Benarkah Nyamuk Hanya Menggigit Orang Tertentu? Ini Penjelasan Studi

Benarkah Nyamuk Hanya Menggigit Orang Tertentu? Ini Penjelasan Studi

Anisa Rizki - detikEdu
Selasa, 25 Okt 2022 11:30 WIB
Aedes mosquito sucking blood
Foto: iStockphoto/Noppharat05081977/Ilustrasi Nyamuk
Jakarta -

Ketika kulit terasa gatal dan menimbulkan bentol setelah digigit nyamuk, tentu membuat kita tidak nyaman. Meski begitu, dalam sebuah penelitian terungkap bahwa nyamuk tidak sembarang menggigit manusia, mereka cukup selektif dan memilih orang-orang tertentu.

Mengutip dari CNN Indonesia pada Senin (24/10/2022), penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan dari Rockefeller University, Professor Leslie Vosshall, mengungkap bahwa nyamuk hanya menggigit manusia yang memiliki kulit dengan kadar asam karboksilat tinggi.

Asam karboksilat ditemukan dalam sebum, zat berminyak yang membantu menjaga kelembaban kulit manusia.

Asam tersebut adalah molekul besar yang tidak terlalu menimbulkan bau, namun ada proses dalam kulit yang mengakibatkan zat tersebut menarik nyamuk.

Penelitian dengan Mengenakan Stoking Nilon

Penelitian tersebut dilakukan melalui riset selama 3 tahun dengan bantuan 64 relawan. Nantinya, para relawan diminta mengenakan stoking nilon di lengannya dalam jangka waktu 6 jam selama beberapa hari.

Setelah itu, stoking dikumpulkan dalam sebuah wadah yang telah didesain. Lalu, peneliti melepaskan nyamuk Aedes aegypti ke dalam wadah untuk mengamati stoking mana yang menarik lebih banyak serangga.

Hasilnya, peneliti menemukan bahwa stoking yang menarik banyak nyamuk memiliki 50 senyawa molekul yang lebih tinggi dibanding stoking lainnya.

Cara Mencegah Gigitan Nyamuk

Lebih lanjut Vosshall menjelaskan bahwa alasan mengapa asam karboksilat menarik perhatian nyamuk belum diketahui. Ia menyarankan penggunaan produk dermatologis untuk mengurangi kadar asam karboksilat dalam kulit.

Namun, penggunaan yang berlebihan juga tidak baik. Sebab, asam karboksilat memiliki fungsi tersendiri bagi kulit manusia.

"Anda tidak dapat menghilangkan pelembab alami dari kulit sepenuhnya, itu akan berdampak buruk bagi kesehatan kulit Anda," kata Vosshall.

Alasan Nyamuk Hanya Menggigit Orang-orang Tertentu

Melansir dari laman Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, ada sejumlah alasan lain yang membuat nyamuk hanya menggigit orang-orang tertentu. Apa saja? Berikut penjelasannya.

1. Golongan Darah

Faktanya, golongan darah O lebih disukai oleh nyamuk dibandingkan golongan darah A, B, ataupun AB. Hal tersebut dibuktikan dari sebuah penelitian dalam Journal of Medical Entomology.

Dalam penelitian tersebut dijelaskan juga bahwa nyamuk tidak menyukai golongan darah A. Penyebab pastinya belum diketahui, namun ada yang menyebut hal itu dikarenakan perbedaan zat kimia dari sekresi tubuh pada tiap golongan darah.

2. Warna Pakaian

Umumnya, baju berwarna gelap seperti hitam, hijau tua, biru tua, dan merah disukai oleh nyamuk. Oleh karena itu, untuk mencegah gigitan nyamuk, disarankan untuk menggunakan baju yang berwarna terang ketimbang gelap.

3. Karbon Dioksida

Nyamuk dapat mengenali dan merasakan karbon dioksida dari jarak yang cukup jauh, sehingga membuat mereka mudah melacak keberadaan manusia. Semakin banyak manusia menghembuskan nafas melalui mulut dan hidung, maka semakin menarik pula bagi nyamuk untuk menggigit kita.

Ini juga menjadi satu alasan mengapa nyamuk suka berdengung di telinga dan terbang di dekat kepala manusia.

4. Suhu Tubuh

Suhu tubuh yang lebih panas lebih digemari oleh nyamuk. Pada sebuah penelitian disebutkan bahwa nyamuk bergerak menuju sumber panas terdekat pada suhu tertentu.

5. Keringat

Ketika manusia berkeringat, nyamuk dapat mengendus aroma tersebut. Bahkan bau badan seseorang menjadi daya tarik untuk nyamuk. Serangga itu mengenali aroma asam laktat, amonia, dan senyawa lain yang keluar melalui keringat.

6. Jenis Kulit Manusia

Pada sebuah penelitian dijelaskan bahwa jenis dan jumlah bakteri pada kulit seseorang bisa menarik perhatian nyamuk. Bahkan dapat membuatnya lebih senang hinggap di kulit.

Pada Bagian Tubuh Mana yang Nyamuk Sering Menggigit?

Mengutip dari Healthline, nyamuk memilih lokasi atau bagian tubuh tertentu ketika ingin menggigit kulit. Pada sebuah studi lama ditemukan bahwa ada dua spesies nyamuk yang lebih suka menggigit di sekitar kepala dan kaki.

Peneliti lainnya percaya hal itu dikarenakan suhu kulit dan jumlah kelenjar keringat di area tersebut yang membuat nyamuk gemar menggigit daerah tersebut.

Nah, itulah alasan mengenai nyamuk yang hanya menggigit orang-orang tertentu beserta informasi terkait. Jadi, bagaimana menurut detikers?



Simak Video "Studi Terbaru Ungkap Perkiraan Jumlah Semut di Bumi"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/faz)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia