Sejarah Pierre Tendean dan Rukmini, Pasangan yang Terpisah Akibat G30S PKI

Sejarah Pierre Tendean dan Rukmini, Pasangan yang Terpisah Akibat G30S PKI

Novia Aisyah - detikEdu
Jumat, 30 Sep 2022 10:30 WIB
Pahlawan Kapten Pierre Tendean
Kisah Pierre Tendean dan Rukmini. Foto: Kapten Pierre Tendean (Dok. Ilustrator detikcom)
Jakarta -

Lettu Pierre Tendean, ajudan Jenderal A.H. Nasution yang ikut tewas dalam G30S PKI memiliki seorang kekasih sewaktu masih hidup. Dia adalah Rukmini Chaimin, yang juga dikenal dengan panggilan Mimin.

Hubungan keduanya berawal dari sebuah kunjungan. Teman-teman Pierre mengajaknya berkunjung ke kediaman Rukmini.

Pertemuan Pierre Tendean dan Rukmini

Seperti dikisahkan melalui buku Pierre Tendean karya Masykuri yang dimuat di laman Kemendikbud, Pierre Tendean sudah mulai tertarik kepada Rukmini sejak pertemuan itu. Sifat halus dan lemah lembut Rukmini membuat Pierre jatuh hati.

Seiring waktu, keduanya semakin dekat dan akhirnya mengikat janji untuk dapat berumah tangga. Janji ini pulalah yang membuat Pierre selalu menemui Rukmini pada waktu senggangnya.

Cerita soal Sudah Bertemu Jodoh

Sewaktu bertugas di Medan, Pierre Tendean masih mengirim surat kepada saudara-saudaranya yang ada di Semarang. Dia menceritakan suka duka tugas perwira muda ketika menghadapi atasan maupun bawahan.

Melalui surat juga, dia sering bercerita mengenai hubungannya dengan Rukmini Chaimin.

"Mitz, aku wis ketemu jodoku. Wis yo Mitz, dongakake wae, mugo-mugo kelakon," ucap Pierre.

Artinya, Mitz, aku sudah bertemu jodohku. Sudah ya Mitz, doakan saja, mudah-mudahan tercapai.

Orang Tua Pierre Sempat Tak Merestui

Keberadaan Rukmini sebagai kekasih sempat tidak disetujui keluarga Pierre Tendean. Keluarganya menilai keduanya tak akan bahagia jika bersama. Pantang menyerah, Pierre berusaha meyakinkan kedua orang tuanya soal calon istrinya itu.

Karena sudah melalui pertimbangan yang baik, hubungan keduanya akhirnya direstui. Pierre dan Mimin telah bertekad menetapkan tanggal pernikahan.

Hanya saja, waktu itu gaji Pierre Tendean tak seberapa. Dia pun berencana akan mengemudikan traktor dalam pembuatan jalan di Silang Monas pada malam hari saat tidak bertugas.

Rencana Pernikahan November 1965 Kandas

Setelah melewati perjalanan yang panjang, pernikahan Pierre dan Rukmini direncanakan digelar bulan November 1965. Ketika kembali dari Medan, Pierre berembuk lagi dengan ibu Rukmini.

Pada waktu itu, ibunda Rukmini hanya menasihati Pierre supaya tidak berlebihan dalam memuji anaknya. Perempuan itu juga berpesan untuk sewajarnya mencintai Rukmini karena dia sudah melihat banyak kesedihan pada masa itu.

Namun, hubungan keduanya berakhir dengan gugurnya Pierre Tendean dalam peristiwa G30S PKI.



Simak Video "Lukas Tumiso, Eks Tapol Penyintas Pulau Buru"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/lus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia