Mengapa Tidak Semua Doa yang Dipanjatkan Selalu Dikabulkan Allah SWT?

Mengapa Tidak Semua Doa yang Dipanjatkan Selalu Dikabulkan Allah SWT?

Kristina - detikEdu
Selasa, 04 Okt 2022 08:00 WIB
ilustrasi berdoa
Ilustrasi seorang muslim sedang berdoa kepada Allah SWT. Foto: Ilustrasi Denny Putra/detikcom
Jakarta -

Allah SWT akan mengabulkan doa para hamba-Nya sebagaimana Dia berfirman dalam surah Al Mu'min ayat 60. Namun, mengapa tidak semua doa yang dipanjatkan selalu dikabulkan Allah SWT sekalipun telah berulang kali meminta?

Janji Allah SWT tersebut tidak hanya termaktub dalam surah Al Mu'min. Dia juga berfirman dalam surah Al Baqarah ayat 186.

وَاِذَا سَاَلَكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَاِنِّيْ قَرِيْبٌ ۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِۙ فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ ١٨٦

Artinya: "Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang Aku, sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Maka, hendaklah mereka memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran."

Rasulullah SAW sendiri juga pernah bersabda bahwa Allah SWT akan mengabulkan doa dari setiap muslim. Hal ini dijelaskan Imam an-Nawawi dalam Kitab Al-Adzkar. Ia meriwayatkan dalam Sunan At-Tirmidzi dari Ubbadah bin Ash-Shamit bahwa Rasulullah SAW bersabda,

"Di muka bumi ini tidak ada seorang muslim yang berdoa kepada Allah dengan suatu doa, melainkan Allah memberikannya, atau Allah memalingkannya dari keburukan semisalnya, selama dia tidak berdoa dengan dosa atau memutus tali silaturahmi." Seorang lelaki berkata, "Kalau begitu kita memperbanyak doa." Rasulullah SAW bersabda, "Allah lebih memperbanyak mengabulkan." (HR At Tirmidzi dan ia mengatakan hadits ini hasan shahih)

Penyebab Tidak Terkabulnya Doa

Manusia hanya bisa berdoa, sedangkan keterkabulan doa sepenuhnya menjadi milik Allah SWT. Fahruddin Ghozy mengatakan dalam buku Rahasia agar Doa Selalu Dikabulkan Allah, apabila doa yang sekian lama dipanjatkan namun belum terkabul, tentu ketidakberesan ada pada diri manusia.

Seorang ulama dan sufi kenamaan, Ibrahim bin Adham RA (Abu Ishaq) pernah ditanya oleh seseorang, "Mengapa doa kita tidak dikabulkan?" tanya orang itu. Beliau menjawab, "Sebab hati kalian telah mati." Orang itu bertanya lagi, "Apa penyebabnya?"

Ibrahim menjelaskan, "Penyebabnya adalah delapan perkara. Pertama, kamu mengetahui hak-hak Allah tapi kamu tidak memenuhinya. Kedua, kamu membaca Al-Qur'an tetapi tidak mengamalkan isinya. Ketiga, kamu mengaku cinta kepada Nabi Muhammad SAW tetapi tidak mengamalkan sunnah-sunnahnya. Kelima adalah karena kamu menyatakan takut mati tetapi tidak mempersiapkan diri untuk menghadapinya. Allah SWT telah mewahyukan:

اِنَّ الشَّيْطٰنَ لَكُمْ عَدُوٌّ فَاتَّخِذُوْهُ عَدُوًّاۗ

"Sesungguhnya setan itu adalah musuh bagimu maka jadikanlah ia sebagai musuhmu. (QS Faathir: 6)

Tetapi kamu justru menuruti ajakannya untuk bermaksiat pada Allah. Keenam, engkau mengaku takut pada siksa neraka tetapi menenggelamkan diri ke dalamnya. Ketujuh, kamu manyatakan cinta surga tetapi tidak beramal untuknya. Kedelapan, ketika bangun tidur engkau melemparkan aib-aib di belakang punggungmu dan kamu hamparkan aib orang lain di depan matamu. Engkau telah membuat Allah murka. Jika semua ini kamu lakukan bagaimana doamu akan dikabulkan?"

Ada suatu pendapat yang mengatakan bahwa tidak semua doa akan dikabulkan, tetapi sebagian dikabulkan dan sebagian yang lainnya tidak dikabulkan. Pendapat ini meyakini bahwa sebagian doa akan dikabulkan sesuai dengan apa yang diminta, namun sebagian yang lain tidak akan dikabulkan.

Pendapat tersebut dikutip oleh sejumlah ulama dan cendekiawan. Termasuk Filosof Iran Kontemporer, Muhammad Taqi Mishbah Yazdi dalam buku 22 Nasihat Abadi Penghalus Budi.

Sementara itu, ada pendapat lain yang mengatakan bahwa pada hari kiamat nanti Allah SWT akan memperlihatkan setiap doa yang dipanjatkan oleh setiap orang sewaktu di dunia yang tidak dikabulkan oleh Allah SWT. Mengenai pendapat ini, tim detikHikmah belum menemukan hadits yang menguatkannya.

Doa yang Tidak Tertolak

Rasulullah SAW dalam salah satu hadits hasan pernah bersabda mengenai tiga orang yang doanya tidak akan tertolak. Hadits ini diriwayatkan dari Abu Hurairah RA.

Rasulullah SAW bersabda, "Tiga orang yang doanya tidak tertolak: pemimpin yang adil, orang yang berpuasa sampai ia berbuka, dan doa orang yang terzalimi, Allah akan mengangkatnya di bawah naungan awan pada hari kiamat, pintu-pintu langit akan dibukakan untuknya seraya berfirman: Demi keagungan-Ku, sungguh Aku akan menolongmu meski setelah beberapa saat." (HR Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)



Simak Video "Makna Ayat Suci Al-Qur'an yang Dilantunkan di Pembukaan Piala Dunia 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/erd)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia