Ilmuwan Ungkap Manusia Purba Masak Ikan dengan Oven 780.000 Tahun Lalu

Ilmuwan Ungkap Manusia Purba Masak Ikan dengan Oven 780.000 Tahun Lalu

Anisa Rizki - detikEdu
Sabtu, 19 Nov 2022 17:00 WIB
Editable vector silhouettes of cavemen hunters on patrol
Penelitian terbaru mengungkapkan manusia purba bisa memasak ikan menggunakan semacam oven tanah sekitar 780.000 tahun lalu. Foto: (Getty Images/iStockphoto/AdrianHillman)
Jakarta -

Sebuah studi menunjukkan oven telah digunakan oleh manusia purba untuk memasak ikan sejak 780.000 tahun lalu. Namun, oven tersebut bukanlah oven listrik, melainkan oven tanah.

Temuan ini terungkap setelah peneliti mendapati perubahan mikroskopis pada email gigi ikan purba. Perubahan ini dinilai terjadi karena orang purba memasak makanannya dengan panas terkontrol ketimbang paparan api langsung.

Dilansir New Scientist, para peneliti sebelumnya menyebut manusia telah memasak daging sejak 1,5 juta tahun lalu. Hal itu berdasarkan penemuan sisa-sisa hewan yang hangus.

Namun, penelitian sebelumnya tersebut tidak menyimpulkan bahwa manusia purba memasak makanannya.

"Bukti sisa-sisa hangus itu bukan berarti memasak, melainkan mereka membuang makanannya ke dalam api," kata Irit Zohar dari Steinhardt Museum of Natural History di Tel Aviv, Israel.

Penemuan dari Pemukiman Usia 780.000 Tahun

Bersama rekan-rekannya, Zohar meneliti pemukiman berusia 780.000 tahun di Gesher Benot Ya'aqov, tepatnya di lembah sungai Yordan, di utara Israel. Di sana tidak terdapat sisa-sisa manusia purba. Namun, berdasarkan penemuan alat-alat batu, maka kemungkinan besar pemukiman itu pernah dihuni oleh Homo erectus.

Di sana, para peneliti melihat gumpalan gigi ikan di sekitar area perapian yang pernah terbakar. Sebagian besar gigi tersebut milik spesies ikan yang dikenal karena gizi dan rasanya yang lezat, yaitu Jordan himri dan Jordan barbel.

Para peneliti bertanya-tanya, apakah ikan tersebut dimasak dengan api kecil sehingga tulangnya lebih lunak dan rentan hancur, sementara giginya awet.

Lakukan Rangkaian Eksperimen

Lantas, Zohar dan timnya melakukan eksperimen dengan mengadaptasi teknik dari penyelidikan forensik manusia, yakni difraksi sinar X untuk mengungkap ukuran kristal di email gigi yang bervariasi sesuai suhu.

Peneliti lalu memanaskan ikan mas hitam (Mylopharyngodon piceus) sebagai pembanding pada suhu yang berbeda hingga 900°C. Kemudian, mereka memeriksa ukuran kristal yang dihasilkan oleh email gigi ikan.

Mereka juga meneliti ukuran kristal dari fosil gigi usia 3,15 juta - 4,5 juta tahun Jordan barbel, yang kemungkinan tidak pernah terpapar panas suhu tinggi.

Setelahnya, para peneliti mengumpulkan 30 gigi ikan dari puluhan ribu gigi yang ada di Gesher Benot Ya'aqov untuk membandingkan struktur email gigi dengan gigi yang diuji sebelumnya.

Manusia Purba Tidak Hanya Makan Ikan Mentah

Hasilnya mengejutkan, peneliti menemukan bahwa gigi ikan dari pemukiman manusia purba memiliki pola struktur email yang menunjukkan bahwa ikan-ikan tersebut terpapar pada suhu 200°C-500°C dan tidak terkena api secara langsung.

Nah, temuan itu membuktikan bahwa ikan mungkin dimasak utuh dalam oven tanah karena keberadaan tulang ikan hampir tidak ada di dekat sumber api. Menurut Zohar, manusia purba tidak hanya memakan ikan mentah, tetapi juga memasaknya di oven tanah.

Ia mengatakan, fakta mengenai manusia purba yang memasak ikan menjadi bukti bahwa mereka memiliki kemampuan kognitif yang lebih besar daripada yang diyakini oleh peneliti sebelumnya.

Sementara itu, Don Butler dari University of Alaska Fairbanks menuturkan, sulit memastikan apakah niat memanaskan sisa-sisa tulang hewan itu.

"Juga ada kemungkinan bahwa gigi ikan yang terpapar panas suhu rendah tersebut dibuang ke api kecil atau yang jauh dari pusat api" tutur Butler.

Senada dengan Butler, Martin Jones dari University of Cambridge menuturkan, penemuan tersebut bisa jadi bukti interaksi dini manusia dengan api. Namun, manusia menurutnya tidak rutin memasak hingga jauh setelahnya.

"Bukti yang kami temukan saat ini menunjukkan bahwa ada selang waktu yang cukup lama sebelum menyalakan api (untuk memasak) jadi kebiasaan dalam penyediaan makanan," pungkasnya.



Simak Video "Belajar Sejarah dari Pameran Kampung Purba"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/twu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia