Mengenal Paspor yang Kini Berlaku 10 Tahun, Apa Bedanya dengan Visa?

Mengenal Paspor yang Kini Berlaku 10 Tahun, Apa Bedanya dengan Visa?

Trisna Wulandari - detikEdu
Minggu, 02 Okt 2022 09:00 WIB
Syarat Mengurus Paspor Baru: Biaya dan Prosedurnya
Masa berlaku paspor kini bisa hingga 10 tahun. Begini perbedaan paspor dan visa. Foto: detikcom/Ari Saputra
Jakarta -

Paspor kini dapat memiliki masa berlaku hingga hingga 10 tahun sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Permenkumham) Nomor 18/2022. Sebelum bepergian ke luar negeri, ada baiknya mengetahui perbedaan paspor dan visa agar menggunakan dokumen perjalanan yang tepat.

Paspor RI adalah dokumen yang dikeluarkan oleh Pemerintah Republik Indonesia kepada warga negara Indonesia untuk melakukan perjalanan antarnegara yang berlaku selama jangka waktu tertentu.

Sementara itu, visa RI adalah keterangan tertulis yang diberikan oleh pejabat yang berwenang di Perwakilan Republik Indonesia atau di tempat lain yang ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia. Visa RI memuat persetujuan bagi orang asing untuk melakukan perjalanan ke wilayah Indonesia dan menjadi dasar untuk pemberian izin tinggal.

Berikut perbedaan paspor dan visa seperti dikutip dari laman Direktorat Jenderal Imigrasi:

Perbedaan Paspor dan Visa

  • Paspor dikeluarkan pejabat resmi negara asal untuk bepergian antarnegara. Sementara itu, visa dikeluarkan negara tujuan yang akan dikunjungi dan hanya bisa digunakan untuk masuk-keluar negara tujuan tersebut.
  • Masa berlaku paspor lebih panjang dari visa, dengan masa berlaku paspor kini bisa hingga 10 tahun.
  • Biaya pengurusan paspor per satu kali permohonan untuk paspor biasa 48 halaman Rp 350 ribu, e-passport 48 halaman Rp 650 ribu, dan layanan percepatan paspor selesai di hari yang sama Rp 1 juta. Sementara itu, biaya visa kunjungan berkisar Rp 500 ribu - Rp 6 juta, dan visa tinggal terbatas berkisar Rp 200 ribu - Rp 3 juta.
  • Berdasarkan UU Keimigrasian Bab I, orang asing dapat dibebaskan dari kewajiban memiliki visa dalam hal tertentu, antara lain:
    • a. Warga negara dari negara tertentu yang ditetapkan berdasarkan Peraturan Presiden dengan memperhatikan asas timbal balik dan asas manfaat.
    • b. Warga negara asing pemegang izin tinggal yang memiliki izin masuk kembali yang masih berlaku.
    • c. Nakhoda, kapten pilot, atau awak yang sedang bertugas di alat angkut.
    • d. Nakhoda, awak kapal, atau tenaga ahli asing di atas kapal laut atau alat apung yang datang langsung dengan alat angkutnya untuk beroperasi di perairan Nusantara, laut teritorial, landas kontinen, dan atau Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia.

Syarat Pengajuan Paspor

  1. Kartu tanda penduduk yang masih berlaku atau surat keterangan pindah ke luar negeri.
  2. Kartu keluarga.
  3. Akta kelahiran, akta perkawinan atau buku nikah, ijazah, atau surat baptis. Dalam dokumen harus tercantum nama, tempat dan tanggal lahir, nama orang tua. Jika tidak tercantum, pemohon dapat melampirkan surat keterangan dari instansi yang berwenang.
  4. Surat pewarganegaraan Indonesia bagi orang asing yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia melalui atau penyampaian untuk memilih kewarganegaraan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
  5. Surat penetapan ganti nama dari pejabat yang berwenang bagi yang telah mengganti nama.

Permohonan paspor biasa dapat diajukan secara manual atau elektronik dengan melampirkan dokumen persyaratan di atas di laman imigrasi.go.id.

Nah, itu dia perbedaan paspor dan visa serta syarat pengajuannya. Tetap berhati-hati dalam bepergian, detikers.



Simak Video "Daftar Negara Bebas Visa untuk Wisatawan Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/twu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia