Hati-hati! Ini Dampak Sistem Kebut Semalam bagi Mahasiswa

Hati-hati! Ini Dampak Sistem Kebut Semalam bagi Mahasiswa

Fahri Zulfikar - detikEdu
Selasa, 15 Nov 2022 11:00 WIB
Ilustrasi Ruang Belajar di Sekolah
Foto: robarmstrong2/Pixabay/ilustrasi belajar
Jakarta -

Istilah sistem kebut semalam dalam kehidupan siswa ataupun mahasiswa bukanlah hal asing. Banyak dari pelajar melakukan sistem kebut semalam dalam mengerjakan sebuah tugas.

Sistem kebut semalam adalah sebuah metode belajar atau proses untuk mengejar sesuatu. Sistem ini dilakukan pada malam sebelum ujian, pengumpulan tugas, atau hari terakhir sebuah kegiatan.


Biasanya, sistem kebut semalam akan menghabiskan waktu para pelajar selama semalam suntuk sehingga mengurangi jam tidur.

Bagi sebagian orang, sistem ini mungkin efektif. Namun, ternyata ada dampak yang ditimbulkan dari sistem kebut semalam ini.

Berikut ini dampaknya dikutip dari laman instagram Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbudristek RI.

Dampak Sistem Kebut Semalam:


1. Sulit Konsentrasi

Malam hari adalah waktu otak untuk beristirahat. Jika otak terus digunakan untuk sistem kebut semalam, maka bisa berakibat pada menurunnya stamina otak.

Stamina kerja otak juga akan terganggu sehingga bisa membuat kehilangan fokus saat menghadapi soal ujian atau tugas.

2. Turunnya Performa Akademis

Sistem kebut semalam juga kerap memaksakan otak untuk memahami sebuah materi dengan cepat. Akibatnya jawaban ujian atau tugas menjadi kurang tepat dan hasilnya tidak memuaskan.

3. Gangguan pada Otak

Ketika otak terus dipaksa dalam semalaman akan membuatnya cepat lelah. Otak akan mengalami gangguan memori yang menyebabkan sering lupa akibat terbiasa belajar dalam kondisi singkat.

4. Mengganggu Kesehatan

Sistem kebut semalam mengambil waktu istirahat tubuh. Akibatnya bisa membuat sistem imun tubuh menurun.

Dalam efek jangka panjang, hal ini dapat menimbulkan penyakit seperti penuaan dini dan insomnia.


Nah, itulah dampak dari metode sistem kebut semalam. Untuk bisa menghindari metode tersebut, pelajar bisa mulai merencanakan tugas atau belajar dengan membuat jadwal.

Misalnya dengan sistem belajar di pagi hari setelah bangun tidur dan belajar lagi sebelum jam tidur malam. Pilih durasi belajar yang efektif sesuai dengan kapasitas dan kemampuan. Selamat mencoba ya!



Simak Video "3 Pilar Sekolah Sehat yang Diusung Kemendikbud-Ristek"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/pal)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia