Apa Itu Kapitalisme? Ini Tujuan, Dasar-dasar, dan Contohnya

Apa Itu Kapitalisme? Ini Tujuan, Dasar-dasar, dan Contohnya

Trisna Wulandari - detikEdu
Kamis, 13 Okt 2022 13:30 WIB
Tokyo, Japan - October 6, 2012: People waiting to enter one of the Sushi restaurants outside the  With an annually estimated turnover of 5.5 billion dollars and more than 60.000 workers ,this is the biggest wholesale and seafood market in the world.  With more than 2000 tons of seafood handled daily it is said that any eatable seafood can be found here. Because the installations are getting old and the space is getting too small for this numbers there are plans to move the market to another placement in 2014.
Jepang, salah satu negara dengan sistem ekonomi kapitalisme campuran. Apa itu kapitalisme? Foto: iStock
Jakarta -

Kapitalisme adalah sistem ekonomi dengan adanya kepemilikan pribadi atas alat-alat produksi barang dan jasa. Di sistem kapitalisme, bukan pemerintah yang menjadi pemilik semua perusahaan dan faktor-faktor produksinya.

Dikutip dari Britannica Kids, "kapital" dalam kapitalisme merujuk pada salah satu faktor produksi dalam berjalannya usaha, seperti pabrik, mesin, alat, komputer, tanah, tenaga kerja, dan kewirausahaan.

Kapitalisme dibangun berdasarkan konsep kepemilikan pribadi, motif keuntungan, dan persaingan pasar. Dengan begitu, individu di sistem kapitalisme dapat memiliki, menjalankan perusahaan, dan bersaing dengan perusahaan lain dalam menjalankan bisnis. Tujuan kapitalisme ini yaitu mendapatkan keuntungan bagi pemiliknya.

Dasar-dasar Kapitalisme

Sebelumnya, kapitalisme merupakan istilah penghinaan oleh kaum sosialis pada abad ke-19, seperti dikutip dari laman The Library of Economics and Liberty.

Istilah "kapitalisme" kelak disalahgunakan untuk menyebut "individualisme ekonomi". Individualisme ekonomi diartikan pelopor ilmu ekonomi modern Adam Smith sebagai sistem kebebasan alami yang jelas dan sederhana.

Dasar individualisme ekonomi adalah bahwa mengejar kepentingan pribadi dan memiliki properti pribadi itu merupakan hak yang secara moral boleh dipertahankan dan sah secara hukum. Konsekuensinya, negara hadir untuk melindungi hak-hak individu tersebut.

Lebih lanjut, di dasar kapitalisme ini, individu punya kebebasan untuk memutuskan tempat berinvestasi, apa yang akan diproduksi atau dijual, dan berapa harga yang akan dikenakan pada hasil produksi tersebut. Dengan catatan, seseorang tersebut tunduk pada batasan tertentu.

Di sistem kapitalisme, tidak ada batasan alami atas jangkauan aset, penjualan, dan keuntungan usaha yang boleh diperoleh. Individu juga tidak punya batasan alami atas jumlah pelanggan, karyawan, investor. Wilayah operasi di sistem kapitalisme juga pada dasarnya tidak ada batasan alami sehingga bisa beroperasi di pasar lokal, regional, nasional, maupun internasional.

Contoh Kapitalisme

Di sistem kapitalisme, pemerintah punya peran terbatas, yakni untuk melindungi warga negaranya dan menjaga lingkungan dan pasar berjalan kondusif, seperti dikutip dari laman International Monetary Fund.

Berikut sejumlah contoh kapitalisme:

  • Berbagai perusahaan berkompetisi membuat smartphone terbaik untuk dibeli masyarakat.
  • Berbagai perusahaan berkompetisi untuk menciptakan inovasi terbaik atas isu transportasi massal di tengah masyarakat, dengan harapan penerapan inovasi lewat sebuah jasa transportasi tersebut bisa dibeli dan digunakan masyarakat berulang kali.
  • Pelanggan yang tidak puas dengan sebuah barang bebas membeli barang lain.
  • Investor punya kebebasan untuk mencari investasi yang lebih menguntungkan.
  • Pekerja bebas untuk meninggalkan pekerjaannya untuk pekerjaan lain dengan gaji lebih baik.

Umumnya, ketimbang sistem ekonomi kapitalisme kapitalisme murni, ekonomi kapitalis campuran diterapkan di sejumlah negara hari ini. Contohnya seperti Amerika Serikat, Britania Raya, dan Jepang.

Di sistem ekonomi campuran tersebut, pasar punya peran besar dalam menjalankan kapitalisme, tetapi tetap diregulasi hingga batas tertentu oleh pemerintah untuk mengatasi masalah pasar, seperti polusi, kemacetan, kesejahteraan, pertahanan, dan keamanan publik.



Simak Video "Kantor Perusahaan Sawit di Lampung Dibakar Massa"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/kri)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia