Ada Satwa Dilindungi di Hutan UB, Hewan Apa Ya?

Ada Satwa Dilindungi di Hutan UB, Hewan Apa Ya?

Novia Aisyah - detikEdu
Kamis, 06 Okt 2022 11:30 WIB
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku melepas liarkan 3 ekor rusa timor ke kaki Gunung Manusela, Pulau Seram, Kabupaten Maluku Tengah.
Ilustrasi rusa timor seperti yang ada di hutan UB. Foto: BKSDA Maluku melepas liarkan 3 ekor rusa timor ke kaki Gunung Manusela, Pulau Seram, Kabupaten Maluku Tengah (Muslimin Abbas-detikcom).
Jakarta -

Hutan Universitas Brawijaya (UB) rupanya memiliki tempat penangkaran salah satu satwa dilindungi di Indonesia. Hewan tersebut adalah rusa timor atau Cervus timorensis.

Mengutip laman Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Daerah Istimewa Yogyakarta, rusa timor tergolong dalam satwa yang dilindungi di Indonesia. Ketentuannya didasari Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Nomor 106 tahun 2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi.

Penangkaran Rusa Timor di UB

Di penangkaran rusa timor yang berlokasi di Karangploso, Malang ini terdapat kandang yang cukup luas sekitar 225,4 meter persegi. Ada juga sebuah shelter di dalamnya.

Para mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Pecinta Alam UB (IMPALA UB) pun turut meneliti tingkat kesejahteraan rusa timor yang ada di penangkaran tersebut. Tujuannya supaya memahami kelayakan dan kesejahteraan hewan tersebut.

Tim peneliti IMPALA UB menganalisis kesejahteraan hewan-hewan tersebut dengan sejumlah indikator, yaitu fasilitas yang diberikan dan tingkat perilaku rusa..

Menurut Saddam Lukman Hakim, salah satu anggota IMPALA UB, kandang dari kawat untuk para rusa timor itu bisa bertahan cukup lama.

"Namun, ada pembatas yang terdapat di dalam kendang terbuat dari kayu. Bahan kayu ini tidak dapat bertahan lama karena dapat terjadi pelapukan," kata dia, dikutip dari laman kampus pada Kamis (6/10/2022).

Adanya shelter berfungsi sebagai tempat berteduh maupun tempat istirahat yang nyaman dan kering. Di samping itu juga digunakan sebagai tempat makan dan membuang kotoran.

"Tempat ini (shelter) lebih rendah dari yang lainnya", ujar Saddam.

Rusa timor yang ada di hutan UB ini mendapatkan tiga kali pengecekan setiap harinya, sehingga keadaan mereka terpantau dengan jelas. Adapun setiap pagi dan sore akan diberikan makanan berupa rerumputan, wortel, juga minuman.

Berdasarkan pemantauan, tim IMPALA UB sendiri berharap supaya penelitian mereka mampu memberi informasi untuk meningkatkan kualitas kebersihan kandang yang semestinya kering dan tidak boleh berlumpur. Selain itu, menurut mereka para rusa timor ini membutuhkan tempat makan, supaya makanannya tidak bercampur dengan kotoran mereka sendiri dan menimbulkan risiko kesehatan.



Simak Video "Ratusan Hewan Liar di Kenya Terancam Punah"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/pal)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia