5 Dampak Gerhana Matahari, Salah Satunya Sebabkan Kebutaan?

5 Dampak Gerhana Matahari, Salah Satunya Sebabkan Kebutaan?

Nikita Rosa - detikEdu
Selasa, 25 Okt 2022 20:00 WIB
Gerhana Matahari 25 Oktober 2022: Cek Info Kapan dan Di Mana
5 Dampak Gerhana Matahari. (Foto: AP/Natacha Pisarenko)
Jakarta -

Gerhana Matahari adalah fenomena di mana Bulan, Bumi, dan Matahari berada dalam satu garis lurus. Sebabkan Bumi menjadi gelap, apa dampak gerhana Matahari?

Saat gerhana Matahari, posisi bulan akan berada di antara Bumi dan Matahari. Posisi tersebut menyebabkan cahaya Matahari ke Bumi terhalang oleh Bulan dan Bumi yang berangsur gelap.

Namun karena posisi Bulan lebih kecil dari Bumi, hanya sebagian tempat saja yang mengalami gerhana Matahari. Sebelum belajar tentang dampak gerhana Matahari, yuk simak dulu jenis-jenis gerhana Matahari.

3 Jenis Gerhana Matahari

Gerhana Matahari memiliki tiga jenis. Dilansir dari Buku Siswa SD/MI Kelas VI: Bumiku oleh Kemendikbud, berikut jenis-jenis gerhana Matahari:

1. Gerhana Matahari Total

Gerhana matahari total hanya terjadi di permukaan bumi yang terkena bayangan umbra Bulan. Gerhana matahari total selalu diawali dan diakhiri oleh gerhana Matahari sebagian.

2. Gerhana Matahari

Gerhana Matahari sebagian terjadi di permukaan Bumi yang terkena bayangan penumbra Bulan.

3. Gerhana Matahari Cincin

Terakhir, gerhana Matahari cincin terjadi di permukaan Bumi yang terkena lanjutan bayang-bayang inti. Hal ini terjadi karena Bulan berada pada titik terjauhnya dari Bumi.

Dampak Gerhana Matahari

Gerhana Matahari memiliki pengaruh bagi setiap makhluk hidup. Apa kamu pernah mendengar mitos Gerhana Matahari dapat menimbulkan kebutaan? Nah untuk lebih jelasnya, simak penjelasan berikut ini.

1. Dampak Gerhana Matahari Bagi Manusia

Menurut Sumber Belajar Kemendikbud, melihat secara langsung ke fotosfer matahari (bagian cincin terang dari matahari) dapat mengakibatkan kerusakan permanen retina. Hal ini diakibatkan mata terpapar radiasi tinggi yang dipancarkan dari fotosfer. Meski hanya melihat dalam beberapa detik, kerusakan yang ditimbulkan dapat mengakibatkan kebutaan.

Tapi jangan khawatir, jika detikers ingin mengamati gerhana Matahari bisa menggunakan pelindung mata khusus atau melihat secara tidak langsung, seperti melalui siaran langsung. Namun perlu diketahui, kacamata hitam biasa tidak aman untuk digunakan karena tidak menyaring radiasi inframerah yang dapat merusak retina mata.

2. Dampak Gerhana Matahari Bagi Embrio Ayam dalam Mesin Penetas Telur

Selain kepada manusia, gerhana Matahari juga berdampak pada embrio ayam dalam mesin penetas telur. Prinsip penetasan buatan adalah menjaga suhu dan kelembaban udara dalam ruangan mesin agar sesuai dengan suhu dan kelembaban yang dibutuhkan pada tahap-tahap perkembangan embrio.

Pada saat terjadi gerhana Matahari total, terjadi perubahan suhu dan tekanan udara secara tiba-tiba. Hal ini berpengaruh pada kelembaban dan kehidupan embrio, sehingga tingkat penetasan telur akan menurun.

3. Dampak Gerhana Matahari Bagi Plankton

Kehidupan organisme akuatik terutama plankton sangat dipengaruhi oleh intensitas cahaya matahari serta lama penyinaran. Cahaya sangat diperlukan untuk kepentingan fotosintesis.

Gerhana Matahari dapat menyebabkan terganggunya kehidupan plankton karena terjadi penurunan intensitas cahaya dan lamanya penyinaran. Hal ini dapat mempengaruhi rantai makanan karena suplai makanan untuk pemakan plankton berkurang. Akibatnya, ikan-ikan akan berkurang jumlahnya di daerah yang terkena gerhana.

4. Dampak Bagi Cuaca

Gerhana Matahari total juga berpengaruh bagi cuaca dan iklim. Pada saat terjadi gerhana matahari total, sinar Matahari sebagian besar tidak sampai ke Bumi. Sinar matahari secara bertahap berkurang saat kontak pertama, kemudian gelap sepenuhnya dan akhirnya normal kembali.

Perubahan ini berlangsung dalam skala relatif pendek. Oleh karena itu, dampaknya pada cuaca hanya terjadi pada beberapa parameter saja, antara lain turunnya suhu, perubahan angin menjadi kencang, tekanan udara turun, dan meningkatnya kekeruhan udara.

5. Dampak Bagi Binatang

Situasi gerhana dapat menyebabkan perubahan bagi beberapa jenis hewan, seperti:

a. Burung

Secara umum, burung di alam bebas lebih bereaksi terhadap peristiwa gerhana daripada burung piaraan. Burung-burung cenderung menuju sarangnya pada saat gerhana terjadi. Sebab, kemampuan mengarahkan diri pada burung pengembara jarak jauh dapat berubah. Hal ini diakibatkan terjadi reduksi radiasi inframerah dan pancaran gelombang radio sangat pendek akibat terhalangnya cahaya.

b. Katak

Katak akan lebih bersuara pada saat gerhana Matahari. Sebab, hewan bertulang belakang lebih responsif terhadap perubahan.

c. Ikan Herring

Pada saat terjadi gerhana, kesukaan mengelompok atau bergerombol terjadi pada jenis ikan herring (Clupea harengus harengus), seperti halnya jika malam tiba.

d. Kera

Perubahan tingkah laku saat gerhana Matahari juga terjadi pada kera. Di India, kera-kera akan menengadah ke barat dan duduk dalam keaadan santai, seperti layaknya bila malam telah tiba.



Simak Video "Siap-siap! Bakal Ada Gerhana Matahari Langka di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(nir/nwy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia