agen penyakit tersebut baik dari dalam perutnya, atau bagian mulut dan tungkainya.

Cara penularannya kepada manusia adalah saat lalat hinggap pada makanan manusia dan memuntahkan makanannya. Beberapa penyakit penting yang dapat ditularkan oleh lalat di antaranya adalah poliomyelitis, hepatitis, trachoma, coxsackie, dan infeksi ECHO virus.

Demikianlah pembahasan mengenai telur lalat sebagai fase awal siklus kehidupan lalat, dan penyakit yang ditularkan lalat pada manusia. Semoga bermanfaat ya detikers!



Simak Video "Produksi Telur Surplus, Kementan Jamin Stok Cukup Sampai Akhir Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(nwy/nwy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia