Apa Itu Hukum Bernoulli? Ini Pengertian hingga Contoh Soalnya

Apa Itu Hukum Bernoulli? Ini Pengertian hingga Contoh Soalnya

Nikita Rosa - detikEdu
Jumat, 25 Nov 2022 14:00 WIB
Man watering garden with hose, close-up
Hukum Bernoulli. (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Saat mempelajari fluida dinamis dalam ilmu fisika, terdapat istilah Hukum Bernoulli. Hukum ini dikenalkan oleh seorang matematikawan Swiss bernama Daniel Bernoulli.

Menurut Bernoulli, Hukum Bernoulli bisa dibuktikan saat seseorang berdiri di tengah angin yang cukup besar. Udara yang bergerak memberikan gaya tekan pada tubuh.

Peristiwa ini menunjukkan bahwa fluida yang bergerak dapat menimbulkan tekanan dan dikenal dengan Hukum Bernoulli.

Di dalam fluida yang mengalir dengan kecepatan tinggi akan diperoleh tekanan yang lebih kecil. Sebaliknya, pada kecepatan yang rendah akan diperoleh tekanan yang lebih tinggi. Jadi, tekanan di dalam fluida berbanding terbalik dengan kecepatan alirannya.

Singkatnya menurut Modul Fisika kelas XI KD 3.4 oleh Kemendikbud, Hukum Bernoulli adalah di mana jumlah tekanan, energi kinetik per satuan volume, dan energi potensial per satuan volume memiliki nilai yang sama di setiap titik sepanjang aliran fluida ideal.

Persamaan Hukum Bernoulli

Hukum BernoulliHukum Bernoulli. (Foto: Modul Fisika KD 3.4 Kemdikbud)

Persamaan di atas dikenal dengan persamaan Bernoulli. Persamaan Bernoulli
dapat dinyatakan juga dengan

P + ρgh +1/2ρv2 = konstan

P: tekanan (Pascal)
ρ: massa jenis fluida (kg/m3)
v: kecepatan fluida (m/s)
g: percepatan gravitasi (g = 9,8 m/s2)
h: ketinggian (m)

Contoh Hukum Bernoulli

Contoh Hukum Bernoulli bisa dilihat pada benda di sekitar kita, yakni:

  1. Tangki air yang berlubang
  2. Gaya angkat pada sayap pesawat terbang
  3. Pipa venturi
  4. Tabung pitot

Contoh Soal Hukum Bernoulli

Agar lebih paham, berikut contoh soal Hukum Bernoulli beserta pembahasannya.

Soal Hukum BernoulliSoal Hukum Bernoulli. (Foto: Modul Fisika KD 3.4 Kemdikbud)

Air dialirkan melalui pipa seperti pada gambar di atas. Besar kecepatan air pada
titik 1, 3 m/s dan tekanannya P1 = 12300 Pa. Pada titik 2, pipa memiliki ketinggian 1,2 meter lebih tinggi dari titik 1 dan besar kecepatan air 0,75 m/s. Dengan menggunakan hukum bernoulli tentukan besar tekanan pada titik 2!

Pembahasan
Diketahui :
V1 = 3 m/s ρair =1000 kg/m3
V2 = 0,75 m/s g = 10 m/s2
h2 = 1,2 m
P1 = 12.300 Pa
Ditanyakan, P2 =... ?

Jawab
h1 = 0, sehingga ρgh1 = 0

P2 = P1 + ½ ρv1
2 - ½ ρv2
2 - ρgh2
= 12.300 +½ 1000.32 - ½ 1000. 0,752 - 1000.9,8.1,2
= 4.080 P

Nah, itulah pengertian, persamaan, contoh, dan contoh soal Hukum Bernoulli. Semoga membantu, detikers!



Simak Video "Konsep Multiverse dalam Sudut Pandang Agama"
[Gambas:Video 20detik]
(nir/nwy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia