Anjuran Perbanyak Sholawat di Hari Jumat, Ini Haditsnya

Kristina - detikEdu
Jumat, 30 Sep 2022 12:00 WIB
Masjid Raya Bintaro Jaya di Tangerang Selatan menggelar malam takbiran Idul Fitri secara terbatas. Tidak ada kerumunan di masjid saat takbiran berlangsung.
Ilustrasi membaca sholawat di hari Jumat. Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta -

Hari Jumat adalah hari yang mulia dan menjadi hari raya pekanan bagi umat Islam. Rasulullah SAW dalam salah satu haditsnya menganjurkan untuk memperbanyak sholawat di hari Jumat.

Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Dawud dan dishahihkan oleh al-Hakim dan Ibnu Hibban. Syaikh al-Albani menyepakati keshahihannya. Rasulullah SAW bersabda,

"Sesungguhnya termasuk hari kalian yang paling utama adalah hari Jumat. Pada hari itu Adam diciptakan dan diwafatkan. Pada hari itu pula terjadi tiupan sangkakala dan binasa (seluruh makhluk). Maka perbanyaklah sholawat untukku di hari itu. Sesungguhnya sholawat kalian ditunjukkan kepadaku."

Para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, bagaimana sholawat kami ditunjukkan pada Anda, saat Anda telah terkubur dalam tanah?"

Nabi SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah Azza Wa Jalla mengharamkan tanah untuk memakan jasad para Nabi."

Anjuran untuk memperbanyak sholawat di hari Jumat juga disebutkan dalam hadits riwayat Al-Baihaqi. Rasulullah SAW bersabda,

"Perbanyaklah membaca sholawat kepadaku pada setiap hari Jumat, karena sholawat umatku disampaikan kepadaku setiap hari Jumat. Barang siapa dari kalian paling banyak membaca sholawat kepadaku, ia adalah orang yang dekat kedudukannya denganku."

Mengutip buku Mukjizat Shalawat karya Habib Abdul Assegaf dan Indriya R. Dani, dalam hadits riwayat Abu Nu'aim, Rasulullah SAW bersabda,

"Barang siapa bersholawat kepadaku pada hari Jumat 100 kali, ia datang pada hari Kiamat dengan cahaya, (yang) andaikata dibagi antara makhluk semuanya, cahaya itu akan memenuhinya."

Imam Ibnu Katsir juga menjelaskan perihal sholawat di hari Jumat tersebut dalam kitab tafsirnya. Ia mengatakan, "Rasulullah SAW menganjurkan bersholawat kepada kamu sekalian di mana pun berada, dan pasti akan sampai sholawat itu."

Allah SWT sendiri telah memerintahkan umat manusia untuk bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Dia berfirman:

اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا ٥٦

"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya berselawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, berselawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya." (QS Al Ahzab: 56)

Fadhilah Sholawat

Fadhilah atau keutamaan sholawat kepada Rasulullah SAW telah disebutkan dalam sejumlah hadits. Rasulullah SAW bersabda,

أَوْلَى النَّاسِ بِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَكْثَرُهُمْ عَلَىَّ صَلاَةً

Artinya: "Orang yang paling berhak mendapatkan syafa'atku di hari kiamat adalah orang yang paling banyak bersholawat kepadaku." (HR Tirmidzi).

Dalam buku Rahasia Dahsyat Shalawat Keajaiban Lafadz Rasulullah SAW yang ditulis oleh M. Kamaluddin, para ulama memiliki sejumlah pandangan mengenai sholawat. Pendapat ini ada yang diangkat dari kaidah agama dan ada pula yang berdasar pada keyakinan dan pengaruh zaman Dzauqiyah dan hasil mukasyafah. Berikut di antaranya:

  • Bacaan sholawat adalah jalan ke surga.
  • Memperbanyak bacaan sholawat adalah suatu tanda golongan atau ahli sunnah kata.
  • Memperbanyak sholawat merupakan jalan yang paling dekat kepada Allah SWT pada akhir zaman.
  • Sholawat dapat menjernihkan hati dan Ma'rifat Billah.
  • Sholawat dapat mewushulkan tanpa guru.
  • Sholawat diterima secara mutlak oleh Allah SWT.
  • Sholawat menambah rasa cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya.
  • Tercetaknya pribadi Rasulullah SAW dalam hati orang yang membaca sholawat.
  • Orang yang ahli sholawat ketika sakaratul maut akan didatangi oleh Rasulullah SAW dan mudah mimpi bertemu beliau. Wallahu a'lam.


Simak Video "Merugi Jadi Alasan Museum Rasulullah di Probolinggo Gulung Tikar"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/lus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia