Apa Fungsi Rambut di Leher Singa Jantan?

Apa Fungsi Rambut di Leher Singa Jantan?

Fahri Zulfikar - detikEdu
Senin, 07 Nov 2022 13:00 WIB
Ilustrasi Singa
Foto: kpgolfpro/Pixabay/ilustrasi surai pada singa jantan
Jakarta -

Pernah melihat surai atau rambut di leher singa jantan? Ternyata surai tersebut memiliki beberapa fungsi bagi singa jantan. Salah satunya sebagai tanda kejantanan untuk menarik singa betina atau menandakan kekuasaan ke singa lainnya.

Dijelaskan di situs Science Fokus, pada awal kematangan seksual, singa jantan akan mulai menumbuhkan surai tebal di sekitar kepala, leher, dan perutnya.

Penumbuhan surai tersebut dipengaruhi oleh hormon testosteron. Tapi bagi jantan yang dikebiri, biasanya akan kehilangan rambut atau tidak bisa menumbuhkan rambut lagi.

Fungsi Surai pada Singa Jantan

Penelitian telah menunjukkan bahwa betina tertarik ke surai yang lebih besar dan lebih gelap. Hal ini menandakan bahwa surai menjadi sebuah sinyal kebugaran seksual.

Ukuran dan warna surai berfungsi untuk memberi isyarat kepada singa lain tentang kebugaran jantan, mirip dengan kemegahan ekor burung merak.

Selain itu, surai juga berfungsi untuk mengembangkan metode visual untuk mengomunikasikan kekuatan dan keberadaan saat mereka berada di habitat sabana terbuka.

Rambut juga memberikan perlindungan tambahan dari cedera saat singa jantan berkelahi satu sama lain.

Apakah Surai Bisa Tumbuh di Singa Betina?

Meski secara umum hanya tumbuh di singa jantan, namun rambut juga pernah ditemukan di singa betina. Fenomena unik tersebut pernah terjadi di Afrika Selatan pada 2011 dan di Oklahoma City Zoo tahun 2018.

Terbaru, terjadi di Kebun Binatang Topeka Kansas, Amerika Serikat, di mana seekor singa betina yang bernama Zuri menumbuhkan rambut di lehernya.

Ahli biologi dan pendiri Lion Center di University of Minnesota, Craig Packer mengatakan singa di kebun binatang yang menumbuhkan rambut menunjukkan kelebihan produksi androstenedion.

Hormon androstenedion ini biasanya digunakan tubuh untuk memproduksi hormon testosteron atau maskulin. Namun, Zuri sendiri belum melakukan tes hormon khusus. Penjelasan Craig didasarkan pada kejadian serupa di Oklahoma City Zoo.

Meski memiliki surai, penampakan singa betina Zuri tidak terlihat seperti singa jantan dewasa, melainkan lebih kepada seekor singa remaja.

Pengaruh Pertumbuhan Surai pada Singa Betina

Fenomena unik yang terjadi pada singa betina ini juga membuat perubahan perilaku. Perubahan yang terlihat pada Zuri adalah tampak lebih bersemangat setelah menumbuhkan surai di lehernya.

Ilmuwan juga mengamati bahkan Zuri menjadi lebih sering mengaum dan menggeram, layaknya singa jantan.



Simak Video "Singa Mataram, Kelompok Barongsai Asli Yogyakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/nwy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia